slot preparation.lsrs.lu

Sofyan Hamzah Dukung Buku Sejarah Perjuangan Kabupaten Meranti

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 02:32 WIB

50220 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Ketua DPRD Riau dorong penerbitan buku sejarah lahirnya Kabupaten Kepulauan Meranti. Para pelaku sejarah diminta segera didokumentasikan jelang HUT ke-18.

SELATPANJANG-RIAU, baranewsriau.com – Mantan Ketua. DPRD Provinsi Riau periode 2008, Sofyan Hamzah, BA., menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penerbitan buku sejarah perjuangan lahirnya  Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (6/8/2026).

  1. Dukungan itu disampaikan jelang peringatan

KlikHUT ke-18 Kabupaten Kepulauan Meranti. Sofyan mengaku prihatin karena hingga kini belum ada buku resmi yang mengabadikan proses panjang pembentukan daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah hampir 18 tahun Meranti berdiri, namun pemerintah daerah belum menerbitkan buku sejarah perjuangan lahirnya daerah ini,” ujarnya kepada awak media, Rabu (5/8/2026).

Dorongan dari Tokoh Perjuangan

Semangat penerbitan buku ini kembali menguat setelah Sofyan dihubungi Ramlan, S.H., CPLA, salah satu tokoh perjuangan pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti yang dulu bermukim di Jakarta sekaligus penggagas Meranti Center Jakarta.

Ramlan mengirimkan kerangka awal penulisan sejarah perjuangan Meranti yang mendapat respons positif dari berbagai kalangan.

Menurut Sofyan, penerbitan buku tidak boleh lagi ditunda mengingat sebagian besar pelaku sejarah kini telah berusia di atas 60 tahun.

Baca Juga :  6 BULAN UNGKAP 60 KG NARKOBA, KAPOLRES MERANTI DAPAT PUJIAN LAMR: BUKTI KESUNGGUHAN BERANTAS SABU

“Saya sangat mendesak agar buku ini segera diterbitkan, mumpung para pelaku sejarahnya masih ada. Sejarah lahirnya Meranti sangat penting diwariskan kepada anak cucu kita,” tegasnya.

Berawal dari Kegelisahan KKBPKM

Gagasan penyusunan buku berawal dari diskusi di Wadah GW Kerukunan Keluarga Besar Pejuang Kabupaten Kepulauan Meranti (KKBPKM).

Ramlan mengungkapkan, hingga kini belum ada dokumentasi utuh mengenai proses perjuangan.

“Sudah hampir 18 tahun kabupaten tercinta ini berdiri, namun belum ada langkah nyata untuk menerbitkan buku sejarah perjuangan ini,” kata Ramlan.

Bersama Ketua PWI Kepulauan Meranti, Wira, dan sejumlah pihak penerbit, tim mulai menyusun kerangka penulisan yang merekam perjalanan sejak *tahun 1957 hingga 2008.

Buku untuk sementara berjudul

“Setengah Abad Memperjuangkan Lahirnya Kabupaten Kepulauan Meranti”.

Rencana Seminar Bedah Sejarah

Untuk menyempurnakan isi, para penggagas berencana menggelar seminar bedah sejarah  yang melibatkan seluruh simpul perjuangan dari berbagai daerah.

Baca Juga :  LAMR Menanti Perkuat Identitas Melayu Hadir Lewat Seminar Internasional 

Simpul yang akan dilibatkan meliputi BP2KM Selatpanjang, BP2KM Riau di Pekanbaru, IKB Batam, Karimun, Tanjungpinang, Dumai, Siak, hingga Meranti Center Jakarta.

“Setiap simpul diharapkan menggelar rapat internal untuk merangkum fakta dan peran tokoh. Hasilnya akan dibahas dalam forum seminar,” jelas Ramlan.

Ia menegaskan tujuannya agar buku yang terbit objektif dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Dukungan Tokoh Terus Mengalir

Rencana ini mendapat sambutan luas. Sekjen BP2KM, Falzan Surahman menyebut perjuangan sejak 1957 layak diabadikan. Tokoh Meranti di Pekanbaru, Hajah Jahlela Wati, S.H.,  juga menyatakan dukungan dan siap berperan aktif dalam seminar.

Ketua Umum Meranti Center Jakarta, Firdaus Muchtar Jamil, siap menyerahkan dokumen dan rekaman sejarah yang telah dihimpun. Ia berharap seminar dapat digelar bertepatan dengan rangkaian HUT ke-18 di Selatpanjang.

Penerbitan buku ini diharapkan menjadi dokumentasi resmi sekaligus warisan bagi generasi mendatang, bahwa terbentuknya Meranti adalah hasil perjuangan kolektif lebih dari setengah abad.

 

Sumber: Meranti Center

Reporter: Ibrahim

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Perpustakaan Meranti Jadi Wisata Literasi, LAMR Dukung Penuh
Tanpa Tilang, 135 Pelanggar di Meranti Kena Teguran Operasi Patuh
Edarkan 9 Paket Sabu 5,72 Gram, Pria di Selatpanjang Diciduk PolsekSLUG
Pemkab Meranti Perluas Layanan Adminduk Masyarakat Gandeng Yayasan Buddha Dharma
Gelar Festival Senandung Melayu LAMR Tebing Tinggi Perkuat Warisan Budaya
DPRD Meranti Rapat Bersama OPD Bahas Jembatan Suak Nipah
80 Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Ikuti Sosialisasi Perlinsos Bersama Polres Meranti
LAMR Meranti Buka Balai Adat untuk Pendidikan dan Pelestarian Sejarah

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 05:32 WIB

Peduli Vokasi, SMKN 6 Pekanbaru Jembatani Hibah PT Alpha Karya Mekatronika

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Dirlantas Polda Riau Catat Tilang Naik 46 Persen di Hari Ketiga Operasi Patuh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Gugatan Enam Karyawan PT PHR di PTUN Pekanbaru: Uji Legalitas Usia Pensiun dan Kepastian Hukum Ketenagakerjaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Umri Kukuhkan 1.351 Lulusan, Rika Gunawan Raih Summa Cumlaude IPK 3.97

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Wakil Rakyat Cekik Wakil Rakyat: Aksi Memalukan Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Jadi Tontonan Publik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Ditreskrimsus Polda Riau Bongkar Dugaan Gudang Bio Solar Ilegal di Tenayan Raya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Viral Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi PI SPRH Rp64 Miliar

Berita Terbaru