Proses hibah selesai, tinggal Bulog urus sertifikat ke BPN
SELATPANJANG-RIAU, baranewsriau.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan penyediaan lahan untuk pembangunan gudang baru Perum Bulog di kawasan Lingkar Dorak telah rampung 100 persen, Minggu (12/7/2026).
Dengan selesainya tahapan di tingkat daerah, proses selanjutnya kini berada di tangan Perum Bulog untuk masuk ke tahap eksekusi fisik.
Lahan Clear and Clean
Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perkimtan-LH Kepulauan Meranti, Hendrian Sufrika, S.T., menegaskan dari sisi hukum pertanahan tidak ada lagi persoalan.
“Dari sisi pertanahan sudah clear and clean. Proses hibah lahan dari Pemkab Meranti ke Bulog sudah kita lewati. Langkah berikutnya tinggal pihak Bulog mengajukan penerbitan sertifikat ke BPN,” ujar Hendrian, Jumat (10/7/2026).
Pemkab mengalokasikan lahan seluas sekitar 2,1 hektare di kawasan Lingkar Dorak. Luasan ini dinilai ideal karena sesuai kebutuhan Bulog yang memerlukan lahan sekitar 2 hektare.
Sesuai RT-RW dan RDTR
Lokasi tersebut juga sudah sesuai dengan regulasi. Kawasan Lingkar Dorak telah ditetapkan sebagai zona pergudangan dalam RTRW Kabupaten Kepulauan Meranti dan RDTR Kawasan Perkotaan Selatpanjang.
Hendrian menambahkan, proses berjalan cepat karena lahan berstatus aset milik Pemkab Meranti. Sehingga tidak perlu melalui proses pembebasan lahan yang panjang.
“Jika lahan itu milik masyarakat, alurnya tentu panjang karena harus ganti rugi. Berhubung ini aset daerah, prosesnya lebih ringkas,” jelasnya.
Sebelumnya Pemkab sempat mempertimbangkan lahan di Jalan Durian. Namun opsi itu dicoret karena luasnya kurang dari 1 hektare dan sudah dipakai Kopdes.
Tunggu Tindak Lanjut Bulog
Kepala Dinas Perkimtan-LH, Agustiono, S.T., M.Si., mengatakan Pemkab sudah menunaikan seluruh tanggung jawabnya. Kini tinggal menunggu tindak lanjut dari Bulog.
“Semua tanggung jawab Pemkab sudah kita tunaikan. Kini kita menunggu follow up dari Bulog, mulai dari sertifikasi hingga pembangunan fisiknya,” kata Agustiono.
Ia berharap Bulog segera bergerak cepat. Sebab keberadaan gudang ini penting untuk ketahanan pangan di daerah kepulauan.
“Kehadiran gudang Bulog di Meranti adalah jangkar penting bagi ketahanan pangan. Kita ingin stok bahan pokok terjaga, distribusi lancar, dan harga bisa stabil,” pungkasnya.
Sumber: Humas Pemkab Kepulauan Meranti
Reporter: Ucok Alexander
Editor: Rosbinner Hutagaol









































