Polres Kepulauan Meranti sampaikan pesan Kamtibmas, cegah Karhutla, dan ajak sukseskan Pilkades Serentak 2026 melalui kegiatan Minggu Kasih.
SELATPANJANG-RIAU, KEPULAUAN MERANTI, baranewsriau.com – Polres Kepulauan Meranti bersama Polsek jajaran memperkuat pendekatan kepada masyarakat melalui kegiatan Minggu Kasih. Kegiatan yang digelar Minggu (30/8/2026) itu menyasar sedikitnya delapan gereja di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.
Dipimpin Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., kegiatan tersebut dihadiri sedikitnya 357 jemaat di gereja yang melaporkan data kehadiran. Pesan yang disampaikan meliputi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, serta ajakan menyukseskan Pilkades Serentak 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Kepulauan Meranti di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat melalui rumah-rumah ibadah.
Salah satu kegiatan dipusatkan di Gereja HKBP Selatpanjang Resort Pekanbaru, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi. Sebanyak 100 jemaat mengikuti kegiatan tersebut.
Di hadapan jemaat, Wakapolres mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif. Ia juga mengingatkan agar masyarakat segera melaporkan setiap gangguan keamanan melalui layanan Call Center 110.
“Apabila menemukan adanya peristiwa tindak pidana maupun membutuhkan bantuan atau pertolongan, dapat menghubungi layanan Polisi 110 dan pasti direspons dengan cepat,” ujar Kompol Detis.
Pesan pencegahan Karhutla juga menjadi perhatian. Jemaat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.
“Membakar hutan dan lahan bukan solusi, tetapi bencana bagi kita semua,” tegasnya.
Menurutnya, Karhutla dapat berdampak luas mulai dari mengganggu kesehatan akibat asap, merusak ekosistem, menghambat aktivitas masyarakat dan transportasi, hingga menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelakunya.
Wakapolres juga mengajak jemaat menjaga suasana damai menjelang Pilkades Serentak 2026. Masyarakat diminta menghormati perbedaan pilihan dan tidak menjadikannya sebagai alasan memicu konflik maupun isu SARA.
“Kita sama-sama menyukseskan Pilkades serentak. Beda pilihan jangan sampai menimbulkan konflik pribadi maupun SARA,” pesannya.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius, Stasi Selatpanjang–Paroki Duma, Jalan Yos Sudarso Nomor 6, yang diikuti 75 jemaat. Kegiatan dipimpin Kapolsek Tebing Tinggi Barat Ipda Dominikus Turnip, S.E., bersama Kasi Keuangan Polres Kepulauan Meranti Ipda Rudi Siboro, S.H.
Di Gereja GPDI Selatpanjang, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tebing Tinggi, sebanyak 100 jemaat menerima imbauan yang disampaikan Kasi Propam Polres Kepulauan Meranti AKP Daniel Bakara bersama Plt. Kasat Tahti Ipda Dedi Santos Manullang, S.H.
Sementara itu, kegiatan di GPIB Pos Pelkes Solafide Selatpanjang, Jalan Teratai, diikuti sekitar 12 jemaat dan dipimpin KBO Satreskrim Polres Kepulauan Meranti Ipda Rijen Gurning, S.H., M.H.
Di wilayah Polsek Rangsang, Bhabinkamtibmas Aipda Suharmoko melaksanakan kegiatan di tiga gereja, yakni Gereja Lahai Roi Desa Bungur, Gereja GPDI Desa Tanjung Kedabu, dan Gereja Pantekosta di Indonesia Dusun Banau, Desa Beting, Kecamatan Rangsang Pesisir.
Adapun di wilayah Polsek Merbau, kegiatan dilaksanakan di Pos PI Zending HKBP Suak Nipah, Jalan Panipahan Baru, RT 002/RW 003, Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, yang diikuti sekitar 70 jemaat.
Selain penyampaian imbauan, personel juga membagikan makanan dan minuman serta menyerahkan sarana kontak, berupa kipas angin dan tali asih kepada sejumlah gereja.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga mengatakan, kehadiran polisi di rumah ibadah diharapkan dapat memperkuat Kamtibmas sekaligus membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
“Polri tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan. Kami ingin hadir lebih awal, mendengar masyarakat dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib dan kondusif,” pungkasnya.
Sumber: Humas Polres Kepulauan Meranti
Reporter: Ibrahim
Editor: Rosbinner Hutagaol









































