Pelajar SMA Negeri 16 Pekanbaru Terima Sosialisasi Pencegahan IRET dari Densus 88 Anti Teror Polri

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Senin, 24 November 2025 - 00:26 WIB

50245 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajar SMA Negeri 16 Pekanbaru 

Pekanbaru, baranewsriau.comPelajar SMA Negeri 16 Pekanbaru menerima sosialisasi pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme (IRET) dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan pelajar dalam mengenali dan mencegah penyebaran paham radikal dan terorisme. Jumat (21/11/2025).Personil Satgaswil Riau Densus 88 Anti Teror Polri, Briptu Riduan S.H., dan Bripda Daniel Leo Fransisco Sianturi, memberikan pemaparan tentang pencegahan IRET kepada pelajar.

Mereka menekankan bahwa penyebaran paham radikal yang masif melalui platform digital memerlukan pengenalan mendalam IRET yang langsung menyentuh pelajar sebagai langkah preventif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyebaran paham radikal melalui platform digital dapat terjadi dengan cepat dan meluas. Oleh karena itu, pengenalan IRET kepada pelajar sangat penting untuk mencegah penyebaran paham radikal dan terorisme,” kata Briptu Riduan S.H.

Baca Juga :  Polresta Pekanbaru Resmikan Jembatan Merah Putih Tahap II untuk Permudah Akses Warga Binawidya

Bripda Daniel Leo Fransisco Sianturi menambahkan bahwa pelajar memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran paham radikal dan terorisme.

“Kami berharap para siswa dapat menyebarkan pesan pencegahan ini kepada keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” katanya.

Densus 88 memberikan materi kepada pelajar dengan cara yakni:

* Cara mencegah paham IRET, termasuk bagaimana mengenali tanda-tanda awal dan bagaimana menghadapi situasi yang berpotensi memicu radikalisme.

* Pelajar harus tau modus-modus ataupun cara perekrutan yang digunakan oleh pelaku teror, termasuk melalui media sosial dan jaringan online.

* Pelajar harus bisa mengenali sarana dan prasarana pelaku teror, termasuk bagaimana mereka menggunakan teknologi dan memanfaatkan kelemahan masyarakat ataupun dengan para pelajar.

Materi ini diberikan untuk membentengi siswa-siswi dari pengaruh paham radikal dan Terorisme serta meningkatkan kesadaran mereka tentang bahaya IRET.

Seluruh siswa-siswi mengikuti dengan seksama seakan bisa melakukan sendiri untuk pencegahannya.

Baca Juga :  Ini Kata Lidya, Ketua PWDPI Riau Ke Danlanud Dalam Silaturahminya Jelang Pelantikan

“Dengan demikian mereka dapat menjadi agen perubahan dalam masyarakat untuk mencegah penyebaran paham radikal dan Terorisme”, kata Densus 88.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan pelajar dalam mencegah penyebaran paham radikal dan terorisme, serta menjadi agen perubahan dalam masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai.Kepala Sekolah SMA Negeri 16 Pekanbaru, Dr. Hj. Nurhafni, M.Pd., mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Densus 88 Anti Teror Polri yang telah berkenan menyampaikan materi tentang pentingnya mencegah Radikalisme kepada siswa-siswi anak didik kami.

“Kami sangat berterima kasih untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada para siswa. Berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal untuk menjadi generasi yang tangguh dan berintegritas”, ujarnya.

 

Sumber: Kepsek SMA Negeri 16 Pekanbaru

Penulis: Ros.H

Berita Terkait

Polda Riau Diapresiasi BKSDA Ungkap Kasus Rusak Mangrove 118 Ha
Penanaman Pohon Bersama di  Mapolda Riau, Komjen Chrysnanda: Jaga Lingkungan Tugas Bersama.
Kejati Riau Periksa Dokumen Pengadaan IFP Disdik Riau TA 2024, Ini Penjelasannya
Gerak Cepat Satres Narkoba Polresta Pekanbaru Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Rumbai
Ratusan Gerakan Kompak, SMPN 4 Pekanbaru Rayakan Hari Anak Nasional dengan Senam dan Sarapan Sehat
Buka Akses Pendidikan, SMAN 8 Pekanbaru Jalankan Program Belajar Jarak Jauh bagi Anak Putus Sekolah
Perda Riau 2017 Dinilai LPSK Jadi Terobosan Progresif Lindungi Saksi dan Korban
Kawal Aksi Bersih Drainase Jalan Sudirman, Ditlantas Polda Riau Tangani Titik Banjir Depan RS Awal Bros

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:42 WIB

Pamit dari Meranti, Bupati Asmar Kenang Dedikasi AKBP Aldi Alfa Faroqi Pimpin Polres

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:25 WIB

Lahan 2,1 Hektare di Dorak Siap, Pemkab Meranti Dorong Bulog Segera Bangun Gudang

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:30 WIB

Berkat Dedikasi Jaga Mangrove, Ketua LAMR Meranti Terima Penghargaan di HUT Bhayangkara ke-80

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:36 WIB

Polres Meranti Gotong Royong Bersihkan Pasar Sambut Bhayangkara ke-80

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:04 WIB

Alarm Super El Nino Berbunyi: Bupati Asmar Turun ke Mapolres Cek Kesiapan Karhutla, Libatkan Tokoh Adat Sampai Babinsa

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:08 WIB

Presiden RI Salurkan Sapi Kurban 903 Kg ke Meranti, Bupati Asmar Serahkan ke Masjid Ar-Rahmah

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:26 WIB

Polres Meranti Sosialisasikan KUHAP 2025 untuk Perkuat Koordinasi dengan PPNS

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:52 WIB

13 Sekolah Binaan Disdik Riau di Meranti Susun KSP Terintegrasi P4GN dan PAK

Berita Terbaru

SIAK

Diduga Kabur Saat Pengembangan, AM Masih Diburu Polisi

Selasa, 28 Jul 2026 - 07:43 WIB

ROKAN HULU

Workshop Pertanian UNRI Ajak Warga Kumain Berdaya

Senin, 27 Jul 2026 - 23:26 WIB