HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Tokoh Masyarakat Sungai Besar Apresiasi Komisi A DPRD Rohil, Penetapan Tapal Batas Ditunda dan Akan Dikaji Ulang

ALEK MARZEN

- Redaktur

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:38 WIB

50134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAGANSIAPIAPI, BARANEWSRIAU.com | Tokoh masyarakat Kepenghuluan Sungai Besar, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Saparudin, menyampaikan apresiasi kepada Komisi A DPRD Rohil atas keputusan menunda penetapan tapal batas antara Kepenghuluan Sungai Besar dan Suak Air Hitam.

Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang rapat paripurna Kantor DPRD Rokan Hilir, Senin (25/5/2026), dipimpin langsung Ketua Komisi A DPRD Rohil Raly Anugrah Harahap bersama sejumlah anggota DPRD Rohil, di antaranya Sutiyo Pramono, Herkoni dan lainnya.

RDP tersebut turut dihadiri Camat Pekaitan Agus Winawan yang juga menjabat sebagai Pjs Penghulu Suak Air Hitam, Penghulu Sungai Besar Antok Sutomo, Asisten I Setdakab Rohil Rahmatul Zamri, Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Robby Kurniawan, tokoh masyarakat serta puluhan warga setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saparudin yang akrab disapa Udin mengatakan, hasil rapat menyepakati bahwa proses penetapan tapal batas akan dikaji ulang dan dimulai kembali dari tahap awal.

“Terima kasih kepada Ketua Komisi A DPRD Rohil beserta anggota, Asisten I dan Kabag Tapem yang telah memfasilitasi RDP terkait persoalan tapal batas antara Sungai Besar dan Suak Air Hitam,” ujar Udin, Rabu (27/5/2026).

Baca Juga :  Antisipasi Penyebaran PMK,Personil Koramil 04/Kubu Cek Ternak Warga.

Ia menjelaskan, proses peninjauan ulang nantinya akan melibatkan tim tapal batas desa bersama pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya dengan melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

Menurut Udin, langkah tersebut dinilai penting agar penetapan batas wilayah benar-benar berdasarkan fakta di lapangan serta tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

Sebelumnya Dipersoalkan Warga

Sebelumnya, persoalan tapal batas antara Sungai Besar dan Suak Air Hitam sempat menjadi sorotan masyarakat.

Warga Sungai Besar mendesak Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) turun langsung ke lokasi sebelum menetapkan batas wilayah secara resmi.

Masyarakat menilai pembahasan sebelumnya dilakukan tanpa verifikasi lapangan dan tidak melibatkan tim tapal batas yang telah dibentuk.

Udin, yang juga mantan Datuk Penghulu Sungai Besar periode 2008–2017 sekaligus Ketua Tim Tapal Batas berdasarkan SK tahun 2020, mengaku tidak dilibatkan dalam rapat pembahasan yang digelar pada awal Mei lalu.

Baca Juga :  Hindari Penyebaran PMK, Babinsa Koramil 04/Kubu Cek Ternak Warga.

“Pembahasan tanpa turun langsung ke lokasi jelas tidak bisa diterima. Ini menyangkut hak wilayah dan masyarakat, jadi harus berdasarkan fakta di lapangan,”tegasnya saat itu.

Ia menyebut objek sengketa berada di kawasan sepanjang sekitar 4.000 x 1.500 meter dari titik nol Parit Arang dan membentang mengikuti aliran sungai hingga kurang lebih 4 kilometer.

Menurutnya, kawasan tersebut merupakan bagian wilayah Kepenghuluan Sungai Besar dan menyangkut kepentingan sekitar 261 kepala keluarga yang berpotensi terdampak, terutama terkait administrasi lahan dan legalitas dokumen kepemilikan tanah.

Sejumlah lahan di kawasan tersebut juga diketahui telah memiliki dokumen resmi berupa surat yang diterbitkan notaris sejak tahun 2010 dan selama ini menjadi dasar kepemilikan masyarakat.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat bersikap objektif, transparan, serta mengedepankan fakta lapangan agar persoalan tapal batas dapat diselesaikan secara adil dan tidak menimbulkan konflik berkepanjangan antarwilayah.

 

 

Laporan: Alek Marzen

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Dengan Bismillahirrahmanirrahim, Riki Dermawan Mohon Doa dan Dukungan, Siap Mengemban Amanah untuk Raja Bejamu
Salurkan Aspirasi Masyarakat, LPM Bagan Punak Meranti Serahkan Proposal Bantuan Tong Air 1.000 Liter ke Dinas Perkim Rohil
Waka Polres Rohil Tegaskan Santri Mitra Strategis Polri Jaga Persatuan Bangsa
Simpang Nella Digerebek, Polres Rohil Tangkap Bandar Wanita Bawa Sabu
Camat Bangko Turun ke Lokasi, Tinjau Banjir dan Pastikan Kondisi Warga
2 Pengedar, 38,9 Gram Sabu, Rp7,1 Juta Disita di Melayu Besar
75 Tahun Humas Polri, Polres Rohil Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Iman
Polsek Kubu Ringkus 4 Pengedar Sabu, 103,19 Gram Diamankan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Dengan Bismillahirrahmanirrahim, Riki Dermawan Mohon Doa dan Dukungan, Siap Mengemban Amanah untuk Raja Bejamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Waka Polres Rohil Tegaskan Santri Mitra Strategis Polri Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Simpang Nella Digerebek, Polres Rohil Tangkap Bandar Wanita Bawa Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Camat Bangko Turun ke Lokasi, Tinjau Banjir dan Pastikan Kondisi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:09 WIB

2 Pengedar, 38,9 Gram Sabu, Rp7,1 Juta Disita di Melayu Besar

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:52 WIB

75 Tahun Humas Polri, Polres Rohil Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Iman

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Polsek Kubu Ringkus 4 Pengedar Sabu, 103,19 Gram Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Aset Pemda Rohil Mangkrak, Eks Pos Lantas Batu Enam Bagansiapiapi Jadi Sorotan

Berita Terbaru

PEKANBARU

Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 16:37 WIB