STAI Ar Ridho Kunjungi Candi Muara Takus

ALEK MARZEN

- Redaktur

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:13 WIB

50160 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARANEWSRIAU.com, Bangkinang | Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ar Ridho Bagansiapiapi kunjungi Kompleks Candi Muara Takus di Kampar. Kunjungan ini untuk mengenali sejarah keilmuan, di mana candi ini diyakini sebagai kampus Buddha ke-2 di dunia setelah kampus Nalanda India (sekarang berada di Sri Langka).

Kunjungan dilakukan Minggu (11/1/2026), melibatkan generasi kampus dan civitas akademika, dipimpin Ketua STAI Ar Rihdo Dr. Budi Setiawan, M.Pd dan pihak yayasan, Yusnimar, SH.

Budi Setiawan menjelaskan, kunjungan ini terutama untuk mengenalkan sejarah kepada anak-anak generasi kampus, serta civitas akademika dan mengorelasikan keilmuan yang ada, terutama yang berhubungan dengan sejarah Budha hingga bertransisi menjadi kawasan Islam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai kampus hijau berkemajuan, STAI Ar Ridho Bagansiapiapi memandang perlu mengingat sejarah kelimuan yang ditorehkan Candi Muara Takus karena diyakini memiliki sejarah keilmuan yang tinggi sesuai sejarah yang ada, menjadi kampus Buddha ke-2 di dunia.

Baca Juga :  Polres Kampar Apresiasi: Satresnarkoba Kampar Sita 106 Gram Sabu Plus Senjata Api Rakitan

Meski dahulunya kawasan itu menjadi pusat berkembagan keilmuan agama Buddha, transisinya sampai saat ini menjadi kawasan Islam yang kental menjadi atensi sendiri bagi STAI Ar Ridho.

Sementara itu, Juru Pelihara Kompleks Candi Muara Takus, Zulkifli menjelaskan kalau I-Tsing, biksu Buddha Tiongkok (abad ke-7), penulis perjalanan penting yang memperkuat peran Sriwijaya sebagai pusat studi Buddha internasional, diyakini menimba ilmu di Kompleks Candi Muara Takus dan merupakan sebuah kampus saat itu. Kampus ini merupakan kampus ke-2 setelah kampus Nalanda di India (sekarang berada di Sri Langka).

Secara otomatis, pengaruh Buddha saat itu sangat kuat di kawasan itu. Namun, saat ini, seiring masuknya Islam, warga di kawasan itu sudah memeluk Islam. Tadisi yang Buddha yang masih melekat sampai sekarang, Balimau Kasai, yang berarti menyucikan diri, dan dilakukan menjelang masuk Ramadan oleh umat Islam.

Baca Juga :  Sambut HUT Bhayangkara Ke-79, Insan Pers Rohil Dukung Polri Semakin Presisi dan Dekat Masyarakat

Ditambahkan Zulkifli, berdasarkan catatan penulis Belanda, Cornelis de Groot, Kompleks Candi Muara Takus ini ada tujuah candi. Saat ini sudah dibuka untuk umum empat candi, terdiri dari Candi Tua, Candi Bungsu, Candi Mahligai dan Candi Palangka.

Sedangkan tiga candi lagi belum dieksvakasi dan belum dibuka untuk umum, melainkan sedang dalam pemanfaatan penelitian, di mana dari salah satu candi ditemukan arca Ganesha sebagai simbol keilmuan abad ke-7 dan dibawa ke Yogyakarta.

Di tempat itu, sejumlah generasi kampus, Fatih dan kawan-kawan measa senang bisa berkunjung ke kawasan tersebut dan dapat menimba ilmu. (Rilis/:Puskom-I/Nop).

 

Teks Foto

Ketua STAI Ar Ridho Bagansiapiapi, Dr. Budi Setiawan, M.Pd dan Juru Pelihara Kompleks Candi Muara Takus, Zulikifli. (Foto: Puskom-I/Nop).

 

 

 

Release resmi oleh : Puskom-I STAI Ar Ridho Bagansiapiapi.

Narahubung: Noprio Sandi

Wa: 081365440780

 

 

Laporan: Alek Marzen

Berita Terkait

Polsek Kubu Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Bullying Dan Bahaya Narkoba.
Polsek Kubu Cek Lahan Ketahanan Pangan Kwartal II 2026: Tanaman Berbuah Baik Dan Menjanjikan.
Polsek Kubu Gelar Pemantauan Dan Perawatan Lahan Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional.
Polsek Kubu Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Untuk Ketahanan Pangan.
Kapolsek Kubu Lakukan Pengecekan Dan Pengawasan Ketahanan Pangan,Pantau Perkembangan Jagung
Dukung Swasembada Pangan: Bhabinkamtibmas Sabak Auh Kawal Jagung Pipil 1 Hektar Usia 78 Hari di Lahan Mineral 
Tingkatkan Disiplin & Kinerja: Kacab III Disdik Pimpin Apel Senin di Cabang Wilayah III Pekanbaru 
Polsek Bangko dan Petani Perkuat Ketapang, Jagung Siap Jadi Penopang Swasembada Pangan Rohil

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:33 WIB

Asta Cita di Jalankan: Polsek Sabak Auh Pantau Kebun Jagung Pipil 1 Hektare Dukung Ketahanan Pangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:03 WIB

Pangan Lokal Dikawal: Polsek Sabak Auh Cek Lahan Jagung Pipil 1 Hektare Dukung Asta Cita

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:55 WIB

Polisi Turun ke Kebun: Kontur Tanah Pasir Jadi Tantangan Bhabinkamtibmas Sabak Auh Rawat Jagung Asta Cita 

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:25 WIB

Jadi Guru Sehari, Polsek Sabak Auh Ajak 50 Murid TK Tanam Pohon & Kenal Rambu Lalin 

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:48 WIB

Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare 

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIB

Totalitas Kawal Pangan! Polsek Sabak Auh Titip sisir tiap Jengkal latih jagung Asta Cita, Usia 7 Tahun

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:58 WIB

Aipda Romi Arief: Jagung Pipil Binaan Polsek Sabak Auh Masuk Usia 68 Hari, Rawat Berkala Terus

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:22 WIB

Polsek Sabak Auh Laksanakan Pengamanan Takbiran dan Pawai Idul Adha 1447 H

Berita Terbaru