Launching Serentak Program Kapolda Riau, Personel Polres Meranti Kenakan Tanjak dan Selempang Setiap Jumat

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:31 WIB

50144 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selatpanjang-Riau, baranewsriau.com – Polres Kepulauan Meranti resmi menerapkan pemakaian tanjak dan selempang bagi seluruh personel setiap hari Jumat. Kebijakan ini merupakan program Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan yang dilaksanakan di seluruh jajaran Polda Riau, dan dilaunching serentak pada Jumat (20/02/2026).Di Polres Kepulauan Meranti, apel launching tersebut dipimpin Kapolres AKBP Aldi Alfa Faroqi, didampingi Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga, serta diikuti para pejabat utama, perwira, dan seluruh personel.

Turut hadir Ketua Umum DPH Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti Datuk Sri Afrizal Cik, Sekretaris Umum Datuk Zaini Mahaddun, Ketua Umum Majelis Kekerabatan Adat LAMR Hj. Drs. Idham, serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Saiful Bakhri.

Prosesi launching ditandai dengan pemasangan tanjak dan selempang secara simbolis oleh Kapolres bersama Ketua LAMR Kepulauan Meranti kepada perwakilan personel. Momen itu menjadi penegasan bahwa seragam kepolisian kini berpadu dengan identitas budaya Melayu.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa pemakaian tanjak dan selempang bukan sekadar seremoni, melainkan momentum bersejarah yang sarat makna.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk merawat nilai-nilai adat serta menjaga marwah budaya Melayu di Bumi Lancang Kuning,” ujar AKBP Aldi.

Menurutnya, tanjak dan selempang bukan sekadar atribut pelengkap. Di balik kain yang tersemat di kepala dan pundak itu, tersimpan simbol jati diri, kehormatan, serta harapan masyarakat terhadap polisi yang santun dan berintegritas.

“Tanjak dan selempang bukan hanya atribut. Ini adalah simbol jati diri dan lambang kehormatan. Di pundak setiap anggota tersemat harapan masyarakat tentang kesantunan, tanggung jawab, dan integritas dalam bertugas,” tegasnya.

AKBP Aldi menambahkan, budaya Melayu mengajarkan bahwa kekuatan tidak semata-mata lahir dari ketegasan, tetapi juga dari kelembutan budi, kehalusan tutur kata, serta kebijaksanaan dalam bertindak.

Baca Juga :  Masyarakat Diimbau Waspadai Kebakaran di Musim Panas. 

“Polisi yang profesional adalah polisi yang mampu menghadirkan rasa aman sekaligus dicintai masyarakat,” tambahnya.

Kapolres juga menekankan bahwa pendekatan humanis tidak cukup dibangun melalui tugas operasional semata, tetapi harus ditopang dengan sentuhan budaya dan penghormatan terhadap kearifan lokal.

“Dengan mengenakan tanjak dan selempang, kami ingin menunjukkan bahwa Polri adalah bagian dari masyarakat Melayu, hadir di tengah-tengah mereka, menjaga serta menghormati nilai-nilai yang dijunjung tinggi,” ungkap AKBP Aldi.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti dan Disporapar atas sinergi dalam upaya pelestarian budaya Melayu di Negeri Sagu.

Selanjutnya, ia turut mengajak seluruh personel menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Ramadan adalah bulan pengendalian diri, kesabaran, serta penguatan nilai spiritual dan sosial yang selaras dengan tugas kepolisian,” tutupnya.

 

Sumber: Humas Polres Kepulauan Meranti

(Ibrahim)

Berita Terkait

Bersama LAMR Meranti Rawat Mangrove Demi Masa Depan
Pamit dari Meranti, Bupati Asmar Kenang Dedikasi AKBP Aldi Alfa Faroqi Pimpin Polres
Lahan 2,1 Hektare di Dorak Siap, Pemkab Meranti Dorong Bulog Segera Bangun Gudang
Berkat Dedikasi Jaga Mangrove, Ketua LAMR Meranti Terima Penghargaan di HUT Bhayangkara ke-80
Polres Meranti Gotong Royong Bersihkan Pasar Sambut Bhayangkara ke-80
Alarm Super El Nino Berbunyi: Bupati Asmar Turun ke Mapolres Cek Kesiapan Karhutla, Libatkan Tokoh Adat Sampai Babinsa
Presiden RI Salurkan Sapi Kurban 903 Kg ke Meranti, Bupati Asmar Serahkan ke Masjid Ar-Rahmah
Polres Meranti Sosialisasikan KUHAP 2025 untuk Perkuat Koordinasi dengan PPNS

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:51 WIB

Diduga Terjadi Kerusakan Bibit Mangrove Di Teluk Pulai, LSM KPK RI Ingatkan Pentingnya Perlindungan Kawasan Pesisir Dan Penegakan Hukum.

Senin, 27 Juli 2026 - 13:38 WIB

Polsek Kubu Pantau Kesiapan Lahan Tanam Jagung Kuartal II 2026 Guna Dukung Ketahanan Pangan.

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:27 WIB

Desakan Usut Mafia Importir di Jalur Laut Rohil Menguat, Kapolda Riau Diminta Perketat Pengawasan di Tiga Kecamatan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:31 WIB

Kaban Kesbangpol Rohil: Pemusatan Karantina Calon Paskibraka Dimulai 27 Juli

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:39 WIB

Zul Komandan Apresiasi Langkah Polda Riau Berantas Mafia Lahan di Pasir Limau Kapas

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:25 WIB

Kapolda Riau, Bupati Rohil dan Kejaksaan Sidak Lokasi Perusakan Mangrove di Rokan Hilir

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:43 WIB

Nama AG Disebut dalam Dugaan Aktivitas Bongkar Muat Bawang di Sinaboi

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:57 WIB

Aktivitas Bongkar Muat Bawang di Sinaboi Disorot, Laporan Masyarakat Direspons Layanan 110 Polres Rohil

Berita Terbaru

ROKAN HULU

Workshop Pertanian UNRI Ajak Warga Kumain Berdaya

Senin, 27 Jul 2026 - 23:26 WIB

KEPULAUAN MERANTI

Bersama LAMR Meranti Rawat Mangrove Demi Masa Depan

Minggu, 26 Jul 2026 - 15:50 WIB