Ketua SPSI Provinsi Riau, Nursal Tanjung, Menghadiri Penutupan Pekan Rasa Asia dan Nusantara di Pekanbaru Xchange.

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:40 WIB

50130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru,  baranewsriau.com – Pekan Rasa Asia dan Nusantara “Asli Rasanya Tiada Duanya” yang digelar di Pekanbaru Xchange resmi ditutup pada Minggu (4/1/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 12.00 WIB hingga 22.00 WIB tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan berjalan aman serta tertib hingga akhir acara.

Penutupan kegiatan dihadiri langsung oleh Ketua SPSI Provinsi Riau, Nursal Tanjung, bersama panitia pelaksana, satgas, serta para peserta bazar dan perlombaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan tersebut, panitia menyerahkan hadiah dan suvenir kepada para pemenang lomba kuliner, fashion, aksesori, serta sejumlah kategori lainnya yang digelar selama acara berlangsung.

Ketua SPSI Provinsi Riau, Nursal Tanjung, menyampaikan apresiasi atas kinerja panitia dan seluruh pihak yang terlibat, khususnya tim pelaksana di lapangan. Ia menilai kegiatan ini berhasil menjadi ruang promosi UMKM sekaligus ajang seni, budaya, dan kreativitas masyarakat.

Ketua SPSI Provinsi Riau, Nursal Tanjung, menyampaikan apresiasi atas kinerja panitia dan seluruh pihak yang terlibat, khususnya tim pelaksana di lapangan.

Ia menilai kegiatan ini berhasil menjadi ruang promosi UMKM sekaligus ajang seni, budaya, dan kreativitas masyarakat.

Baca Juga :  UMRI Bantu Korban Banjir Pekanbaru dengan Relawan, Medis, dan Bantuan Logistik

“Alhamdulillah, kegiatan bazar UMKM, pentas seni budaya, pariwisata, dan olahraga SPSI Provinsi Riau Tahun 2025 telah selesai dengan baik dan sukses. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang solid mampu menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat,” ujar Nursal Tanjung.

Dalam kesempatan yang sama, SPSI Provinsi Riau juga menindaklanjuti undangan ke ajang Melayu Day 2026 yang akan digelar di Yala, Thailand, pada 18–22 Februari 2026.

Meski undangan dari panitia penyelenggara diterima dalam waktu terbatas, SPSI memutuskan untuk tetap berpartisipasi membawa UMKM dan talenta terbaik dari Riau.

SPSI Provinsi Riau memberikan mandat kepada Ketua Bidang EO, Kewirausahaan, Koperasi, dan UMKM SPSI Provinsi Riau, Mimi, agar mempersiapkan keikutsertaan UMKM SPSI serta mengikutsertakan para pemenang lomba fashion show dan lomba nyanyi dari Bazar UMKM SPSI Provinsi Riau Tahun 2025 untuk tampil di ajang internasional tersebut.

Keikutsertaan dalam Melayu Day 2026 bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan budaya Melayu, pariwisata Riau, serta mendorong prestasi generasi muda Riau di tingkat internasional.

SPSI berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar rencana keberangkatan ini dapat terealisasi dengan baik.

Baca Juga :  Ajak Generasi Muda Isi Ramadhan dengan Kegiatan Positif, Polresta Pekanbaru Gelar Balap Lari Berkhidmat

Ini bukan hanya tentang event, tetapi tentang mengangkat harkat dan martabat buruh, UMKM, serta budaya Riau. SPSI akan terus berkomitmen menggelar kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan buruh, khususnya di Provinsi Riau,” tutup Nursal Tanjung.

Catatan Redaksi:

Melayu Day merujuk pada festival budaya tahunan yang diadakan di Kota Yala, Thailand Selatan, untuk merayakan dan mempererat hubungan budaya Melayu antara Indonesia, Malaysia, dan komunitas Melayu Thailand Selatan, menampilkan seni, UMKM, serta promosi pendidikan dan perdagangan, menunjukkan kedekatan budaya yang kuat di wilayah tersebut.

Festival Melayu Day, merupakan Acara Tahunan yang digagas oleh Pemerintah Kota Yala, Thailand Selatan, untuk mempromosikan kebersamaan budaya Melayu, acara ini menampilkan seni, musik, tarian, kuliner, dan kerajinan dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand Selatan

Dalam acara ini, Indonesia sering berpartisipasi dengan menampilkan UMKM, promosi pendidikan (seperti Universitas Nasional), dan mempromosikan pariwisata serta dagang.

Tujuan dari acara ini adalah memperkuat ikatan budaya, historis, dan diplomatik antara Indonesia, Malaysia, dan komunitas Melayu di Thailand Selatan dan Penguatan Diplomasi, membuka peluang kerja sama di berbagai bidang antara ketiga negara.

 

(Ros.H)

Berita Terkait

Bukti Nyata Mengayomi, Polda Riau Sikat 1.333 Kejahatan Jalanan Demi Rasa Aman Warga
Di Hari Lahir Pancasila, KPU Riau Tegaskan Komitmen: Jaga Suara Rakyat dengan Nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan
Tebar Kepedulian di Hari Raya, Kapolri & Kapolda Riau Salurkan Kurban Lewat Ponpes UAS 
Produktif di Balik Jeruji: WBP Lapas Pekanbaru Buktikan Diri Lewat Senam dan Karya Musik 
Pantau Lahan Jagung Pipil 1 Hektare, Polsek Sabak Auh Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Masjid Baitu Rohim Sembelih 8 Ekor Sapi, Warga Bandarraya Rayakan Idul Adha 2026 dengan Semangat Gotong Royong
Mushola Baitul Makmur Sembelih 7 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 1447 H
Kuatkan Pendidikan Riau, PLT Gubri SF Hariyanto Lantik 77 Kepala SMA, SMK dan SLB Negeri  

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:25 WIB

Jadi Guru Sehari, Polsek Sabak Auh Ajak 50 Murid TK Tanam Pohon & Kenal Rambu Lalin 

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIB

Totalitas Kawal Pangan! Polsek Sabak Auh Titip sisir tiap Jengkal latih jagung Asta Cita, Usia 7 Tahun

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:58 WIB

Aipda Romi Arief: Jagung Pipil Binaan Polsek Sabak Auh Masuk Usia 68 Hari, Rawat Berkala Terus

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:22 WIB

Polsek Sabak Auh Laksanakan Pengamanan Takbiran dan Pawai Idul Adha 1447 H

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung 1 Hektar, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Presiden

Senin, 25 Mei 2026 - 16:49 WIB

Dukung Program Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil dan Dampingi Petani

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:51 WIB

Bhabinkamtibmas Sabak Auh Sosialisasikan Cegah Karhutla Saat Sambangi Peternak Sungai Tengah

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:41 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung di Desa Sabak Permai Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru