Aliansi Mahasiswa Pemerhati Kebijakan Publik (AMPKP), Skandal Dugaan Kelalaian Medis di RSUP M. Djamil : Negara Tidak Boleh Diam

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Minggu, 19 April 2026 - 23:57 WIB

5081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, baranewsriau.com – Aliansi Mahasiswa Pemerhati Kebijakan Publik (AMPKP) secara tegas mendesak Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk segera turun tangan dan mengambil langkah luar biasa atas dugaan kelalaian medis di RSUP M. Djamil Padang yang berujung pada meninggalnya pasien bernama Alceo, anak dari Bapak Doris Flantika dan Ibu Nuri Khairma. Minggu (19/04/2026).

Peristiwa ini bukan sekadar insiden biasa, melainkan alarm keras atas potensi krisis dalam sistem pelayanan kesehatan publik di Indonesia.

Jika benar terjadi kelalaian, maka ini adalah bentuk kegagalan serius dalam menjaga keselamatan pasien—yang seharusnya menjadi prioritas utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum AMPKP, M. Ikbal, menegaskan bahwa negara tidak boleh menunjukkan sikap lamban apalagi abai terhadap kasus yang menyangkut nyawa manusia.

Baca Juga :  Kerinduan Warga Lampung Terjawab! Jokowi Dijadwalkan Sapa 4 Daerah Akhir Juni 2026

“Ini bukan sekadar kasus medis—ini menyangkut nyawa warga negara. Jika negara diam, maka publik berhak mempertanyakan keberpihakan pemerintah terhadap keselamatan rakyatnya.”

AMPKP menilai bahwa respons cepat, transparan, dan tegas dari pemerintah pusat adalah kunci untuk mencegah hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan nasional.

Kami AMPKP Menuntut 3 hal :

1 Mendesak Kementerian Kesehatan RI membentuk tim investigasi independen dan membuka hasilnya ke publik tanpa kompromi.

2 Mendesak pencopotan Direktur Utama RSUP M. Djamil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan administratif atas dugaan lemahnya pengawasan.

3 Menuntut proses hukum tanpa pandang bulu terhadap oknum tenaga medis yang terbukti lalai.

Baca Juga :  Bulan Ramadhan Polda Metro Jaya Apresiasi Mahasiswa, Oknum Polisi yang Tahan Sabar Saat Penyampaian Aspirasi

AMPKP menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh berhenti pada klarifikasi administratif semata. Harus ada pertanggungjawaban nyata, baik secara hukum maupun kelembagaan.

“Jangan sampai nyawa anak bangsa hilang tanpa kejelasan. Jika tidak ada tindakan tegas, maka ini akan menjadi preseden buruk bagi dunia kesehatan di Indonesia.”

Sebagai bentuk komitmen, AMPKP menyatakan akan mengawal kasus ini hingga tuntas, termasuk membuka kemungkinan membawa isu ini ke ruang publik yang lebih luas di tingkat nasional.

“Kami tidak akan mundur. Jika perlu, kami akan membawa isu ini ke tingkat nasional agar tidak ada lagi upaya pembiaran atau penutupan fakta.

 

Sumber: Ketum AMPKP, M.Ikbal

Editor: R.H

Berita Terkait

Narasi Pesimis Dari Singapura, Rino Triyono: Lawan Dengan Persatuan Bangsa
Jangan Cuma Rapat Soal Pupuk, Wapres Gibran Perintahkan Calon Pemimpin Turun ke Sawah
Tak Ada Jabatan Kebal Hukum: AKPERSI Ancam Turunkan Pasukan Jika Kasus Senpi APDESI Mandek  
Tiga Tugas untuk Kader Daerah! GPNI Siap Kawal Program Prabowo-Gibran di Lapangan  
Jadwal Kunjungan Jokowi ke Lampung Akhir Juni 2026 Dikonfirmasi BRN, 4 Wilayah Jadi Tujuan
Kerinduan Warga Lampung Terjawab! Jokowi Dijadwalkan Sapa 4 Daerah Akhir Juni 2026
Prabowo-Gibran Kawal Astacita: BRN Tekankan Pentingnya Komunikasi Politik Tingkat Tinggi Demi Harmoni Bangsa
Pakar Hukum dan Investigator Desak Penuntasan Laporan Dugaan Dokumen Pendidikan Bupati Rohil

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:13 WIB

Anak-anak Hebat Tampil Ceria, Polisi Bangga Cetak Generasi Disiplin

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:40 WIB

PLT Gubernur Riau Perintah Wako: Data Galian C Tak Berizin Demi PAD Riau

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB

PLT Gubri Ajak Tertibkan Galian C, Bantu PAD dan Jaga Lingkungan Warga

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:03 WIB

Minum Jamu Gratis Dapat Ilmu: Warga CFD Pekanbaru Diajak Waspada Jamu Ilegal Berbahaya 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:40 WIB

Disdik Pekanbaru & Telkomsel Bekali 150 Guru Skill Digital: Belajar Bikin Konten Edukatif Hingga Kelola Medsos Sekolah

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:44 WIB

Jumat Berkah di Disdik Pekanbaru: ASN Rutin Yasinan Dipimpin Kabid SD Sardius  

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kapolda Riau Tinjau Langsung Operasi Katarak Gratis: 310 Warga Siap ‘Lihat Dunia’ Lebih Jelas

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:58 WIB

14 Hari Razia Besar di Riau, Polisi Bidik Knalpot Brong hingga Sopir Ngudut Saat Nyetir 

Berita Terbaru