HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Kepsek SDN 001 Panipahan Buka Suara Soal Video Viral, Sebut Kejadian Tidak Sesuai Fakta Utuh

ALEK MARZEN

- Redaktur

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:14 WIB

50265 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARANEWSRIAU.com, PANIPAHAN- Kepala SDN 001 Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Kamaruddin, memberikan klarifikasi terkait video viral yang menyeret namanya dalam dugaan penganiayaan terhadap seorang guru PPPK bernama Nursiah.

Klarifikasi tersebut disampaikan setelah berbagai pemberitaan dan potongan video beredar luas di media sosial maupun sejumlah media online yang dinilai tidak sepenuhnya menggambarkan kronologi kejadian sebenarnya.

Menurut Kamaruddin, peristiwa tersebut terjadi pada pagi Rabu, 20 Mei 2026, saat siswa kelas VI SDN 001 Panipahan sedang mengikuti asesmen akhir semester genap Tahun Ajaran 2025/2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari itu anak-anak kelas VI sedang mengikuti asesmen akhir semester. Seperti biasa saya masuk ke setiap ruangan untuk memeriksa kesiapan siswa mengikuti ujian,” ujar Kamaruddin, Kamis (21/5/2026) malam.

Ia menjelaskan, terdapat enam ruangan ujian yang diperiksanya satu per satu sebelum dirinya kembali ke kantor sekolah.

“Setelah selesai memeriksa ruangan, saya kembali ke kantor untuk sarapan dan minum obat karena kondisi kesehatan saya memang kurang stabil,” katanya.

Kamaruddin mengaku sebelum sarapan dirinya sempat melakukan pengobatan tradisional berupa pijat atau kusuk sehingga saat berada di kantor hanya mengenakan singlet.

“Itulah sebabnya saat itu saya hanya memakai singlet karena sebelumnya habis kusuk,” jelasnya.

Tidak lama kemudian, lanjut Kamaruddin, Nursiah datang untuk meminjam kunci toilet sekolah. Namun menurutnya, toilet yang dimaksud merupakan toilet khusus laki-laki yang saat itu sedang dipakai siswa.

Baca Juga :  Remaja Di Kubu Babussalam Ditikam, Pelaku 15 Tahun Ditangkap Polisi.

“Saya jawab kunci toilet sedang dipinjam anak. WC yang diminta itu WC laki-laki, padahal di sekolah ada enam unit WC yang bisa digunakan,” ungkapnya.

Menurut Kamaruddin, dirinya kemudian mengarahkan agar menggunakan toilet lain yang tersedia di lingkungan sekolah.

“Karena masih ada WC lain yang kosong, maka saya arahkan untuk menggunakan WC yang lain,” katanya.

Namun, lanjutnya, Nursiah disebut tidak percaya dan tetap mendekatinya sambil merekam video menggunakan telepon genggam.

“Tentu saya merasa malu karena saat itu sedang makan dan tidak memakai baju lengkap. Saya merasa seperti diarahkan seolah-olah melakukan hal yang tidak baik,” ujarnya.

Karena panik, Kamaruddin mengaku spontan menghalangi perekaman menggunakan kursi yang berada di dekatnya. Ia mengatakan tindakan tersebut juga dibantu oleh petugas keamanan sekolah yang berada di lokasi.

“Kebetulan ada kursi di dekat saya, lalu saya gunakan untuk menghalangi perekaman bersama satpam,” katanya.

Namun demikian, Kamaruddin membantah keras tudingan telah melakukan penganiayaan secara sengaja terhadap Nursiah. Ia menegaskan tidak ada niat sedikit pun untuk menyakiti ataupun mencederai guru tersebut.

“Saya tidak ada niat memukul atau menyakiti. Itu terjadi spontan karena situasi saat itu,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan hingga saat ini dirinya belum dipanggil pihak kepolisian karena sedang menjalani kontrol kesehatan. Menurutnya, pihak kepolisian baru meminta keterangan dari dua orang saksi, yakni satpam sekolah dan penjaga kantin.

