Pihak SMAN Plus Provinsi Riau Bantah Tuduhan Kelalaian, Klarifikasi Sakit Massal Didasarkan pada Faktor Kesehatan Lingkungan

BARA NEWS RIAU

- Redaktur

Sabtu, 1 November 2025 - 01:32 WIB

50341 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Menanggapi pemberitaan dari salah satu media daring yang memberitakan bahwa 253 siswa SMA Negeri Plus Provinsi Riau mengalami sakit massal, serta menyudutkan nama Kepala Sekolah Edi Suroto, pihak SMA Negeri Plus Provinsi Riau melalui Komite Sekolah menyampaikan klarifikasi dan bantahan atas pemberitaan yang dinilai tidak berimbang dan cenderung spekulatif. Jumat (31/10/2025).

Ketua Komite SMA Negeri Plus Provinsi Riau, Zulfan Effendi, M.Si., mengonfirmasi bahwa memang benar terdapat gangguan kesehatan yang dialami oleh sejumlah siswa pada pertengahan Oktober 2025.

Namun, ia menegaskan bahwa masalah tersebut bukanlah akibat dari kelalaian pihak sekolah, melainkan dipicu oleh faktor lingkungan dan daya tahan tubuh siswa yang sebagian besar mengalami gejala ringan seperti pusing, mual, dan kelelahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan, dan tidak ditemukan indikasi kelalaian manajemen sekolah atau unsur kesengajaan yang membahayakan siswa,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Zulfan menambahkan bahwa sejak awal kejadian, langkah cepat telah diambil oleh pihak sekolah dengan memulangkan seluruh siswa ke rumah masing-masing agar dapat melakukan pemulihan kesehatan dan menyesuaikan pembelajaran secara daring.

Dalam pemberitaan media tersebut mengatakan, Dinas Disdik Riau lamban dan pasif, ini sangatlah tidak benar. Justru Dinas Pendidikan Provinsi Riau sangat peduli dan turun langsung, melihat kegiatan guru dan penjaga sekolah turun membersihkan baik itu got (parit) dan juga bersihkan sekeliling sekolah dan asrama.

Baca Juga :  Polda Riau Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan Tahun 2026

Dan hari ini, Jumat tanggal 31 Oktober 2025, dimulai pagi jam 8.00 Wib, tim Gegana Brimob Polda Riau dengan tingkat kepedulian tinggi untuk kesehatan dan kemajuan pendidikan Turun langsung penyemprotan “Disinfektan”.

laporan langsung dari Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah SMA Negeri Plus Provinsi Riau menyurati Gegana Brimob Polda Riau. Jadi tidaklah benar seperti apa yang diberitakan media tersebut.

Pendidikan Provinsi Riau
Terkait tuntutan pencopotan Kepala Sekolah Edi Suroto yang dilontarkan oleh Ketua DPW Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB), Putra Rezeky, S.Pd.I., pihak sekolah menyayangkan adanya pernyataan yang menurut mereka tidak memiliki dasar investigatif yang jelas dan memperkeruh suasana pemulihan di lingkungan sekolah.

“Kami sangat terbuka terhadap evaluasi, tetapi tuduhan tidak Berdasar, apalagi mempolitisasi kondisi internal sekolah, justru menghambat fokus kami dalam menyelesaikan masalah kesehatan siswa,” tegas Zulfan.

Selama ini, imbuh Zulfan, Kepala Sekolah Edi Suroto (nama ini saja salah dalam pemberitaan yang diberitakan media online tersebut), dianggap telah bekerja optimal menjalankan program pendidikan berbasis asrama dan pembinaan karakter siswa sesuai dengan mandat dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Ia juga mengapresiasi keputusan Dinas Pendidikan yang menempuh langkah bijak dengan tidak gegabah melakukan pergantian kepemimpinan sebelum proses evaluasi menyeluruh dilakukan.

Terkait pernyataan bahwa peristiwa ini menandakan adanya: “gagalnya kepemimpinan”, pihak SMA Negeri Plus Provinsi Riau menyatakan, keberatan atas stigmatisasi sepihak.

