Aliansi Mahasiswa Pemerhati Kebijakan Publik (AMPKP), Skandal Dugaan Kelalaian Medis di RSUP M. Djamil : Negara Tidak Boleh Diam

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Minggu, 19 April 2026 - 23:57 WIB

50135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, baranewsriau.com – Aliansi Mahasiswa Pemerhati Kebijakan Publik (AMPKP) secara tegas mendesak Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk segera turun tangan dan mengambil langkah luar biasa atas dugaan kelalaian medis di RSUP M. Djamil Padang yang berujung pada meninggalnya pasien bernama Alceo, anak dari Bapak Doris Flantika dan Ibu Nuri Khairma. Minggu (19/04/2026).

Peristiwa ini bukan sekadar insiden biasa, melainkan alarm keras atas potensi krisis dalam sistem pelayanan kesehatan publik di Indonesia.

Jika benar terjadi kelalaian, maka ini adalah bentuk kegagalan serius dalam menjaga keselamatan pasien—yang seharusnya menjadi prioritas utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum AMPKP, M. Ikbal, menegaskan bahwa negara tidak boleh menunjukkan sikap lamban apalagi abai terhadap kasus yang menyangkut nyawa manusia.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan Hasil Penyelamatan ke Negara

“Ini bukan sekadar kasus medis—ini menyangkut nyawa warga negara. Jika negara diam, maka publik berhak mempertanyakan keberpihakan pemerintah terhadap keselamatan rakyatnya.”

AMPKP menilai bahwa respons cepat, transparan, dan tegas dari pemerintah pusat adalah kunci untuk mencegah hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan nasional.

Kami AMPKP Menuntut 3 hal :

1 Mendesak Kementerian Kesehatan RI membentuk tim investigasi independen dan membuka hasilnya ke publik tanpa kompromi.

2 Mendesak pencopotan Direktur Utama RSUP M. Djamil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan administratif atas dugaan lemahnya pengawasan.

3 Menuntut proses hukum tanpa pandang bulu terhadap oknum tenaga medis yang terbukti lalai.

Baca Juga :  Raina Sav Jadi Pilihan Baru Penikmat Musik Indonesia dari Senada Digital

AMPKP menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh berhenti pada klarifikasi administratif semata. Harus ada pertanggungjawaban nyata, baik secara hukum maupun kelembagaan.

“Jangan sampai nyawa anak bangsa hilang tanpa kejelasan. Jika tidak ada tindakan tegas, maka ini akan menjadi preseden buruk bagi dunia kesehatan di Indonesia.”

Sebagai bentuk komitmen, AMPKP menyatakan akan mengawal kasus ini hingga tuntas, termasuk membuka kemungkinan membawa isu ini ke ruang publik yang lebih luas di tingkat nasional.

“Kami tidak akan mundur. Jika perlu, kami akan membawa isu ini ke tingkat nasional agar tidak ada lagi upaya pembiaran atau penutupan fakta.

 

Sumber: Ketum AMPKP, M.Ikbal

Editor: R.H

Berita Terkait

Advokat Asal Rokan Hilir Sri Wahyuli Jadi Sorotan, Berhasil Menangkan PK di Mahkamah Agung
Diskusi Hangat Pemkab Meranti dan Bulog Demi Pangan Kepulauan
Apakah Semua Pers “Londo Ireng”? AKPERSI Ingatkan Presiden
1.177 Perwira Remaja TNI-Polri Ikuti Praspa 2026 di Halaman Istana Merdeka
BRN Tegas Bantah Prabowo Intervensi Hukum, Minta Hotman Paris Ralat Pernyataan
Soal Kunjungan Jokowi, GPNII ngatkan DPR Hormati Hak Konstitusional Warga Negara
DPR Jangan Sibuk Urusi Kunjungan Jokowi, GPNI Dorong Segera Sahkan RUU Perampasan Aset
Bupati Meranti Dorong DPR RI Masukkan Kebijakan Afirmatif untuk Daerah Kepulauan di RUU

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Kapolsek Kubu Bersama Camat Cek Kesiapan 26 Paskibra Jelang HUT RI Ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Kapolsek Kubu Turun Langsung Pantau Tanaman Jagung Bersama Petani Di Desa Teluk Piyai Pesisir.

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:52 WIB

DLH Rohil Intensifkan Bersih Lingkungan di Bangko, Cegah Penyebaran Malaria Saat KLB

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Diduga Zona Hijau Dirambah, Tim Media Temukan Alat Berat Dan BBM Bersubsidi Di Sungai Daun.

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Polsek Kubu Tangkap Pejual Sabu, 2,44 Gram Barang Bukti Diamankan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Kapolres Rohil Perkuat Sinergitas Dengan Pengadilan Negeri Rohil Kelas IB Bahas Penegakan Hukum Dan Implementasi KUHP Baru.

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Polsek Kubu Pantau Pertumbuhan Jagung Pipil Bersama Petani, Dukung Asta Cita Swasembada Pangan.

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Turun Ke Masyarakat Pesisir Sinaboi Menjawab Keresahan Maraknya Malaria.

Berita Terbaru

KEPULAUAN MERANTI

Kunjungan Bawaslu ke LAMR Meranti Bahas Pengawasan Pemilu 2029

Sabtu, 8 Agu 2026 - 03:58 WIB

KEPULAUAN MERANTI

Sofyan Hamzah Dukung Buku Sejarah Perjuangan Kabupaten Meranti

Sabtu, 8 Agu 2026 - 02:32 WIB