Aliansi Mahasiswa Pemerhati Kebijakan Publik (AMPKP), Skandal Dugaan Kelalaian Medis di RSUP M. Djamil : Negara Tidak Boleh Diam

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Minggu, 19 April 2026 - 23:57 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, baranewsriau.com – Aliansi Mahasiswa Pemerhati Kebijakan Publik (AMPKP) secara tegas mendesak Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk segera turun tangan dan mengambil langkah luar biasa atas dugaan kelalaian medis di RSUP M. Djamil Padang yang berujung pada meninggalnya pasien bernama Alceo, anak dari Bapak Doris Flantika dan Ibu Nuri Khairma. Minggu (19/04/2026).

Peristiwa ini bukan sekadar insiden biasa, melainkan alarm keras atas potensi krisis dalam sistem pelayanan kesehatan publik di Indonesia.

Jika benar terjadi kelalaian, maka ini adalah bentuk kegagalan serius dalam menjaga keselamatan pasien—yang seharusnya menjadi prioritas utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum AMPKP, M. Ikbal, menegaskan bahwa negara tidak boleh menunjukkan sikap lamban apalagi abai terhadap kasus yang menyangkut nyawa manusia.

Baca Juga :  FORUM MAHASISWA ROKAN HILIR JAKARTA Ucapan Selamat atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir, H. Bustamam & Jhony Charles Periode 2025-2030

“Ini bukan sekadar kasus medis—ini menyangkut nyawa warga negara. Jika negara diam, maka publik berhak mempertanyakan keberpihakan pemerintah terhadap keselamatan rakyatnya.”

AMPKP menilai bahwa respons cepat, transparan, dan tegas dari pemerintah pusat adalah kunci untuk mencegah hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan nasional.

Kami AMPKP Menuntut 3 hal :

1 Mendesak Kementerian Kesehatan RI membentuk tim investigasi independen dan membuka hasilnya ke publik tanpa kompromi.

2 Mendesak pencopotan Direktur Utama RSUP M. Djamil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan administratif atas dugaan lemahnya pengawasan.

3 Menuntut proses hukum tanpa pandang bulu terhadap oknum tenaga medis yang terbukti lalai.

Baca Juga :  Personel Bidhumas Polda Riau Ikuti Pelatihan SiPenmas di Jakarta

AMPKP menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh berhenti pada klarifikasi administratif semata. Harus ada pertanggungjawaban nyata, baik secara hukum maupun kelembagaan.

“Jangan sampai nyawa anak bangsa hilang tanpa kejelasan. Jika tidak ada tindakan tegas, maka ini akan menjadi preseden buruk bagi dunia kesehatan di Indonesia.”

Sebagai bentuk komitmen, AMPKP menyatakan akan mengawal kasus ini hingga tuntas, termasuk membuka kemungkinan membawa isu ini ke ruang publik yang lebih luas di tingkat nasional.

“Kami tidak akan mundur. Jika perlu, kami akan membawa isu ini ke tingkat nasional agar tidak ada lagi upaya pembiaran atau penutupan fakta.

 

Sumber: Ketum AMPKP, M.Ikbal

Editor: R.H

Berita Terkait

Tegas! Aliansi Relawan Datangi Bareskrim Laporkan Saiful MUJANI atas Tuduhan Makar
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan Hasil Penyelamatan ke Negara
Korupsi: Penyalahgunaan Kekuasaan, Bukan Pencopetan Kantong Negar
DPP AKPERSI Bekukan SK dan Mandat DPD Provinsi Banten, Tegaskan Penataan Organisasi dan Komitmen AD/ART
DPP AKPERSI Bekukan Ketua DPC Kabupaten Bogor, Tegaskan Penegakan Disiplin Organisasi
Hadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang, Presiden Prabowo Dorong Kemitraan Indonesia-Jepang Naik Kelas dan Lebih Cepat
Persatuan Pemuda Indonesia Timur di Jabodetabek: Halalbihalal Bertajuk “Torang Samua Basudara”
DPP AKPERSI Kecam Intimidasi Terhadap Ketua DPC Pekanbaru, Instruksikan Jajaran Tetap Solid

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:45 WIB

Kapolsek Panipahan Laksanakan Cooling Syistem Di Gereja HKBP Pasca aksi Demonstrasi, Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif.

Minggu, 19 April 2026 - 13:03 WIB

Tingkatkan Hubungan Silaturahmi, Babinsa Koramil 04/Kubu Giat Komsos.

Minggu, 19 April 2026 - 11:45 WIB

Polres Rohil Gelar Night Run 2026 Redam Ketegangan Pasca Aksi Unras Dengan Pendekatan Humanis.

Minggu, 19 April 2026 - 11:29 WIB

Perkuat Keamanan Malam Hari, Polri Dan TNI Bersama Unsur Masyarakat Lakukan Patroli Cegah Pekat Hingga Narkoba.

Sabtu, 18 April 2026 - 19:39 WIB

Tim Gabungan TNI-Polri Berhasil Tangkap Terduga Pengedar Sabu Di Panipahan.

Sabtu, 18 April 2026 - 16:24 WIB

Kurun Waktu Seminggu Polsek Kubu Ungkap 3 Kasus Narkoba, Amankan 5 Pelaku

Sabtu, 18 April 2026 - 14:05 WIB

Personil Koramil 04/Kubu Bersama. Polri Dan Upika Gelar Patroli Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 09:54 WIB

Polsek kubu Kembali Berhasil Ringkus Pengdar Sabu.

Berita Terbaru