Ketua Umum BRN Minta Kemendikti Saintek Selesaikan Ancaman DO 1.000 Calon Dokter

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:16 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, baranewsriau.com- Ketua Umum Brigade Rakyat Nusantara (BRN), Dr. Realy Reagen, meminta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi segera memberikan solusi konkret terkait sekitar 1.000 calon dokter yang terancam drop out (DO), Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut karena berdampak pada masa depan mahasiswa dan kebutuhan tenaga kesehatan nasional.

Dr. Realy Reagen menilai dunia pendidikan kedokteran memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, setiap persoalan administratif, akademik, maupun regulasi yang berpotensi menghambat kelulusan mahasiswa harus ditangani cepat, adil, dan manusiawi.

“Jangan sampai ribuan calon dokter yang sudah berjuang bertahun-tahun harus kehilangan masa depannya akibat persoalan yang seharusnya bisa dicarikan jalan keluar bersama. Negara membutuhkan tenaga medis yang banyak dan berkualitas, apalagi pelayanan kesehatan masyarakat masih harus terus diperkuat,” ujar Dr. Realy Reagen dalam keterangannya.

Baca Juga :  Respons Netizen Minta Menkeu Purbaya Audit Dana Desa dan BUMDes

Ia juga meminta Kemendikti Saintek untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan yang menjadi penyebab munculnya ancaman DO terhadap para mahasiswa kedokteran tersebut.

Menurutnya, komunikasi antara kampus, pemerintah, organisasi profesi, dan mahasiswa harus diperkuat agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun ketidakpastian akademik.

Selain itu, BRN menilai bahwa penyelesaian masalah ini tidak cukup hanya melalui pendekatan administratif semata, melainkan juga harus mempertimbangkan aspek psikologis dan sosial mahasiswa yang terdampak.

Banyak mahasiswa kedokteran yang telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan biaya besar untuk menempuh pendidikan hingga tahap profesi.

“Pemerintah harus hadir memberikan kepastian. Jangan sampai para mahasiswa merasa ditinggalkan. Kita harus menjaga semangat generasi muda yang ingin mengabdi di bidang kesehatan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Puluhan Mahasiswa Ilmu Politik UI Kunjungi Kemenko Polkam

Dr. Realy Reagen juga mengapresiasi perhatian Komisi IX DPR RI yang telah memberikan sejumlah solusi dan mendorong adanya jalan keluar terhadap persoalan tersebut.

Ia berharap langkah DPR dapat segera ditindaklanjuti oleh kementerian terkait melalui kebijakan yang berpihak kepada mahasiswa tanpa mengabaikan standar kualitas pendidikan kedokteran.

BRN menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di Indonesia.

Menurut Dr. Realy Reagen, penyelesaian persoalan ini akan menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi generasi penerus bangsa yang tengah mempersiapkan diri menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat Indonesia.

 

Sumber: Humas DPP BRN

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Sinergi BNN, Polri, dan Bea Cukai Ungkap 31 Tersangka Narkotika di 9 Provinsi 
PRABOWO SAKSIKAN DANANTARA TEKEN MoU DENGAN HISENSE DI KARTANEGARA 
PRABOWO INSTRUKSIKAN BUNGA PNM MEKAAR TURUN DI BAWAH 9 PERSEN 
DAPAT PENGHARGAAN BSSN, KAPOLRI: ARAHAN PRESIDEN, KITA HARUS BERSATU HADAPI ANCAMAN SIBER
BERSAMA KAPOLRI LISTIO SIGIT, INSAN PERS SEBUT POLRI MINTA STRATEGIS JAGA KEMERDEKAAN PERS
HARI BURUH DI MONAS, PRABOWO TETAPKAN MARSINAH PAHLAWAN NASIONAL & SAHKAN UU PPRT
Dedi Prasetyo Serahkan Penghargaan IKPA Terbaik Ke Polda Riau
Langsung Dari Istana: 264 Siswa SMAN 84 Belajar Fungsi Lembaga Negara Sejak Dini di Aula Hoegeng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:27 WIB

Polsek Bagan Sinembah Ungkap Kasus Narkotika, Amankan 54,3 Gram Sabu Dan 18 Butir Ekstasi.

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:57 WIB

Polsek Bangko Aktif Kawal Program Ketahanan Pangan, Tanaman Jagung di Pekaitan Tumbuh Subur

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:28 WIB

Polsek Kubu Monitoring Pertumbuhan Tanaman Jagung Seluas 2 H Di Sungai Majo

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:46 WIB

Pertanyakan Dasar Hukum Penanganan Kasus PT SPRH, Padil Saputra Ajukan Permintaan Informasi ke Kejati Riau

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:14 WIB

Kepsek SDN 001 Panipahan Buka Suara Soal Video Viral, Sebut Kejadian Tidak Sesuai Fakta Utuh

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:58 WIB

Polsek Tanah Putih Terus Tunjukan Komitmen Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:44 WIB

Polisi Cinta Petani, Kapolsek Bangko Turun Langsung Cek Lahan Jagung Milik Kelompok Tani di Pekaitan

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:08 WIB

Polsek Kubu Rutin Pantau Pertumbuhan Tanaman Jagung Di Sungai Segajah.

Berita Terbaru