Dalam audiensi di Kantor Pusat Bulog Jakarta, Bupati Asmar dan jajaran membahas percepatan pembangunan gudang di Selatpanjang untuk 12 pulau.
JAKARTA, baranewsriau.com – Semangat kolaborasi untuk memperkuat ketahanan pangan terlihat dalam audiensi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Perum Bulog di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana diskusi konstruktif itu dipimpin langsung Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar. Turut hadir Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali, Wakil Ketua I DPRD Jack Ardiansyah, para Asisten, Staf Ahli, serta sejumlah Kepala OPD terkait.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak Perum Bulog diwakili Wakil Direktur Utama Mayjen TNI (Purn.) Dr. Marga Taufiq, S.H., M.H., bersama para kepala divisi. Diskusi fokus membahas percepatan realisasi pembangunan Gudang Perum Bulog di Selatpanjang.
Cari Solusi Bersama untuk Daerah Kepulauan
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas tantangan distribusi pangan di wilayah kepulauan yang terdiri dari 12 pulau.
Bupati H. Asmar menyampaikan bahwa pembangunan gudang menjadi kebutuhan mendesak.
“Meranti masih menghadapi tantangan angka kemiskinan 20,51 persen pada 2025, keterbatasan infrastruktur transportasi antar-pulau, hingga ketergantungan pasokan kebutuhan pokok dari luar daerah,” ujarnya.
Ia juga menyebut saat ini distribusi beras SPHP dan Minyakita ke Meranti masih bergantung pada Gudang Bulog di Bengkalis dan Siak. Berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan 2025 Badan Pangan Nasional, Meranti memiliki indeks ketahanan pangan terendah di Riau.
Namun di sisi lain, Meranti memiliki potensi besar sebagai penghasil sagu terbesar di Indonesia, serta komoditas unggulan kelapa, karet, kopi, pinang, dan budidaya kakap putih.
Bulog Komitmen Percepat Realisasi
Menanggapi hal tersebut, Wadirut Bulog Marga Taufiq menyampaikan dukungan penuh dan komitmen untuk segera menindaklanjuti.
“Lahan yang telah disiapkan akan kami maksimalkan untuk pembangunan infrastruktur pascapanen. Fasilitas ini akan menjadi pusat penyerapan, pengolahan, dan penyimpanan hasil panen petani lokal,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan gudang modern akan menekan kehilangan hasil panen, menjaga stabilitas harga di tingkat petani, dan meningkatkan kualitas komoditas pangan.
“Kami berkomitmen mempercepat realisasi ini agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya para petani di Kepulauan Meranti,” katanya.
Lahan Hibah di Jalan Lingkar Dorak Siap
Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Meranti telah menyiapkan lahan strategis di Jalan Lingkar Dorak yang sesuai RDTR Kawasan Perkotaan Selatpanjang 2025–2044 untuk kawasan transportasi dan pergudangan.
Langkah ini merupakan tindak lanjut nota kesepakatan sinergi Pemkab Meranti dan Perum Bulog di Pekanbaru (15 Desember 2025), serta kesepakatan distribusi kebutuhan pokok di Batam (6/2/2026).
Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali, juga menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan gudang ini.
“Keberadaan gudang Bulog akan memperkuat cadangan pangan, mempercepat distribusi logistik kepulauan, mengendalikan inflasi, dan mengurangi risiko kelangkaan bahan pokok,” sebutnya.
Diskusi ditutup dengan harapan besar agar sinergi ini menjadi langkah nyata mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkeadilan di daerah kepulauan.
Sumber: Pemkab Kepulauan Meranti
Reporter: Ucok Alexander
Editor: Rosbinner Hutagaol





















































