Panipahan–Rokan Hilir, baranewsriau.com – Situasi di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), kembali memanas. Untuk keempat kalinya, aksi massa pecah pada Minggu (12/04/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di kawasan Simpang Migrasi, Kepenghuluan Panipahan.
Aksi ini dipicu oleh keresahan warga terhadap dugaan peredaran narkoba yang dinilai belum tertangani secara tuntas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Masyarakat menyebut, laporan terkait dugaan aktivitas bandar narkoba di wilayah tersebut sebelumnya telah disampaikan, namun hingga kini belum menunjukkan hasil penindakan yang dianggap memuaskan.
Dalam aksi tersebut, massa mendatangi sebuah rumah yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika milik seorang berinisial Hs.
Di lokasi, warga mengaku menemukan sejumlah barang yang diduga terkait, seperti plastik pembungkus mencurigakan serta alat hisap (bong/kaca).
Kondisi di lapangan sempat tidak terkendali. Massa yang terus bertambah membuat aparat gabungan dari Brimob, Polres Rokan Hilir, serta jajaran Polsek setempat kewalahan meredam situasi. Akibatnya, bangunan yang diduga menjadi lokasi aktivitas tersebut mengalami kerusakan, bahkan sejumlah fasilitas dilaporkan dirusak dan dibakar massa.
Aksi berakhir tanpa adanya penyelesaian konkret di tempat kejadian, sementara emosi warga masih tinggi.
Sorotan tajam kini mengarah kepada jajaran kepolisian sektor setempat. Kapolsek Panipahan dinilai perlu mengambil langkah lebih tegas, cepat, dan terukur dalam merespons laporan masyarakat, guna mencegah eskalasi yang terus berulang.
Sejumlah warga menilai, jika penanganan sejak awal dilakukan secara maksimal dan transparan, potensi aksi massa berulang seperti ini dapat diminimalisir.
Mereka berharap Kapolsek tidak hanya bersifat reaktif saat situasi memanas, tetapi juga proaktif dalam melakukan penindakan dan pencegahan.
Saat dikonfirmasi, pihak kepolisian melalui Kasat Narkoba Polres Rokan Hilir menyebut bahwa lokasi tersebut diduga kerap digunakan sebagai tempat aktivitas terkait narkoba.
Ia menegaskan bahwa barang bukti yang ditemukan akan segera ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Di sisi lain, pengamat kebijakan publik mengingatkan agar aparat penegak hukum tetap berhati-hati dalam mengambil langkah, termasuk dalam menyikapi dinamika aksi massa, guna menghindari potensi konflik lanjutan.
Masyarakat Panipahan berharap adanya tindakan nyata dan berkelanjutan dari aparat, khususnya Kapolsek setempat, dalam memberantas dugaan peredaran narkoba, demi memulihkan rasa aman dan ketertiban di lingkungan mereka.
Sumber: Ibrahim





















































