Program pengabdian mahasiswa fokus pada pencegahan penyakit dan pemanfaatan tanaman obat
MERANTI, baranewsriau.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (UNRI) Desa Teluk Pambang bersinergi dengan Puskesmas Pambang menggelar sosialisasi kesehatan, Senin (13 Juli 2026).
Kegiatan ini mengangkat dua tema utama, yaitu pencegahan diabetes melitus dan edukasi pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk masyarakat.
Dukungan Pemerintah Desa
Acara dibuka oleh Sekretaris Desa Teluk Pambang, Mahardi. Dalam sambutannya ia mengapresiasi program mahasiswa UNRI yang dinilai memberi manfaat nyata bagi warga.
“Kami mendukung penuh kegiatan ini. Semoga ilmu yang diberikan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan memanfaatkan tanaman obat di lingkungan sekitar,” ujar Mahardi.
Ketua Kukerta Berdampak UNRI Desa Teluk Pambang, Yahya Andreansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program sosialisasi TOGA sebelumnya.
“Melalui sinergi dengan Puskesmas, kami ingin masyarakat tidak hanya mengenal TOGA, tetapi juga memahami kaitannya dengan pencegahan diabetes,” kata Yahya.
Materi dari Tenaga Kesehatan Puskesmas
Sesi pertama diisi dr. Andri Wijaya dari Puskesmas Pambang. Ia menyampaikan materi tentang diabetes melitus, mulai dari pengertian, faktor risiko, gejala, komplikasi, hingga upaya pencegahan.
Pencegahan ditekankan melalui pola hidup sehat, menjaga pola makan, aktivitas fisik, dan pemeriksaan kesehatan rutin.
Sesi kedua disampaikan apt. Khairun Nisa, S.Farm. Ia memberikan edukasi tentang jenis-jenis TOGA, cara pengolahan yang tepat, serta penggunaan obat herbal yang bijak sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Antusiasme Warga dan Perangkat Desa
Kegiatan ini dihadiri Aiptu M. Haris selaku Babinkamtibmas Teluk Pambang, Rupiah selaku Ketua BPD, Muhammad Nazir selaku Direktur BUMDesa Gading Emas, para Kepala Dusun, dan ibu-ibu PKK Desa Teluk Pambang.
Peserta aktif mengikuti diskusi dan tanya jawab. Banyak warga bertanya tentang cara mencegah diabetes dan memanfaatkan tanaman obat yang ada di pekarangan.
Sebagai rangkaian penutup, mahasiswa bersama tim Puskesmas meninjau kebun TOGA milik warga. Ini merupakan hasil dari program lomba TOGA yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Harapan Keberlanjutan Program
Yahya berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan dapat terus berlanjut.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata pengabdian mahasiswa. Kami ingin memberikan kontribusi kecil untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Desa Teluk Pambang,” pungkasnya.
Sumber: Mahasiswa KKN UNRI (Nisful Junaidi)
Editor: Rosbinner Hutagaol









































