Oknum TNI dan Bigbos Ilegal Loging (Ipat) Lakukan Penyekatan Brutal Kepada Anggota Sendiri

SRI IMELDA

- Redaktur

Kamis, 21 Desember 2023 - 23:55 WIB

50620 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, Baranewsriau.com – Diduga penyekatan warga desa tanah merah secara brutal yang di lakukan oleh oknum anggota TNI Inisial NND dan Bigbos Ilegaloging Ipat, menyalahi prosedur dan melawan hukum

Telah terjadi tindak pidana Penyekapan dan penahanan di dalam gudang kayu Olahan hasil Ilegal loging di rawa bening,

Menurut korban inisial YS yang merupakan warga desa tanah merah kecamatan siak hulu Kabupaten Kampar, ia selaku supir lansir kayu pecahan yang diduga hasil penebangan hutan lindung atau penampung hasil ilegal panggil saja Ipat bos, ia kecewa dan tertekan mental atas prilaku yang di lakukan bos tempat dia sendiri bekerja dan kawanannya oknum TNI inisial NND, selain di pres dengan pukulan oleh oknum TNI NND, korban juga kecewa atas prilakuan bigbos ilegal loging panggil saja Ipat nama akrabnya yang ikut serta bersama sama melakukan penyekapan dan merampas hak milik anggota dia sendiri berupa Henpone milik inisial YS selaku buruh supir mobil milik Ipat tersebut, sehingga sang istri menghempiaskan tangisannya di depan wartawan (tim) dengan penuh kesal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyekatan terjadi diperkirakan pada akhir bulan Nopember 2023, ucap istri korban inisial R, sekira pukul 20.00 wib malam di rumahnya.

Baca Juga :  LKS Ilegal Kembali Beredar, Dinas Pendidikan Pekanbaru Dinilai Kurang Serius

Istrinya sedikit ceritakan persoalan saat mobil truk pelansir kayu ilegaloging milik bigbos bernama Ipat di rampas oleh 5 orang colektor yang tidak di kenal korban, dengan alasan dirinya di hampiri oleh 5 orang mengaku Colektor

Sudah jatu ditipa tangga lagi, begitulah nasib yang dialami oleh buruh supir inisial YS tersebut dengan menghidupi 4 anak anak dan istrinya, ia juga meneteskan air mata di depan wartawan muaramars.com (tim), seroya berkata ” Toh selain dirinya di sekap dan dipres, YS mengaku bahwa bigbos dan pengawalnya dari oknum TNI inisial NND tersebut juga menelantarkan korban yang berkedok supir tersebut tampa di beri makan, lebih kurang 4 hari, ucap koraban YS

Dan istrinya mendatangi gudang Ipat ( Bigbos ) Kayu Ilegal loging tersebut, ahirnya korban selamat namun telpone seluler miliknya ditahan, dan makan atas belas kasihan oleh orang gudang kayu olahan milik Ipat, karena rekanannya kasihan, gaji diduga hasil ia bekerja di gudang di duga Ilegal loging tersebut yang juga makan gaji dan membelikan nasi bungkus untuk korban penyakapan saat itu, sementara anak dan istri korban cemas dan kwatir akibat suami selama 4 hari tidak ada kabar berita dan pulang kerumah,

Baca Juga :  Dirlantas Polda Riau dan Instansi Terkait Gelar Ramp Check di Terminal AKAP Patung Sekaki, Pastikan Keselamatan Penumpang

Setelah sang suami pulang dari penyekapan tangan Oknum TNI inisial NND dan bigbos Ilegal loging Ipat nama akrabnya merupakan Mapia ilegal, baru istri dapat kabar dari suaminya, bahwa dirinya di sekap di gudang kayu olahan diduga ilegal milik Haji Ipat

dan kayu yang di tumpukan di gudang berlokasi di rawa bening kota pekanbaru tersebut tersebut juga di gunakan untuk pembuatan konsen pintu rumah dan lain lain,

Korban katakan penyekapan terhadap dirinya di tempat ia bekerja yang di lakukan oleh NND Oknum TNI selaku Pengawal kayu Ilegal Loging milik Haji Ipat,

Saat di konfirmasi bigbos Ilegal Loging bernama Ipat ke no WhatsApp pribadinya No 0852-6599-8xx7, terkait penyekapan di gudang miliknya itu, ipat membenarkan itu ada dan itu sudah lama kejadiannya pak jelas ipat kepada tim wartawan. saat di tanyakan atas oknum TNI inisial NND yang mengawal kayu pecahan ia punya tersebut, ipat katakan sudah saya keluarkan pak, dia bukan kita pakai lagi jelas Haji Ipat ( Bos ) Gudang kayu olahan diduga Ilegal Loging hasil dari penumbangan kayu hutan lindung, Nauzubillaminzalik (MM)

Bersambung Jilid II

(tim pantang menyerah)

Berita Terkait

KASUS LANSIA TEWAS DIRAMPOK DI RUMBAI JADI ATENSI POLDA RIAU, PELAKU BAWA KABUR HARTA KORBAN
URUS NIE BPOM CUMA RP20 RIBU SETAHUN, BBPOM PEKANBARU GRATISKAN UJI LAB RP15 JUTA UNTUK UMKM
Kombes Jeki: Pembangunan Budiman Swalayan Harus Sejalan Keselamatan Berlalu Lintas 
I Dewa Gede Wirajana Resmi Jadi Kajati Riau, Ini Pesan Jaksa Agung 
ANTISIPASI EL NINO 2026, POLDA RIAU & FORKOPIMDA PERKUAT SINERGI CEGAH KARHUTLA
Semangat Kolaborasi: Polda Riau dan Pemprov Gelar Apel Satgas Anti Narkoba, IBU-IBU Panipahan Diangkat Jadi Duta
MONITORING WFH, Kanwil Ditjenpas Riau Pastikan Kinerja Pegawai Tetap Optimal dan Terukur 
Kelurahan Rintis Jadi Lokasi Penilaian Lomba “AKU HATINYA PKK” Bukti Semangat Perempuan Bangun Lingkungan 

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 11:23 WIB

ABDI 39 TAHUN, KETUA RT TELUK MERANTI DAPAT APRESIASI KAPOLSEK

Minggu, 26 April 2026 - 12:53 WIB

Kebut Jembatan Presisi! Polsek Teluk Meranti Bahu-membahu Bersama Warga Bangun Akses Pangkalan Terap

Sabtu, 25 April 2026 - 03:04 WIB

Pengecekan Jalur Lintas Timur KM 83, Ditlantas Polda Riau Pastikan Keamanan Pengguna Jalan

Senin, 20 April 2026 - 18:54 WIB

Kapolsek Teluk Meranti: Pembangunan Jembatan Merah Putih Dimulai, Akses Jalan Sementara Disiapkan Warga dan Polri 

Minggu, 19 April 2026 - 14:28 WIB

Doa Bersama Tandai Dimulainya Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Teluk Meranti

Sabtu, 18 April 2026 - 11:35 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Apresiasi,  Menyusuri Sungai Kampar, Material Jembatan Tiba di Desa Pangkalan Terap

Kamis, 16 April 2026 - 12:18 WIB

Polsek Teluk Meranti Pelalawan, Patroli Gabungan Antisipasi Karhutla 

Kamis, 16 April 2026 - 11:43 WIB

Polsek Teluk Meranti Pelalawan, Patroli Gabungan Antisipasi Karhutla 

Berita Terbaru