HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Ormas Madas Nusantara Ingatkan Prabowo Mau Dilengserkan Oligarki Koruptor Dengan Tiga Strategi

BARA NEWS RIAU

- Redaktur

Rabu, 3 September 2025 - 15:57 WIB

50325 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, baranewsriau.com – Ormas Madas (Masyarakat Madura Asli) Nusantara ingatkan Presiden Prabowo Subianto, jika ada grand design mau dilengserkan oleh oligarki koruptor. Mereka ingin menguasai Indonesia didukung kekuatan asing

Peringatan itu disampaikan aktivis penggiat anti korupsi sekaligus Ketua Umum Ormas Madas Nusantara, Kanjeng Raden Haryo (KRH), HM.Jusuf Rizal, S.H., menjawab pertanyaan media di Jakarta terkait kerusuhan dibeberapa kota besar yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Makasar, dan lainnya.

Menurut pria berdarah Madura-Batak, Relawan Prabowo itu, saat ini ada gerakan operasi senyap yang menggunakan tiga strategi yaitu strategi Moa Tse Tung (Desa Mengepung Kota), Strategi Perang Sun Tzu (The Art of War/Menusuk ke Jantung Pertahanan Lawan) dan Strategi Aflin Tovler (Penguasaan Media/Informasi/Buzzer) guna menghantam pemerintahan Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertama menurut analisa wartawan senior itu, dibuat kerusuhan diberbagai daerah. Diprovokasi dan di modalin kelompok strategis termasuk oligarki koruptor yang bisnis maupun eksistensinya dengan gerakan Prabowo perang terhadap koruptor terganggu.

Kedua, orang-orang sengkuni dan penjilat di lingkaran kekuasaan Prabowo, bermain dua kaki. Mereka diam-diam berkontribusi mau menumbangkan Prabowo dari dalam, karena banyak Menteri, Pejabat BUMN dan institusi Kejaksaan, Kepolisian dan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) tidak clear, masih warisan lama.

Baca Juga :  BARAJP Apresiasi Pernyataam Prabowo Tentang Keringat Yang Setia Hingga Akhir

Ketiga, kelompok kepentingan memanfaatkan buzzer, media sosial maupun media mainstream untuk mengekspos berbagai kelemahan Pemerintahan Prabowo. Logistik tersedia tanpa batas, karena ini dirangkai dengan agenda besar 2029. Pokoknya bagaimana masyarakat benci kepada Prabowo dan dianggap tidak mampu mengamankan negara.

“Jadi menurut saya, peristiwa kerusuhan sudah di grand design kelompok strategis dan didukung pihak luar. Pemerintahan Prabowo mau dikunci agar mau jadi Boneka, seperti pemerintahan sebelumnya,” tegas Jusuf Rizal

Dikatakan, kerusuhan yang terjadi saat ini baru uji coba. Dan kedepan masih akan banyak serangan-serangan jika Prabowo tidak segera mensterilkan pemerintahannya, seperti di BIN (Badan Intelijen Negara), TNI, Kepolisian, Kejaksaan, KPK, Kementerian dan BUMN. Karena para sengkuni gerakannya saling terkait dan strategis.

Selain itu tim pembela Prabowo masih lemah. Tidak memiliki pasukan counter attack. Mereka yang sudah diberi posisi, sudah duduk manis dan masa bodoh. Begitu juga partai politik pendukung Prabowo tidak solid. Bahkan ada yang sudah ancang-ancang buat sekoci untuk persiapan Pilpres 2029.

“Jika Prabowo tidak cepat mengkonsolidasikan diri. Tidak mustahil, tak lama kepercayaan publik akan turun dan dia dilengserkan. Dana hasil korupsi di pemerintahan sebelumnya bisa jadi tersedia trilyunan untuk membiayai operasi senyap,” tegas Jusuf Rizal yang dibesarkan dari keluarga intelijen itu

Baca Juga :  Kajagung Tetapkan Tersangka NAM Korupsi Digitalisasi Pendidikan Tahun 2019-2024

Untuk itu Madas Nusantara mendesak Prabowo untuk bersih-bersih cuci gudang dengan membuang para sengkuni. Mereka itu kanker bagi pemerintahan Prabowo. Jangan sampai misi mereka mau merusak citra dan wibawa kabinet merah putih berhasil.

Menurut Jusuf Rizal yang juga Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu saat ini beban Prabowo sangat berat, karena harus menanggung warisan bobrok Presiden Jokowi. Mulai dari beban hutang, korupsi yang merajalela hingga kepercayaan publik yang mencapai pada titik nadir. Rakyat sudah kecewa dan marah.

“Tetapi meski memahami kekecewaan rakyat, Madas Nusantara mengecam keras tindakan anarkhis dan penjarahan. Hal seperti ini akan dapat memicu konflik horisontal.
Madas Nusantara juga memberi apresiasi kepada TNI dan Polri yang berusaha mencegah amuk massa,” tegas Jusuf Rizal yang prihatin aksi demo yang menimbulkan korban Affan Kurniawan, pengemudi ojol.

Sumber: Ketum PWMOI

(Ros.H)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Perintahkan Pembangunan Sumur Bor di Titik Panas Riau untuk Cegah Karhutla
Presiden Prabowo Perintahkan Penanganan Serius Kebakaran Hutan di Taman Nasional Way Kambas
Presiden Prabowo Subianto Apresiasi Sinergi Penanganan Karhutla di Riau
Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Korporasi Pembakar Hutan di Riau
Presiden Prabowo Subianto Instruksikan Penanganan Dini dan Tindakan Tegas terhadap Karhutla di Riau
Presiden Prabowo Instruksikan Pendalaman Kasus Pembakaran Hutan dengan Modus Pura-pura Memancing di Riau
Prabowo Perintahkan Polda Riau Usut Tuntas Keterlibatan Korporasi dalam Karhutla
Dugaan Manipulasi Rekomendasi BBM Nelayan di SPBU BUMD Rohil, Subsidi Negara untuk Siapa?

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Dengan Bismillahirrahmanirrahim, Riki Dermawan Mohon Doa dan Dukungan, Siap Mengemban Amanah untuk Raja Bejamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Waka Polres Rohil Tegaskan Santri Mitra Strategis Polri Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Simpang Nella Digerebek, Polres Rohil Tangkap Bandar Wanita Bawa Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Camat Bangko Turun ke Lokasi, Tinjau Banjir dan Pastikan Kondisi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:09 WIB

2 Pengedar, 38,9 Gram Sabu, Rp7,1 Juta Disita di Melayu Besar

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:52 WIB

75 Tahun Humas Polri, Polres Rohil Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Iman

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Polsek Kubu Ringkus 4 Pengedar Sabu, 103,19 Gram Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Aset Pemda Rohil Mangkrak, Eks Pos Lantas Batu Enam Bagansiapiapi Jadi Sorotan

Berita Terbaru

PEKANBARU

Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 16:37 WIB