Baca Juga :  HARU & BANGGA, SMAN 13 PEKANBARU RAYAKAN HUT ke-19 SAMBIL LEPAS 190 LULUSAN ANGKATAN 18

“Krisis kesehatan seperti ini bisa saja terjadi di mana pun. Yang lebih penting adalah bagaimana kita meresponnya secara tanggap dan tepat, dan itulah yang sudah kami laksanakan,” tutur perwakilan guru yang enggan disebutkan namanya.

Dinas Kesehatan Kampar Provinsi Riau melalui pernyataan tertulis juga menyatakan bahwa kondisi siswa saat ini sudah berangsur pulih dan tidak ditemukan faktor penyebab luar biasa, seperti keracunan massal, penyebaran virus akut, atau hal-hal lain yang mengarah pada kelalaian institusi.

“Murni kelelahan dan kemungkinan daya tahan tubuh menurun dalam konteks kegiatan berasrama dan cuaca ekstrem yang terjadi pekan tersebut,” terang petugas Dinas Kesehatan.

Pihak sekolah mengimbau seluruh masyarakat, orang tua siswa, dan media massa agar tidak cepat terprovokasi oleh informasi yang belum diklarifikasi secara utuh.

Sekolah juga akan membuka ruang dialog dan transparansi agar proses evaluasi internal dapat berjalan objektif tanpa tekanan dari opini publik yang belum tentu faktual.

Dengan sikap terbuka dan bertanggung jawab ini, SMA Plus Provinsi Riau menegaskan, komitmennya dalam menjaga keselamatan, kesehatan, dan kualitas pendidikan siswa, serta menjadikan kasus ini sebagai bahan introspeksi dan pembelajaran untuk memperkuat sistem penanganan krisis di masa mendatang.

Sampai berita ini diturunkan, perkembangan kesehatan siswa-siswi yang tetap semangat mengikuti pembelajaran online, Sehat dan tidak ada penambahan yang sakit lagi.

Tim: AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau

Berita Terkait

Bukti Nyata Mengayomi, Polda Riau Sikat 1.333 Kejahatan Jalanan Demi Rasa Aman Warga
Di Hari Lahir Pancasila, KPU Riau Tegaskan Komitmen: Jaga Suara Rakyat dengan Nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan
Tebar Kepedulian di Hari Raya, Kapolri & Kapolda Riau Salurkan Kurban Lewat Ponpes UAS 
Produktif di Balik Jeruji: WBP Lapas Pekanbaru Buktikan Diri Lewat Senam dan Karya Musik 
Pantau Lahan Jagung Pipil 1 Hektare, Polsek Sabak Auh Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Masjid Baitu Rohim Sembelih 8 Ekor Sapi, Warga Bandarraya Rayakan Idul Adha 2026 dengan Semangat Gotong Royong
Mushola Baitul Makmur Sembelih 7 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 1447 H
Kuatkan Pendidikan Riau, PLT Gubri SF Hariyanto Lantik 77 Kepala SMA, SMK dan SLB Negeri  

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:50 WIB

Polsek Kubu Perluas Pengawasan Ketahanan Pangan,Pantau Perkembangan Jagung.

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:46 WIB

Polres Rohil Ungkap 31 Kasus Narkoba Selama Mei 2026, Kapolres Komitmen Selamatkan Generasi Bangsa Dari Bahaya Narkoba.

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Bangko Monitoring Lahan Jagung 2 Hektare di Suak Air Hitam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:42 WIB

Polsek Kubu Dukung Program Asta Cita, Tanam Jagung Serentak 3 Hektar Jaga Ketahanan Pangan

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:45 WIB

Kapolsek kubu Pantau Perkembangan Tanaman Jagung, Hasil Pertumbuhan Sangat Baik.

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:58 WIB

Zulpakar, SE., M.Si Siap Tidak Menerima Gaji dan Tunjangan Selama Menjabat Penghulu Bagan Jawa

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:33 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Cek Kesiapan Lahan Tanam Jagung 3 Hektar.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:54 WIB

Riski Kurniawan, S.I.Q., Imam Masjid Khairunnas Pusat Perkantoran Ibukota Rohil

Berita Terbaru