M. Rozali Bersyukur Jalan Desa Sadar Jaya Mulai Diperkeras, Warga Harap Pembangunan Berlanjut

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Rabu, 10 Desember 2025 - 16:56 WIB

50612 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sadar Jaya-Siak, baranewsriau.com – Setelah bertahun-tahun berada dalam kondisi rusak berat, akses jalan utama Desa Sadar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, akhirnya mulai diperkeras pada tahun ini. Selasa (9/12/2025).

Pengerjaan tersebut disambut rasa syukur oleh masyarakat, namun sekaligus menjadi pengingat penting agar pembangunan infrastruktur desa tidak berhenti di tahap awal.

Ruas jalan sepanjang ±5 kilometer yang menghubungkan Desa Sadar Jaya menuju Desa Muara Dua selama ini menjadi urat nadi distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi jalan yang sebelumnya masih berupa tanah mentah, berlubang, dan becek saat musim hujan kerap menghambat mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, hingga akses layanan dasar.

Tokoh masyarakat Desa Sadar Jaya, Rohim dan Uyut Suyut, menyebutkan bahwa perbaikan jalan tersebut telah lama dinantikan warga.

Menurut mereka, kerusakan jalan telah berlangsung bertahun-tahun tanpa penanganan berarti.

“Setelah sekian lama rusak berat, akhirnya tahun ini ada pengerasan lanjutan. Ini tentu sangat disyukuri masyarakat,” ujar Rohim.

Keduanya menilai dimulainya pengerasan jalan menjadi indikator awal keseriusan pemerintah daerah dalam memperhatikan kebutuhan infrastruktur desa, khususnya wilayah penghasil komoditas.

Desa Sadar Jaya dikenal sebagai salah satu sentra produksi pertanian dan perkebunan di Kecamatan Siak Kecil. Komoditas yang dihasilkan warga berkontribusi terhadap perputaran ekonomi daerah.

Namun, kontribusi tersebut selama ini dinilai belum sebanding dengan kualitas infrastruktur dasar yang dinikmati masyarakat.

Jalan rusak berdampak langsung pada meningkatnya biaya distribusi hasil panen, risiko kecelakaan, serta menurunnya kualitas hidup warga.Tokoh muda Desa Sadar Jaya, M. Rozali, S.E., yang akrab disapa Wak Atong, menyampaikan apresiasi atas dimulainya pengerasan lanjutan jalan tersebut.

Baca Juga :  Ratusan Mahasiswa dan Warga Bengkalis Demo DPRD, Soroti Roro hingga Korupsi

Saat ditemui di lokasi bersama Robby Marta, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Bukit Batu, Rozali menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan hasil dari perjuangan panjang masyarakat.

“Kami bersyukur pengerasan lanjutan akhirnya terwujud tahun ini. Selama ini, jalan ini tidak hanya rusak, tetapi juga belum sepenuhnya diperlakukan sebagai infrastruktur publik yang layak,” ujar Rozali, Sabtu (9/12/2025).

Meski demikian, ia menekankan bahwa rasa syukur tersebut harus dibarengi dengan pengawalan agar pembangunan tidak berhenti di tengah jalan.

Warga mengungkapkan bahwa peningkatan jalan Desa Sadar Jaya telah berulang kali diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.

Namun, realisasi baru terlihat pada penghujung tahun ini dalam bentuk pengerasan lanjutan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait sinkronisasi perencanaan, distribusi anggaran, serta penentuan skala prioritas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bengkalis.

“Jika desa yang jelas-jelas menjadi penyumbang komoditas terus tertinggal infrastrukturnya, maka kebijakan pembangunan perlu dievaluasi agar lebih adil dan tepat sasaran,” tegas Rozali, Sabtu (9/12/2025).

Perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi jalan Desa Sadar Jaya dinilai menguat seiring adanya peninjauan lapangan serta penyampaian aspirasi warga ke ruang publik oleh tokoh lokal dan elemen desa.

Kepala Dusun Desa Sadar Jaya, Jundan Santoso dan Daman Rahman, menilai langkah tersebut sebagai hasil dari kesadaran kolektif masyarakat dalam memperjuangkan hak atas infrastruktur yang layak.

Baca Juga :  Ribuan Anak Kemenakan Suku Sakai Sampaikan Dukungan Pemilu Damai Kepada Kapolsek Pinggir Melalui Bathin Tengonong

“Tekanan publik yang disampaikan secara terbuka dan konstruktif menjadi salah satu faktor pendorong masuknya ruas jalan ini ke dalam agenda pembangunan,” ujar mereka.

