
Rohil BaraNews.Com,–‐— – Sebagai langkah nyata mengawal program ketahanan pangan nasional, Kepolisian Sektor (Polsek) Kubu kembali melaksanakan kegiatan pemantauan dan pengecekan rencana lokasi lahan pertanian tanaman jagung untuk Kuartal II Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (25/5/2026), sekira pukul 08.50 WIB, di wilayah hukum Polsek Kubu, Kabupaten Rokan Hilir.
Pengecekan berfokus pada lahan pertanian yang berlokasi di Jalan Datuk Kabir RT 008 RW 004, Dusun Makmur, Kepulauan Sungai Majo, Kecamatan Kubu Babussalam.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Kepulauan Sungai Majo, Aipda Jo Siallagan, dan berlangsung secara partisipatif bersama pengelola lahan serta unsur masyarakat. Turut hadir dalam pengecekan tersebut adalah pengelola lahan/petani, Jefri Susanto, dan perangkat wilayah setempat, Ucok.
Dalam pantauan di lapangan, diketahui bahwa jenis tanaman yang dikembangkan di lokasi ini adalah jagung pipil. Kondisi tanaman saat ini berada dalam masa perawatan intensif dan sudah memasuki fase pembuahan. Hasil pemeriksaan menunjukkan pertumbuhan tanaman sangat baik, sehat, dan memberikan harapan hasil panen yang melimpah nantinya.
Kapolsek Kubu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan kepolisian untuk mendukung ketersediaan pangan di daerah. Pemantauan rutin dilakukan untuk memastikan proses pertanian berjalan lancar, aman, dan sesuai target, serta menjadi pendampingan bagi para petani dari masa tanam hingga panen.
“Kami hadir untuk memastikan lahan strategis ketahanan pangan ini berkembang dengan baik. Saat ini kondisi tanaman sudah berbuah dan tumbuh sangat memuaskan. Kami akan terus memantau perkembangannya hingga panen tiba agar hasilnya maksimal dan aman dari gangguan apa pun,” ujar Kapolsek Kubu.
Selama kegiatan berlangsung, suasana di lokasi lahan dan sekitarnya terpantau aman, tertib, dan kondusif. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan tanaman akan terus dilaporkan secara berkala sebagai bentuk akuntabilitas dan pengawalan ketat program strategis pemerintah ini.





















