Baca Juga :  Sertijab Penghulu Bagan Punak Pesisir Berlangsung Khidmat, Muhammad Toib Harapan Baru untuk Kemajuan Desa

Selain mengklarifikasi kronologi kejadian, Kamaruddin turut menyampaikan bahwa Nursiah sebelumnya pernah diistirahatkan dari aktivitas mengajar selama kurang lebih tiga bulan karena diduga mengalami gangguan kejiwaan.

“Saya pernah mengistirahatkan yang bersangkutan sekitar tiga bulan agar kondisi kesehatannya pulih dan supaya guru serta anak-anak bisa belajar dengan nyaman,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah kondisi Nursiah dinilai membaik, pihak sekolah kembali mempersilakan yang bersangkutan mengajar. Namun menurutnya, persoalan serupa kembali terjadi sehingga menimbulkan kekhawatiran di lingkungan sekolah.

“Kami berharap yang bersangkutan bisa diperiksa kembali kondisi kejiwaannya. Kami khawatir kalau tidak ditangani serius nantinya bisa berdampak kepada anak-anak,” ujarnya.

Kamaruddin menyebut sejumlah guru mengaku merasa takut terhadap sikap Nursiah. Ia juga mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius demi menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.

“Sekarang guru-guru saja merasa takut, apalagi anak-anak. Ini perlu perhatian serius supaya tidak menjadi penyesalan di kemudian hari,” tutupnya.

Catatan Redaksi

Redaksi selalu menjunjung tinggi asas keberimbangan dan keterbukaan informasi dalam setiap pemberitaan. Apabila terdapat pihak-pihak terkait yang ingin memberikan klarifikasi, hak jawab, maupun tambahan keterangan atas informasi yang telah diterbitkan, redaksi terbuka untuk menerima dan memuatnya sesuai ketentuan jurnalistik yang berlaku demi menjaga keutuhan, objektivitas, dan akurasi informasi kepada publik.

 

 

Laporan: Alek Marzen

Berita Terkait

Dengan Bismillahirrahmanirrahim, Riki Dermawan Mohon Doa dan Dukungan, Siap Mengemban Amanah untuk Raja Bejamu
Salurkan Aspirasi Masyarakat, LPM Bagan Punak Meranti Serahkan Proposal Bantuan Tong Air 1.000 Liter ke Dinas Perkim Rohil
Waka Polres Rohil Tegaskan Santri Mitra Strategis Polri Jaga Persatuan Bangsa
Simpang Nella Digerebek, Polres Rohil Tangkap Bandar Wanita Bawa Sabu
Camat Bangko Turun ke Lokasi, Tinjau Banjir dan Pastikan Kondisi Warga
2 Pengedar, 38,9 Gram Sabu, Rp7,1 Juta Disita di Melayu Besar
75 Tahun Humas Polri, Polres Rohil Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Iman
Polsek Kubu Ringkus 4 Pengedar Sabu, 103,19 Gram Diamankan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Dengan Bismillahirrahmanirrahim, Riki Dermawan Mohon Doa dan Dukungan, Siap Mengemban Amanah untuk Raja Bejamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Waka Polres Rohil Tegaskan Santri Mitra Strategis Polri Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Simpang Nella Digerebek, Polres Rohil Tangkap Bandar Wanita Bawa Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Camat Bangko Turun ke Lokasi, Tinjau Banjir dan Pastikan Kondisi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:09 WIB

2 Pengedar, 38,9 Gram Sabu, Rp7,1 Juta Disita di Melayu Besar

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:52 WIB

75 Tahun Humas Polri, Polres Rohil Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Iman

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Polsek Kubu Ringkus 4 Pengedar Sabu, 103,19 Gram Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Aset Pemda Rohil Mangkrak, Eks Pos Lantas Batu Enam Bagansiapiapi Jadi Sorotan

Berita Terbaru

PEKANBARU

Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 16:37 WIB