Bagi warga, pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol kehadiran negara hingga ke tingkat desa.

Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Asep Setiawan, A.Md., Komisi II dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menilai dimulainya pengerasan jalan Desa Sadar Jaya sebagai hasil dari desakan kolektif masyarakat melalui jalur formal dan aspirasi publik.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi indikator awal pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok Bengkalis, namun perlu pengawalan berkelanjutan.

“Ini langkah awal yang baik, tetapi harus dikawal bersama. Jangan sampai berhenti di pengerasan saja, sementara kebutuhan pengaspalan dan peningkatan kualitas jalan masih sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Meski pengerasan lanjutan telah berjalan, masyarakat Desa Sadar Jaya berharap pemerintah daerah menyusun peta jalan pembangunan yang jelas dan terukur, termasuk kepastian pengaspalan penuh pada tahun anggaran 2026.

Bagi warga, keberlanjutan pembangunan jalan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi menyangkut hak dasar atas infrastruktur publik yang adil, berkelanjutan, dan sepadan dengan kontribusi desa terhadap ekonomi daerah.

“Kami bersyukur, tapi juga berharap pembangunan ini tidak berhenti di sini,” tutup Rozali.

Bagi Desa Sadar Jaya, pengerasan jalan tahun ini menjadi titik awal harapan.

Namun, konsistensi kebijakan dan keberlanjutan pembangunan akan menjadi penentu apakah harapan tersebut benar-benar terwujud atau kembali tertunda.

 

(Ibrahim, C.BJ., C.EJ.)

Berita Terkait

Timbang Berat badan Balita, KKN UNRI Turun ke Desa Pematang 
Lampu Alat Berat Selamatkan Nyawa, Kapolsek Sungai Apit Ceritakan Kronologi Pekerja Diterkam Harimau di Teluk Lanus
Dari Sampah ke Rupiah, Kukerta UNRI Edukasi Warga Desa Damai Kelola Limbah
KKN UNRI Gelar Pelatihan Digital Marketing dan Inovasi Produk untuk UMKM Pematang Duku Timur
Sinergi Polhut Riau dan KPH Mandau Bersama Warga Cegah Karhutla di Siak Kecil
Syukuran Kenaikan Pangkat, Polsek Sabak Auh Perkuat Soliditas Layani Masyarakat
Warga Teluk Pambang Belajar Olah Limbah Dapur Jadi Pupuk, Mahasiswa UNRI Dorong Apotek Hidup di Rumah
Target Agustus 2026, Kampung Nelayan Merah Putih Pertama Riau di Bengkalis Kebut 80% 

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:51 WIB

Diduga Terjadi Kerusakan Bibit Mangrove Di Teluk Pulai, LSM KPK RI Ingatkan Pentingnya Perlindungan Kawasan Pesisir Dan Penegakan Hukum.

Senin, 27 Juli 2026 - 13:38 WIB

Polsek Kubu Pantau Kesiapan Lahan Tanam Jagung Kuartal II 2026 Guna Dukung Ketahanan Pangan.

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:27 WIB

Desakan Usut Mafia Importir di Jalur Laut Rohil Menguat, Kapolda Riau Diminta Perketat Pengawasan di Tiga Kecamatan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:31 WIB

Kaban Kesbangpol Rohil: Pemusatan Karantina Calon Paskibraka Dimulai 27 Juli

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:39 WIB

Zul Komandan Apresiasi Langkah Polda Riau Berantas Mafia Lahan di Pasir Limau Kapas

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:25 WIB

Kapolda Riau, Bupati Rohil dan Kejaksaan Sidak Lokasi Perusakan Mangrove di Rokan Hilir

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:43 WIB

Nama AG Disebut dalam Dugaan Aktivitas Bongkar Muat Bawang di Sinaboi

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:57 WIB

Aktivitas Bongkar Muat Bawang di Sinaboi Disorot, Laporan Masyarakat Direspons Layanan 110 Polres Rohil

Berita Terbaru

ROKAN HULU

Workshop Pertanian UNRI Ajak Warga Kumain Berdaya

Senin, 27 Jul 2026 - 23:26 WIB

KEPULAUAN MERANTI

Bersama LAMR Meranti Rawat Mangrove Demi Masa Depan

Minggu, 26 Jul 2026 - 15:50 WIB