Ketua AMR Jakarta Soroti Dugaan Penyimpangan DLH Rohil: Aparat Penegak Hukum Harus Turun Tangan

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:38 WIB

5079 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, baranewsriau.com – Ketua Umum Aliansi Mahasiswa Riau Jakarta (AMRJ), Rahmat Pratama, menyoroti dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir yang diduga berkaitan dengan data tenaga kebersihan serta pengelolaan dana lembur. Jum’at (6/03/2026).

Sorotan tersebut muncul setelah AMRJ menerima berbagai informasi dari masyarakat serta sejumlah pekerja kebersihan yang mempertanyakan pengelolaan anggaran di dinas tersebut.

Rahmat Pratama menilai bahwa dugaan persoalan ini perlu mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum, khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar dilakukan penelusuran secara transparan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melihat ada sejumlah kejanggalan yang perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik. Jika memang tidak ada masalah, tentu hal ini harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan yang transparan,” ujar Rahmat Pratama dalam keterangannya di Jakarta.

Salah satu hal yang menjadi perhatian AMRJ adalah dugaan ketidaksesuaian antara jumlah tenaga kebersihan yang tercatat dalam administrasi dengan kondisi kebersihan di lapangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah tenaga kebersihan yang tercatat dalam data Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir disebut-sebut mencapai sekitar 4.600 orang.

Namun kondisi kebersihan di sejumlah wilayah masih menunjukkan persoalan yang cukup serius. Beberapa kawasan bahkan masih mengalami penumpukan sampah yang cukup memprihatinkan.

Baca Juga :  Awasi WNA,Babinsa Koramil 04/Kubu Patroli Pelabuhan.

Di antaranya kawasan Pasar Lama (Pajak Lama) Bagan Batu serta beberapa titik lain yang dinilai belum mencerminkan keberadaan ribuan tenaga kebersihan sebagaimana tercatat dalam data administrasi.

Menurut Rahmat Pratama, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai akurasi data serta efektivitas pengelolaan tenaga kebersihan di daerah tersebut.

“Jika jumlah tenaga kebersihan benar mencapai ribuan orang, seharusnya kondisi kebersihan di lapangan jauh lebih baik. Hal ini menimbulkan pertanyaan publik yang wajar mengenai kesesuaian data yang ada,” katanya.

Selain persoalan data tenaga kebersihan, AMRJ juga menyoroti dugaan persoalan terkait pembayaran dana lembur bagi tenaga kebersihan.

Beberapa tenaga kebersihan di Kabupaten Rokan Hilir disebut mengaku tidak pernah menerima dana lembur selama beberapa tahun terakhir, meskipun dalam dokumen anggaran daerah disebutkan adanya alokasi untuk pembayaran lembur tersebut.

Informasi tersebut, menurut Rahmat Pratama, perlu diklarifikasi secara terbuka oleh pihak terkait agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

“Jika memang ada alokasi anggaran lembur setiap tahun, maka publik tentu berhak mengetahui bagaimana mekanisme penyalurannya dan apakah dana tersebut benar-benar diterima oleh para pekerja di lapangan,” jelasnya.

Rahmat Pratama menegaskan bahwa pengelolaan anggaran publik harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan prinsip penting dalam tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga :  Dari Palika, Ruspianto Tiupkan Spirit Baru Pendidikan Rokan Hilir di HUT PGRI ke-80

“Anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat. Karena itu, masyarakat berhak mengetahui bagaimana anggaran tersebut dikelola dan digunakan,” tegas Rahmat.

Atas berbagai informasi dan temuan awal tersebut, AMRJ mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penelusuran dan pemeriksaan secara objektif terhadap pengelolaan anggaran di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir.

Rahmat Pratama menilai langkah tersebut penting untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaan keuangan negara.

“Kami berharap aparat penegak hukum dapat menelusuri persoalan ini secara profesional. Jika memang tidak ada penyimpangan, tentu hal itu akan memberikan kepastian kepada publik. Namun jika ditemukan pelanggaran hukum, maka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, Aliansi Mahasiswa Riau Jakarta menyatakan akan terus mengawal isu tersebut agar pengelolaan pemerintahan di daerah berjalan secara bersih dan transparan.

Rahmat Pratama menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan demi kepentingan masyarakat.

“Mahasiswa tidak boleh diam ketika ada persoalan yang berpotensi merugikan kepentingan publik. Kami akan terus mengawal isu ini agar pengelolaan anggaran negara benar-benar digunakan untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

 

Sumber: Ketua AMR Jakarta, Rahmat Pratama

(Ros.H)

Berita Terkait

JELANG BAKAR TONGKANG 29 JUNI–1 JULI 2026, PUPR ROHIL KEBUT PENGASPALAN JALAN PERNIAGAAN
Polda Riau Segarkan Organisasi, Sejumlah Pejabat Polres Rohil Dapat Penugasan Baru.
Polsek Kubu Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Di Sungai Lilin, Jaga Ketahanan Pangan.
I alias M Bin R Diduga Pelaku Perambah Kawasan Hutan Mangrove Di Sungai Daun Kecamatan Palika.
Satreskrim Polres Rohil Ungkap Kasus Peramabahan Kawasan Hutan Mangrove.
Polres Rohil Ungkap Kasus Pencurian Hiolo Kelenteng, Tiga Kawanan Pelaku Diamankan.
Polres Rohil Terima Puluhan Karangan Bunga , Apresiasi Warga Tionghoa Atas Keberhasilan Ungkap Kasus Pencurian Hiolo
Dua Pria Diamankan Polsek Kubu Saat Transaksi Narkoba, Serta Sita BB 4,07 Gram Sabu.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:04 WIB

Alarm Super El Nino Berbunyi: Bupati Asmar Turun ke Mapolres Cek Kesiapan Karhutla, Libatkan Tokoh Adat Sampai Babinsa

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:08 WIB

Presiden RI Salurkan Sapi Kurban 903 Kg ke Meranti, Bupati Asmar Serahkan ke Masjid Ar-Rahmah

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:26 WIB

Polres Meranti Sosialisasikan KUHAP 2025 untuk Perkuat Koordinasi dengan PPNS

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:52 WIB

13 Sekolah Binaan Disdik Riau di Meranti Susun KSP Terintegrasi P4GN dan PAK

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:10 WIB

Korwil BGN Kepulauan Meranti Apresiasi Aksi Berbagi Peralatan Sekolah di TK Pelita Hati Nipah Sendanu

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:51 WIB

LAMR Kepulauan Meranti Laksanakan Survei Awal Peninjauan Kearifan Lokal

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:02 WIB

SUKSESKAN RIAU HIJAU, TOKOH PULAU MERBAU DUKUNG KAPOLDA RIAU TUTUP PANGLONG ARANG ILEGAL

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:12 WIB

10 KADES SILATURAHMI KE LAMR MERANTI, SEPAKAT JAGA TUAH LINDUNGI MARWAH 

Berita Terbaru