HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Kapolda Riau Cek TKP Bocah Tenggelam di Bekas Galian

BARA NEWS RIAU

- Redaktur

Rabu, 10 September 2025 - 15:09 WIB

50326 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, baranewsriau.com – Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengecek lokasi dua bocah, Marta (11) dan Jefri (8) yang tenggelam di kolam bekas galian di Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Herry Heryawan menyoroti lokasi yang merupakan tambang galian C ilegal yang tidak melakukan rehabilitasi pascapenambangan.

Irjen Herry Heryawan mengatakan, mengacu pada Pasal 158 Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) telah mengatur standar-standar dalam penambangan mineral dan batubara.

“Karena kalau mau membuat kawasan penambangan seperti galian C, tentunya harus memikirkan standar-standar yang diatur dalam ketentuan UU tersebut. Di samping kesehatan, keselamatan, Amdal, dan rehabilitasi lingkungan,” jelas Irjen Herry, di Pekanbaru, Selasa (9/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda kemudian menyoroti bekas galian di lokasi yang tidak dilakukan rehabilitasi hingga menimbulkan korban jiwa tenggelamnya dua bocah kakak beradik di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Rapat Fakta Integritas Anggota Bidang Keamanan Lembaga Adat Melayu Riau Kota Pekanbaru

“Rehabilitasi itu, setelah dilakukan penggalian galian C ini tidak dilakukan penutupan atau rehabilitasi dengan menanam pohon atau membuat lingkungan kembali ke asalnya,” imbuhnya.

Herry Heryawan menyampaikan pihaknya akan melakukan tindakan tegas bagi para pelaku penambangan ilegal yang merusak lingkungan, sejalan dengan program Green Policing Polda Riau.

“Tentunya kami akan lakukan tindakan tegas dan terukur kepada seluruh pelanggar kejahatan lingkungan,” katanya.

Ia berharap adanya peran kolaborasi dalam upaya untuk menertibkan tambang ilegal, di samping menyiapkan ekonomi alternatif bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari penambangan tersebut.

“Hari ini saya mengajak dari Pemkot Pekanbaru, saya juga akan menyampaikan kepada Pangdam Tambusei, kita butuh kolaborasi bersama. Tentunya harapannya galian C yang sudah sedemikian masifnya terjadi, hari ini kita berdiri menjadi momen harus bersih-bersih dan membuat skema lain, di samping, saya mendapat laporan tambang galian C ini sudah bertahun-tahun tentunya harus ada edukasi dan sosialisasi bahaya galian C ilegal ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Pembinaan Mental: Lapas Pekanbaru Dorong Warga Binaan Hidup Sehat Lewat Senam Pagi

Ia juga menyoroti masalah K3 dan tidak adanya pengaman di sekitar lokasi bekas galian yang kemudian menewaskan dua bocah, Marta dan Jefri.

“Tidak diberikan kode atau bahaya berenang di sini yang akhirnya korbannya ada di anak-anak kita yang tidak bersalah,” pungkasnya.

Seperti diketahui, bocah Marta dan Jefri ditemukan tewas di dalam kolam bekas galian di area tambang galian C di Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau, pada pagi tadi. Pemilik tambang berinisial YO diamankan dan diperiksa polisi.

“Bosnya, YO, kami amankan ke Polresta Pekanbaru,” imbuhnya.

Ia menambahkan penyidik akan mendalami unsur dugaan kelalaian terkait peristiwa tewasnya dua bocah tersebut. Selain itu, pihak kepolisian juga akan menyelidiki terkait tambang ilegal tersebut.

“Kelalaiannya diselidiki Polresta Pekanbaru, sementara untuk penambangan ilegalnya diselidiki Polda,” imbuhnya.

Sumber:Humas Polda

(Ros.H)

Berita Terkait

Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Umri Kukuhkan 1.351 Lulusan, Rika Gunawan Raih Summa Cumlaude IPK 3.97
Wakil Rakyat Cekik Wakil Rakyat: Aksi Memalukan Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Jadi Tontonan Publik
Ditreskrimsus Polda Riau Bongkar Dugaan Gudang Bio Solar Ilegal di Tenayan Raya
Viral Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi PI SPRH Rp64 Miliar
Residivis Narkoba di Pekanbaru Kota Ditangkap Polda Riau, 2,14 Gram Sabu Disita
Cari Titik Temu Sengketa 8 Hektare Meranti Pandak, Warga Dialog dengan Kapolresta
Wujudkan Polri Humanis, Wakapolda Riau Gelar Minggu Kasih di GPIB Immanue

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Dengan Bismillahirrahmanirrahim, Riki Dermawan Mohon Doa dan Dukungan, Siap Mengemban Amanah untuk Raja Bejamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Waka Polres Rohil Tegaskan Santri Mitra Strategis Polri Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Simpang Nella Digerebek, Polres Rohil Tangkap Bandar Wanita Bawa Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Camat Bangko Turun ke Lokasi, Tinjau Banjir dan Pastikan Kondisi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:09 WIB

2 Pengedar, 38,9 Gram Sabu, Rp7,1 Juta Disita di Melayu Besar

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:52 WIB

75 Tahun Humas Polri, Polres Rohil Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Iman

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Polsek Kubu Ringkus 4 Pengedar Sabu, 103,19 Gram Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Aset Pemda Rohil Mangkrak, Eks Pos Lantas Batu Enam Bagansiapiapi Jadi Sorotan

Berita Terbaru

PEKANBARU

Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 16:37 WIB