Dokumentasi: APTMR
Upaya penyelesaian sengketa lahan di Riau kembali digerakkan melalui jalur dialog. APTMR memfasilitasi pertemuan antara warga terdampak dengan perwakilan pemerintah daerah untuk mencari solusi bersama.
PEKANBARU, baranewsriau.com – Persoalan lahan dan hak plasma di sejumlah wilayah Riau masih menjadi perhatian masyarakat. Menjawab hal tersebut, Asosiasi Petani dan Masyarakat Riau (APTMR) memfasilitasi komunikasi antara warga dengan pemerintah daerah agar penyelesaian dapat berjalan sesuai prosedur, Selasa 19/5/2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan yang berlangsung pekan ini, warga menyampaikan sejumlah kendala terkait pelaksanaan kesepakatan lahan plasma. Poin-poin tersebut dicatat APTMR untuk disampaikan kepada instansi terkait.
“Fokus kami adalah mempertemukan semua pihak di meja dialog. Ketika komunikasi terbuka, ruang untuk solusi bersama akan lebih besar,” kata perwakilan APTMR yang hadir dalam pertemuan tersebut.
APTMR menekankan pentingnya penyelesaian yang mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Organisasi juga mendorong agar proses mediasi dilakukan secara transparan dan melibatkan seluruh pihak yang berkepentingan.
Pemerintah daerah menyambut baik langkah fasilitasi ini. Menurut perwakilan yang hadir, pendekatan dialog dinilai lebih konstruktif dibandingkan tindakan di luar jalur hukum.
Langkah selanjutnya, APTMR akan menyusun dokumen ringkasan hasil pertemuan dan menjadwalkan tindak lanjut bersama pihak perusahaan dan dinas terkait. Tujuannya agar setiap tahapan penyelesaian dapat dipantau bersama.
Warga yang hadir menyatakan harapan agar proses ini dapat mempercepat penyelesaian persoalan yang selama ini menjadi kendala mereka.
Sumber: Ketua APTMR
Reporter: Ibrahim
Editor: Rosbinner Hutagaol





















































