Sabak Auh Siak, baranewsriau.com – Kepedulian terhadap anggota yang gugur dalam tugas ditunjukkan langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., dengan mendatangi rumah duka almarhum Muharmizan, personel Manggala Agni yang wafat saat menjalankan tugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Jumat (3/04/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di kediaman almarhum di Jalan Panglima Rumpin, Kampung Rempak, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak. Kehadiran Kapolda bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Riau disambut haru oleh keluarga, unsur pemerintah, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam suasana duka, Kapolda Riau menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum yang meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.
“Kami dari Polda Riau turut berduka cita yang mendalam atas gugurnya almarhum dalam tugas. Beliau adalah pahlawan lingkungan, yang selama ini berada di garis depan dalam upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan demi melindungi masyarakat dan alam. Ini adalah bentuk pengabdian yang luar biasa, ”ujar Kapolda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai bentuk kepedulian, Kapolda Riau juga menyerahkan santunan kepada keluarga almarhum.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Polda Riau, unsur pemerintah daerah, serta pihak terkait, di antaranya Kepala Daops Manggala Agni Sumatra VI/Siak, Ihsan Abdillah, Camat Sabak Auh Sugiati, Kapolsek Sabak Auh Ipda Masri Nalzon, serta para penghulu kampung dan tokoh masyarakat.
Kepala Daops Manggala Agni Sumatra VI/Siak, Ihsan Abdillah, menyampaikan bahwa almarhum merupakan sosok personel yang memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas.
“Almarhum adalah personel yang tangguh dan penuh tanggung jawab. Ia telah banyak berkontribusi dalam penanganan karhutla. Kami kehilangan sosok terbaik, namun bangga atas pengabdian beliau sebagai pejuang di garis depan, ”ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Sabak Auh, Ipda Masri Nalzon, S.E., menegaskan bahwa pengorbanan almarhum menjadi pengingat bagi semua pihak akan besarnya risiko dalam tugas kemanusiaan.
“Apa yang dilakukan almarhum adalah bentuk pengabdian yang luar biasa. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap keselamatan para petugas di lapangan, serta meningkatkan kesadaran bersama dalam mencegah karhutla, ”ujarnya.
Camat Sabak Auh, Sugiati, turut mengapresiasi kehadiran Kapolda Riau beserta rombongan yang dinilai membawa dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Kehadiran Bapak Kapolda menjadi bentuk perhatian nyata bagi masyarakat kami, khususnya keluarga almarhum. Ini sangat berarti dan menjadi bukti bahwa negara hadir di tengah duka masyarakat, ”katanya.
Hal senada disampaikan Penghulu Kampung Rempak, Syafri Kholis.
Ia menyebut perhatian dari Kapolda, Kapolres Siak, serta unsur UPIKA Sabak Auh menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap korban dan keluarga.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian semua pihak, khususnya Kapolda Riau dan jajaran. Ini menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan dan juga masyarakat, ”ungkapnya.
Kepergian almarhum Muharmizan tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menjadi kehilangan besar bagi upaya perlindungan lingkungan di Provinsi Riau.
Namun demikian, pengabdiannya dalam menjaga Bumi Lancang Kuning dari ancaman Karhutla akan selalu dikenang. Ia gugur sebagai pejuang, dan akan terus diingat sebagai pahlawan lingkungan.
(Ibrahim)





















































