Kesedihan Warga Agam Berpisah dengan Polda Riau: Kampung Kami Terasa Sepi

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:11 WIB

50168 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesedihan Warga Agam

Sumbar-Riau,  baranewsriau.com –  Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengakhiri misi kemanusiaan dalam penanganan bencana di Kecamatan Pelambayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, hari ini. Sejumlah warga merasa sedih karena harus berpisah dengan personel Polda Riau. Kamis (11/12/2025).

Sebelum mengakhiri misi tersebut, Polda Riau bersama ratusan warga dari beberapa nagari di Kecamatan Palembayan menggelar doa sekaligus perpisahan di Posko Bencana SMPN 03 Palembayan, pada Kamis (11/12/2025) malam. Momen ini berlangsung haru, beberapa warga menangis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga Koto Alam, Nagari Salareh Aia Timur, Laila Safitri, menyampaikan terima kasihnya kepada Polda Riau yang telah membantu memulihkan kampungnya pasca-bencana galodo.

“Kami berterima kasih kepada Kepolisian Riau yang membantu kami untuk pemulihan kampung kami. Kami sangat-sangat berterima kasih atas bantuan kepolisian dan masyarakat khususnya Riau,” kata Laila.

Laila juga berterima kasih atas kehadiran Tim Trauma Healing Polda Riau yang membantu memulihkan psikis warga dan anak-anak. Sebelumnya, mereka merasakan trauma, terutama jika hujan tiba.

“Terima kasih untuk pemulihan dan untuk mengembalikan semangat anak-anak dan kami bisa melanjutkan kehidupan kami seperti biasa. Karena trauma yang meninggalkan kesan bagi kami. Sehingga kala hari hujan kami merasa takut,” katanya.

Baca Juga :  Dirlantas Polda Riau Memastikan Kelancaran Arus Balik H+4 IdulFitri 1447 H 2026 Terpantau Lancar 

Laila merasakan banyak manfaat yang didapat dengan hadirnya Tim BKO Polda Riau di Agam.

Kehadiran Polda Riau telah mengembalikan keceriaan di kampungnya, sehingga Laila merasa kampungnya akan terasa sepi setelah ditinggal personel Polda Riau.

“Kami merasa sekarang kalau kepergian bapak ibu, kampung kami terasa sepi, karena kami tinggal kami saja lagi,” katanya sambil menangis.

Warga lainnya bernama Oskar yang juga Imam Masjid Nurul Huda Koto Alam menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polda Riau yang telah mengirimkan bantuan dalam pemulihan pasca-bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau yang telah mengirim personel kepolisian, polwan, kemudian tim trauma healing untuk berpartisipasi dalam bencana galodo Nagari Salareh Aia dan Nagari Salareh Aia Timur. Bahwa para personel yang bekerja keras untuk mencari, menyelesaikan, dan mengajak masyarakat bersama-sama mencari korban-korban yang tertimbun oleh lonsor tersebut,” kata Oskar.

Ucapan sama juga disampaikan oleh Abutasar. Ia menyampaikan terima kasih atas ketulusan Polda Riau yang membantu warga di Kampung Koto Alam yang terdampak galodo.

Baca Juga :  Tokoh Muda Pekaitan Rizki Ramodan Dukung Miswardi Maju Calon Penghulu Teluk Bano 2

“Semoga apa yang diberikan dan yang dilakukan Polda Riau dibalas oleh Allah SWT. Terima kasih atas semua bantuan Polda Riau terhadap kami, semoga nantinya menjadi hubungan silaturahmi di kemudian hari nanti tetap terjalin,” katanya.

Polda Riau telah menjalankan misi kemanusiaan selama 14 hari di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, wilayah yang terdampak paling parah bencana galodo.

Total 290 personel dikirim lengkap dengan peralatan taktis dan dapur umum lapangan (randurlap) untuk membantu penanganan pascabencana.

Polda Riau juga mengirimkan 7 alat berat untuk membantu proses evakuasi dan pemulihan nagari pasca-bencana. Tak hanya itu, Polda Riau juga mengirimkan banyak bantuan logistik hingga 30 tangki air untuk pendistribusian air bersih.

Tak hanya melakukan pencarian korban bencana, personel BKO Polda Riau juga membantu pemulihan kampung dengan membersihkan lumpur dan material sisa galodo.

Polda Riau juga telah membuka sejumlah akses jalan di beberapa titik yang sempat terputus karena longsor.

 

Sumber: Humas Polda

(Ros.H)

Berita Terkait

Jadi Guru Sehari, Polsek Sabak Auh Ajak 50 Murid TK Tanam Pohon & Kenal Rambu Lalin 
Bukti Nyata Mengayomi, Polda Riau Sikat 1.333 Kejahatan Jalanan Demi Rasa Aman Warga
Modal Dana Swadaya, Kapolsek Kampar Kiri Hilir Turun Tanam Jagung Ramoro 0,5 Ha
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Tapung Hilir Salurkan 12 Kg Benih Jagung Bisi 2 ke BUMDes
Kapolsek Bangko Tinjau Program Ketapang di Suak Air Hitam, Jagung Berpotensi Panen Melimpah
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare 
Polsek Kubu Perluas Pengawasan Ketahanan Pangan,Pantau Perkembangan Jagung.
Polres Rohil Ungkap 31 Kasus Narkoba Selama Mei 2026, Kapolres Komitmen Selamatkan Generasi Bangsa Dari Bahaya Narkoba.

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:25 WIB

Jadi Guru Sehari, Polsek Sabak Auh Ajak 50 Murid TK Tanam Pohon & Kenal Rambu Lalin 

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIB

Totalitas Kawal Pangan! Polsek Sabak Auh Titip sisir tiap Jengkal latih jagung Asta Cita, Usia 7 Tahun

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:58 WIB

Aipda Romi Arief: Jagung Pipil Binaan Polsek Sabak Auh Masuk Usia 68 Hari, Rawat Berkala Terus

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:22 WIB

Polsek Sabak Auh Laksanakan Pengamanan Takbiran dan Pawai Idul Adha 1447 H

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung 1 Hektar, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Presiden

Senin, 25 Mei 2026 - 16:49 WIB

Dukung Program Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil dan Dampingi Petani

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:51 WIB

Bhabinkamtibmas Sabak Auh Sosialisasikan Cegah Karhutla Saat Sambangi Peternak Sungai Tengah

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:41 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung di Desa Sabak Permai Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru