Tualang-Siak-Riau, baranewsriau.com – Kepolisian Sektor Tualang menyelidiki laporan hilangnya dana Rp.34 juta dari rekening seorang nasabah Bank Riau Kepri Syariah (BRKS), setelah korban mengaku tidak pernah melakukan transaksi. Laporan tercatat dalam Surat Keterangan Nomor SK 03/2/1.11/2026 Reskrim. Senin (27/04/2026).
Nasabah Mardiah, S.Pd., pensiunan PNS di Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, mengaku mengetahui saldo rekeningnya kosong saat akan menarik uang Rp2 juta di ATM Kilometer 5 Perawang, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
“Saya tidak pernah melakukan transfer apa pun. Tiba-tiba uang saya sudah tidak ada,” ujar Mardiah, Senin (27/04/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Klarifikasi Bank
Dalam surat tertanggal 9 Maret 2026, BRKS Syariah Tualang menyatakan dana telah ditransfer melalui layanan BRKS Mobile ke rekening bank lain dengan status berhasil. Sistem bank mengidentifikasi perangkat yang digunakan adalah ponsel Android tipe Oppo CPH269.
Menanggapi hal itu, Mardiah menegaskan tidak pernah melakukan transaksi melalui perangkat tersebut. Ia menduga ada akses dari perangkat lain yang tidak dikenali.
Langkah Hukum
Pendamping kuasa hukum korban, Kanasuri SP, S.H., M.H., menyatakan pihaknya mempertanyakan sistem keamanan bank.
“Kami meminta ada audit forensik digital independen untuk memastikan objektivitas penelusuran,” ujarnya.
Mardiah telah melapor ke Polsek Tualang dan berencana mengadukan kasus ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Ombudsman RI untuk mendorong penyelidikan transparan.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak Bank Riau Kepri Syariah Tualang untuk mendapatkan hak jawab resmi terkait kronologi dan sistem pengamanan transaksi digital. Pihak bank belum memberikan keterangan tambahan selain surat klarifikasi 9 Maret 2026.
Sumber: Ibrahim
Editor: Ros.H





















































