HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

URUS NIE BPOM CUMA RP20 RIBU SETAHUN, BBPOM PEKANBARU GRATISKAN UJI LAB RP15 JUTA UNTUK UMKM

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:35 WIB

50205 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AlexSander: Target 2026 semua pangan olahan digerai oleh-oleh Riau wajib berizin BPOM, bisa tembus ekspor

PEKANBARU- baranewsriau.com / Balai Besar POM di Pekanbaru buka-bukaan soal biaya urus Nomor Izin Edar (NIE) pangan olahan. Kepala BBPOM Pekanbaru Alex Sander menegaskan, UMKM hanya keluar uang Rp100 ribu-Rp300 ribu per produk untuk 5 tahun, atau Rp20 ribu–Rp60 ribu per tahun. Jumat (1/05/2026).“Pelaku usaha sepanjang kepengurusan hanya akan mengeluarkan biaya untuk keperluan registrasi produk saja, kisaran Rp100.000 sampai Rp300.000 per produk dan ini berlaku selama 5 tahun. Kalau kita bagi pertahun hanya sekitar Rp20.000–Rp60.000 setahun,” ujar Alex Sander saat dikonfirmasi, Jumat (1/5/2026).

Biaya itu bahkan belum dipotong diskon 50% yang diberikan BPOM untuk UMK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang paling meringankan, uji laboratorium produk yang normalnya menelan biaya Rp10 juta–Rp15 juta sesuai PP PNBP, digratiskan total oleh BBPOM Pekanbaru untuk 2–3 produk per UMKM.

“Produk mereka akan dibeli seharga harga jualnya di retail. Pelaku usaha sudah sangat diringankan dari biaya pengujian sebanyak Rp10 juta sampai Rp15 juta,” tegasnya.

Baca Juga :  Lapas llA Pekanbaru Terus Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Panen Ratusan Butir Telur Ayam Tiap Hari

Tak hanya gratis uji lab, BBPOM Pekanbaru juga turun langsung ke lokasi produksi UMKM tanpa pungut biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi petugas.

“Kami memiliki budaya NO GRATIFIKASI. Pendampingan langsung ke sarana produksi UMK gratis. Pelaku usaha tidak dipungut sepeserpun,” kata Alex.Petugas sertifikasi juga siap membantu UMKM yang gagap teknologi (atau kurang mengerti dengan cara mengisi daftar di seluler ataupun di komputer) untuk menyusun dokumen registrasi.

“Pelaku usaha yang tidak melek dengan teknologi tidak perlu khawatir, ada petugas yang akan membantu pembuatan dokumen,” ujarnya.

Target BBPOM Pekanbaru tahun 2026, seluruh pangan olahan yang dijual di gerai oleh-oleh, supermarket, hingga swalayan di Riau wajib mengantongi izin edar, baik SPP-IRT maupun BPOM RI MD/ML.

Tujuannya untuk menjamin keamanan, mutu, dan gizi bagi konsumen sekaligus mendorong produk UMK lokal bersaing secara nasional dan internasional.

Baca Juga :  Lauching Perdana Warunk Nusantara Riau Bantu UMKM

Alex Sander menyebut NIE adalah “paspor” produk UMKM.

Dengan sertifikat izin produksi dan hasil uji lab, produk bisa masuk Indomaret, Alfamart, Mal, hingga ekspor.

“Izin edar BPOM adalah hal mutlak yang dipersyaratkan pemilik gerai/supermarket/swalayan. Dengan memiliki nomor izin edar akan memberikan ketenangan baik bagi UMK sendiri maupun pemilik gerai karena produk yang dijual sudah terjamin,” jelasnya.

Ia menambahkan, NIE menjadi garansi bagi buyer luar negeri.

“Nomor izin edar adalah satu garansi yang dapat diberikan kepada buyer luar negeri,” tutup Alex.

Sebelumnya, BBPOM Pekanbaru bersama Direktorat Registrasi Pangan Olahan BPOM RI menggelar Coaching dan Desk Registrasi pada 28–29 April 2026 di Aula BBPOM Pekanbaru.

Kegiatan diikuti 20 UMKM dari Pekanbaru, Kampar, Siak, dan Pelalawan, serta berhasil menerbitkan 30 NIE pangan olahan dan 2 Izin CPPOB.

 

Sumber: Konfirmasi langsung Kepala BBPOM di Pekanbaru Alex Sander

Reporter: Ibrahim

Editor: Ros.Hutagaol

Berita Terkait

Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Umri Kukuhkan 1.351 Lulusan, Rika Gunawan Raih Summa Cumlaude IPK 3.97
Wakil Rakyat Cekik Wakil Rakyat: Aksi Memalukan Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Jadi Tontonan Publik
Ditreskrimsus Polda Riau Bongkar Dugaan Gudang Bio Solar Ilegal di Tenayan Raya
Viral Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi PI SPRH Rp64 Miliar
Residivis Narkoba di Pekanbaru Kota Ditangkap Polda Riau, 2,14 Gram Sabu Disita
Cari Titik Temu Sengketa 8 Hektare Meranti Pandak, Warga Dialog dengan Kapolresta
Wujudkan Polri Humanis, Wakapolda Riau Gelar Minggu Kasih di GPIB Immanue

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Dengan Bismillahirrahmanirrahim, Riki Dermawan Mohon Doa dan Dukungan, Siap Mengemban Amanah untuk Raja Bejamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Waka Polres Rohil Tegaskan Santri Mitra Strategis Polri Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Simpang Nella Digerebek, Polres Rohil Tangkap Bandar Wanita Bawa Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Camat Bangko Turun ke Lokasi, Tinjau Banjir dan Pastikan Kondisi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:09 WIB

2 Pengedar, 38,9 Gram Sabu, Rp7,1 Juta Disita di Melayu Besar

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:52 WIB

75 Tahun Humas Polri, Polres Rohil Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Iman

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Polsek Kubu Ringkus 4 Pengedar Sabu, 103,19 Gram Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Aset Pemda Rohil Mangkrak, Eks Pos Lantas Batu Enam Bagansiapiapi Jadi Sorotan

Berita Terbaru

PEKANBARU

Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 16:37 WIB