Warga diajarkan bank sampah, ecobrick, kompos, dan budidaya pakcoy
BENGKALIS, baranewsriau.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) mengajak warga Desa Damai mengubah sampah rumah tangga menjadi manfaat. Edukasi ini disampaikan melalui sosialisasi pengelolaan sampah berbasis 3R _Reduce, Reuse, Recycle_ di Kantor Desa Damai, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan mengurangi permasalahan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui pemanfaatan limbah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bank Sampah, Ubah Sampah Jadi Tabungan
Mahasiswa Kukerta UNRI memperkenalkan konsep bank sampah kepada warga.
Masyarakat diajak memilah sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan logam untuk dikumpulkan dan ditabung.
“Melalui bank sampah, sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai bisa menjadi sumber pendapatan tambahan. Lingkungan bersih, warga juga diuntungkan,” ujar salah satu mahasiswa Kukerta UNRI, Elsa.
Ecobrick dan Kompos Solusi Ramah Lingkungan
Selain bank sampah, warga juga diberi edukasi pembuatan _ecobrick_.
Sampah plastik dimasukkan ke botol bekas hingga padat, lalu bisa digunakan sebagai bahan kursi, meja, atau media edukasi.
Untuk sampah organik, mahasiswa mengajarkan cara membuat kompos dari sisa dapur dan daun kering. Kompos ini bisa digunakan sebagai pupuk tanaman sekaligus mengurangi volume sampah ke TPA.
Barang Bekas Jadi Media Tanam Pakcoy
Agar lebih aplikatif, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pemanfaatan barang bekas sebagai media tanam pakcoy.
Pot dari wadah bekas ini diharapkan bisa menjadi alternatif budidaya sayur di pekarangan rumah.
Dengan cara sederhana ini, warga diajak melihat bahwa barang bekas masih memiliki nilai guna tinggi.
Kolaborasi untuk Desa Bersih dan Produktif
Perwakilan tim Kukerta UNRI menyampaikan bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama.
“Pengelolaan sampah bukan sekadar kewajiban, tapi juga peluang. Dari hal kecil di rumah, kita bisa ciptakan lingkungan bersih dan manfaat ekonomi,” katanya.
Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara mahasiswa Kukerta UNRI, Pemerintah Desa Damai, dan masyarakat dalam mendukung lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Sumber: Mahasiswa Kukerta UNRI – Elsa
Editor: Rosbinner Hutagaol





















































