Polemik Pemilihan RW di Kelurahan Tampan, Warga Soroti Dugaan Konflik Kepentingan dan Minta Seleksi Ulang

ALEK MARZEN

- Redaktur

Kamis, 2 April 2026 - 09:00 WIB

50117 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARANEWSRIAU.com, PEKANBARU – Polemik pemilihan Rukun Warga (RW) di Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru kian memanas.

Selain isu intervensi dalam hasil Uji Kemampuan dan Kepatutan (UKK), kini muncul dugaan adanya konflik kepentingan yang memicu penolakan dari sebagian masyarakat.

Sejumlah sumber di lapangan menyebutkan, proses pencalonan dinilai tidak sepenuhnya netral. Salah satu calon berinisial S disebut-sebut mendapat ruang dan kesempatan lebih dalam proses tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pencalonan ini diduga memang diarahkan untuk memberi peluang kepada calon tertentu. Hal ini memicu kecurigaan warga,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya, Rabu (1/4/2026).

Lebih lanjut, warga juga menyoroti posisi keluarga calon S yang dinilai telah memegang sejumlah jabatan strategis di lingkungan yang sama. Istri dari calon S diketahui menjabat sebagai Ketua RT sekaligus Ketua PKK di wilayah tersebut.

Sementara itu, calon S sendiri saat ini disebut masih aktif sebagai Ketua Posyandu. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, mengingat dalam aturan pemilihan RT/RW, rangkap jabatan dinilai tidak diperkenankan.

Baca Juga :  *Bapenda Rohil Digugat di Komisi Informasi, Diduga Abai Terhadap Permintaan Informasi Publik"

“Dalam peraturan yang ada, tidak dibenarkan adanya rangkap jabatan. Ini yang menjadi keberatan masyarakat,” ungkap warga lainnya.

Tak hanya itu, sumber juga menyebutkan bahwa upaya untuk menggugurkan hasil UKK diduga berkaitan dengan munculnya calon lain yang memiliki nilai lebih tinggi.

Situasi ini kemudian memunculkan dugaan adanya upaya sistematis untuk mengubah hasil seleksi.

Warga juga menyoroti peran panitia UKK yang dinilai tidak independen. Disebutkan, panitia UKK dipimpin langsung oleh pihak kelurahan, bahkan terdapat keterlibatan unsur PKK yang diduga memiliki kedekatan dengan calon S.

“Ada dugaan salah satu perwakilan dalam panitia berasal dari unsur PKK yang ditunjuk oleh pihak keluarga calon. Ini menimbulkan konflik kepentingan,” tambah sumber tersebut.

Selain itu, isu afiliasi politik juga ikut mencuat. Calon S beserta istrinya disebut merupakan kader dari salah satu partai politik, yang semakin memperkuat persepsi masyarakat terkait adanya keberpihakan dalam proses tersebut.

Akibat berbagai persoalan tersebut, sebagian masyarakat secara tegas menyatakan penolakan terhadap pencalonan yang dinilai sarat kepentingan.

“Masyarakat menolak jika dalam satu rumah memegang banyak jabatan. Ini tidak sehat bagi tata kelola lingkungan,” tegas seorang warga.

Baca Juga :  Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau Penerima Apel Kerja Pagi

Atas kondisi ini, warga berharap agar pihak terkait dapat mengambil langkah bijak dengan melakukan seleksi ulang secara transparan dan melibatkan semua unsur masyarakat.

Mereka menilai, langkah tersebut penting untuk mengembalikan kepercayaan publik serta memastikan proses pemilihan RW berjalan sesuai aturan dan bebas dari kepentingan tertentu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kelurahan belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai tudingan yang berkembang di tengah masyarakat.

Catatan Redaksi

Redaksi membuka ruang seluas-luasnya kepada semua pihak yang terkait dalam polemik pemilihan RW di Kelurahan Tampan untuk memberikan klarifikasi, hak jawab, maupun hak koreksi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers.

Kami berkomitmen menyajikan pemberitaan yang berimbang, akurat, dan berdasarkan prinsip jurnalistik. Setiap informasi yang berkembang akan terus kami verifikasi guna menjaga kepercayaan publik.

Bagi pihak yang ingin memberikan tanggapan resmi, dapat menghubungi redaksi melalui kanal yang tersedia.

 

 

Laporan: Alek Marzen

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Tapung Hilir Salurkan 12 Kg Benih Jagung Bisi 2 ke BUMDes
Kapolsek Bangko Tinjau Program Ketapang di Suak Air Hitam, Jagung Berpotensi Panen Melimpah
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare 
Polsek Kubu Perluas Pengawasan Ketahanan Pangan,Pantau Perkembangan Jagung.
Polres Rohil Ungkap 31 Kasus Narkoba Selama Mei 2026, Kapolres Komitmen Selamatkan Generasi Bangsa Dari Bahaya Narkoba.
BBPOM Pekanbaru dan DPR RI Sahidin Ajak Warga Kampa Cegah Stunting Lewat Pangan Aman
Hasilkan 4 Ton dari 1 Hektar,Panen Jagung Giri Sako Kuansing Sukses Dukung Asta Cita
Dari Bhayangkara Jadi Penggerak Pangan: Kapolsek Cerenti Cek Langsung Lahan Jagung Binaan di Sikakak  

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:18 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Tapung Hilir Salurkan 12 Kg Benih Jagung Bisi 2 ke BUMDes

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:29 WIB

Turun Gunung ke Desa, BBPOM Pekanbaru & Ir. H. Sahidin DPR RI Ajari Warga Sumber Sari Kampar Trik Cek KLIK Lawan Stunting

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:38 WIB

Panen Perdana Jagung Pipil di Sungai Simpang Dua: Bukti Program Kapolda Riau Berjalan

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:03 WIB

Jagung 1,5 Ha BUMDes Sialang Kubang Tumbuh Subur, Bhabinkamtibmas Perhentian Raja Lakukan Pengecekan

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:25 WIB

Lahan 0,5 Hektare di Kampar Kiri Hilir Jadi Bukti Pekarangan Bisa Jadi Lumbung Pangan Keluarga

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:15 WIB

Siswa SMAN PLUS Riau Sabet Juara 1 Kompetisi Robotik Nasional, Bukti Talenta Non-Akademik Makin Unggul

Senin, 25 Mei 2026 - 21:36 WIB

BUMDes Mitra Sehati Panen Optimisme, 21.500 Batang Jagung di Tandan Sari Tumbuh Subur

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:06 WIB

Gotong Royong Polsek Kampar Kiri Hilir dan Petani Koto Damai Tanam Jagung Tumpang Sari 0,5 Ha

Berita Terbaru