HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

SF Haryanto, tidak Perlu Takut, Apalagi harus Membantah, sebagai Pelapor Kasus OTT Gubernur Riau, Abdul Wahid

Redaksi

- Redaktur

Jumat, 7 November 2025 - 20:17 WIB

50386 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, Baranewsriau.com | SF Haryanto, sebenarnya, tidak perlu merasa takut, apalagi harus berbohong ke media, jika memang dirinya yang bertindak sebagai pelapor kasus OTT (Operasi Tangkap Tangan) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Gubernur Riau, Abdul Wahid (3/11) silam.

Sebab, pelapor dalam kasus korupsi, jelas Wahyudi, adalah tanggung jawab setiap orang sebagai sikap sadar hukum yang diamanahi undang undang.

“Justru yang tidak melaporkan kasus korupsi yang diketahuinya dipidana sesuai Pasal 42 UU No. 31 Tahun 1999. Ancaman hukumannya bisa 12 tahun penjara,” kata Direktur Utama, Lembaga Pendidikan Wartawan, Pekanbaru Journalist Center, Drs. Wahyudi El Panggabean, M.H., MT.BNSP., C.PCT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbicara kepada para Pemimpin Redaksi Media Berita, di Pekanbaru, Jum’at (7/11) Wahyudi menyebut, melaporkan kasus korupsi menjadi tanggungjawab semua warga negara. “Termasuk wartawan,” katanya.

Baca Juga :  Kabut Asap Karhutla Memburuk, Pemerintah Daerah Mulai Alihkan Kegiatan Belajar ke Daring

Malah yang dipertanyakan: apakah SF Haryanto, sebagai Wakil Gubernur, tidak mengetahui proses pemerasan terhadap para pejabat di lingkungan PUPR Riau itu, sementara KPK sendiri menyebut mereka sudah melakukan penggeledahan di Kantor PUPR Riau, Juni silam?

Lucunya, kata Wahyudi, SF Haryanto menyebut di media, tidak mungkin dia melaporkan kasus itu karena menyangkut adek-adek dia.

“Tidak mungkin saya melaporkan mereka. Sebab, mereka semua adek-adek saya,” katanya.

“Yah, jika SF Haryanto mengatakan tidak tahu menahu soal proses OTT Abdul Wahid, yah sudah. Tidak ada yang bisa memaksanya untuk mengetahui itu!” katanya.

Wahyudi menyebut, dari singkatnya waktu mulai proses penangkapan dalam OTT Gubernur Riau, hingga SF Haryanto, ditunjuk sebagai PLT. Gubernur Riau, semakin “menarik” untuk diinvestigasi.

Baca Juga :  Polsek Bukit Raya berhasil Amankan Dua Pelaku Jambret di Jalan Soekarno Hatta Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru

Proses OTT yang berujung pada pergantian jabatan Gubernur Riau ini, yang sangat praktis katanya, wajar jika menimbulkan prasangka. Bukan hanya di kalangan politisi dan pers. Publik Riau juga tersentak.

“Sepertinya sudah diatur dan dipersiapkan dengan rapi,” kata Wahyudi.

Untuk itu, Wahyudi meminta pers untuk terus melakukan pengawalan terhadap Pemerintahan Pemprov. Riau, pasca OTT Abdul Wahid.

Pers kata Wahyudi, mestinya, tetap skeptis. Jangan-jangan ini tidak sekadar upaya mengambil alih, kekuasaan regional. Justru strategi licik ‘tuk menutupi aroma korupsi yang lebih dahsyat.

“Sebab, dari proses hukum tiga Gubernur Riau sebelumnya, kita menduga hanya memakai strategi: ‘Maling….!Teriak: Maling!” Pungkasnya. (Lek)

 

 

 

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Dengan Bismillahirrahmanirrahim, Riki Dermawan Mohon Doa dan Dukungan, Siap Mengemban Amanah untuk Raja Bejamu
Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Polsek Sabak Auh Cek Lahan Jagung Pipil 58 Hari Dukung Swasembada 2026
Umri Kukuhkan 1.351 Lulusan, Rika Gunawan Raih Summa Cumlaude IPK 3.97
Salurkan Aspirasi Masyarakat, LPM Bagan Punak Meranti Serahkan Proposal Bantuan Tong Air 1.000 Liter ke Dinas Perkim Rohil
Waka Polres Rohil Tegaskan Santri Mitra Strategis Polri Jaga Persatuan Bangsa
Wakil Rakyat Cekik Wakil Rakyat: Aksi Memalukan Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Jadi Tontonan Publik
Ditreskrimsus Polda Riau Bongkar Dugaan Gudang Bio Solar Ilegal di Tenayan Raya

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Dengan Bismillahirrahmanirrahim, Riki Dermawan Mohon Doa dan Dukungan, Siap Mengemban Amanah untuk Raja Bejamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Waka Polres Rohil Tegaskan Santri Mitra Strategis Polri Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Simpang Nella Digerebek, Polres Rohil Tangkap Bandar Wanita Bawa Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Camat Bangko Turun ke Lokasi, Tinjau Banjir dan Pastikan Kondisi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:09 WIB

2 Pengedar, 38,9 Gram Sabu, Rp7,1 Juta Disita di Melayu Besar

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:52 WIB

75 Tahun Humas Polri, Polres Rohil Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Iman

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Polsek Kubu Ringkus 4 Pengedar Sabu, 103,19 Gram Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Aset Pemda Rohil Mangkrak, Eks Pos Lantas Batu Enam Bagansiapiapi Jadi Sorotan

Berita Terbaru

PEKANBARU

Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 16:37 WIB