Aksi Massa Kedua Di Panipahan Kian Memanas, Warga Singgung Dugaan “Pembiaran” Dan Oknum Di Balik Maraknya Narkoba

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Sabtu, 11 April 2026 - 18:12 WIB

50271 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panipahan Rohil-Riau, baranewsriau.com – Aksi massa untuk kedua kalinya kembali mengguncang Panipahan, Jumat (10/04/2026). Ratusan hingga ribuan warga turun ke jalan, meluapkan kemarahan atas dugaan peredaran narkoba yang semakin merajalela tanpa penindakan tegas. Sabtu (11/04/2026).

 

Namun kali ini, nada protes warga tidak hanya menuntut penegakan hukum. Dalam orasi yang berlangsung panas, mulai muncul kecurigaan publik terhadap adanya dugaan “Pembiaran”, bahkan kemungkinan keterlibatan oknum yang dinilai membuat penanganan kasus berjalan di tempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kekecewaan warga memuncak karena terduga bandar narkoba berinisial A yang telah lama dilaporkan, hingga kini belum juga diamankan oleh pihak Polsek Panipahan.

 

“Kalau tidak ada pembiaran, kenapa sampai sekarang tidak ditangkap? Kami jadi curiga ada oknum yang bermain, ”ujar salah satu peserta aksi.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tinjau Infrastruktur dan Pengungsi Banjir Bandang di Tapsel

 

Aksi dimulai sekitar pukul 16.08 WIB di depan Kantor Polsek Panipahan, sebelum massa bergerak menuju salah satu rumah di Panipahan Darat, Kecamatan Pasir Limau Kapas, yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba.

Situasi di lapangan sempat memanas.

Aparat gabungan dari kepolisian dan TNI terlihat kewalahan mengendalikan massa yang terus mendesak agar pelaku segera ditangkap di tempat.

 

Warga menilai, lambannya respons aparat bukan hanya mencerminkan kelemahan, tetapi juga berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

 

“Kami hanya ingin hukum ditegakkan. Kalau dibiarkan seperti ini, wajar kalau muncul dugaan-dugaan di masyarakat, ”kata warga lainnya.

Baca Juga :  Patroli Subuh di Bulan Ramadhan, Polsek Kubu Jaga Keamanan Jamaah Masjid

 

Desakan pun kini mengarah langsung kepada Kapolres Rokan Hilir untuk segera turun tangan, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polsek Panipahan, serta memastikan tidak ada oknum yang bermain dalam kasus ini.

 

Masyarakat juga meminta agar penanganan dilakukan secara transparan dan terbuka, guna memulihkan kepercayaan publik yang mulai tergerus.

Situasi ini menjadi sinyal serius.

Jika tidak segera direspon dengan langkah konkret dan tegas, bukan hanya aksi susulan yang berpotensi terjadi, tetapi juga krisis kepercayaan terhadap institusi penegak hukum di tengah masyarakat.

 

Sumber: Ibrahim

Editor: Ros.H

Berita Terkait

Kakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Sarana Lapas Baru Bagansiapiapi Pastikan Siap Tampung Warga Binaan
Kemitraan Polri-BRI Dongkrak Penerima KUR Pertanian Sumbar dari 31 Jadi 307 Kelompok
Diduga Gelapkan Mobil Rental Rp 27 Juta, Pelaku Minta Berita Dihapus Lewat Ancaman
KOPVITNAS Resmi Dilantik, Perkuat Sinergi Pengamanan Objek Vital Nasional
Perkuat Struktur Hingga Daerah, Ketum AKPERSI Resmi Lantik Pengurus Banten 
PRESIDEN PRABOWO TURUN KE SAWAH, PIMPIN PANEN RAYA JAGUNG SERENTAK 2026 DI TUBAN
SERTIJAB KAKOMLEKDAM XIX/TUANKU TAMBUSAI, LETKOL CKE BAYU WIBOWO: “KALAU TAK BISA UKIR PRESTASI, JANGAN BUAT PELANGGARAN”
DITJENPAS MALUKU: PEMERIKSAAN MANTAN KARUTAN AMBON MASIH BERPROSES DI KANTOR PUSAT 

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:16 WIB

Tak Ada Jabatan Kebal Hukum: AKPERSI Ancam Turunkan Pasukan Jika Kasus Senpi APDESI Mandek  

Jumat, 29 Mei 2026 - 02:48 WIB

Tiga Tugas untuk Kader Daerah! GPNI Siap Kawal Program Prabowo-Gibran di Lapangan  

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:23 WIB

Jadwal Kunjungan Jokowi ke Lampung Akhir Juni 2026 Dikonfirmasi BRN, 4 Wilayah Jadi Tujuan

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:00 WIB

Kerinduan Warga Lampung Terjawab! Jokowi Dijadwalkan Sapa 4 Daerah Akhir Juni 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:28 WIB

Prabowo-Gibran Kawal Astacita: BRN Tekankan Pentingnya Komunikasi Politik Tingkat Tinggi Demi Harmoni Bangsa

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:41 WIB

Pakar Hukum dan Investigator Desak Penuntasan Laporan Dugaan Dokumen Pendidikan Bupati Rohil

Senin, 25 Mei 2026 - 23:37 WIB

Hak Jawab AKPERSI: FGD Pendidikan Bukan Program Berbayar, Keikutsertaan Kepala Sekolah Sukarela  

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:16 WIB

Ketua Umum BRN Minta Kemendikti Saintek Selesaikan Ancaman DO 1.000 Calon Dokter

Berita Terbaru