Nelayan Minta Aktivitas Bubu Tarik Peto Segera di Hentikan 

Redaksi

- Redaktur

Jumat, 4 Juli 2025 - 19:37 WIB

50455 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROHIL, Baranewsriau.com | Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau, menyambut keluhan para nelayan yang resah terkait aktivitas bebasnya alat tangkap Bubu Tarik Peto dan alat Sondong ikan teri jalan yang dinilai merusak ekosistem laut.

Kehadiran Ketua HNSI Rohil Jaswadi dalam pertemuan singkat di salah satu warung kopi di Bagansiapiapi tersebut dalam menyambut aspirasi nelayan menjadi harapan terakhir agar persoalan tersebut dapat dicari solusi untuk keberlanjutan ekosistem laut yang lebih baik.

” Alhamdulillah, segala keluhan masyarakat nelayan saat ini telah kita tampung untuk dicari solusi bersama, mudah mudahan dalam waktu dekat saran dan masukannya dapat disampaikan kepada instansi berwenang,” Kata Jaswadi, Jum’at (04/07/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, Enong masyarakat nelayan ikut menyampaikan ucapan terimakasih dan harapan kepada Ketua HNSI Rohil yang respon terhadap persoalan tersebut.

Baca Juga :  Danramil 04/Kubu Hadiri Peringatan HUT RI Ke 79 Kecamatan Kubu.

” Sejak tahun 1997 saya sudah bekerja sebagai nelayan, namun persoalan alat tangkap bubu tarik peto baru muncul pada 2022 lalu sudah membuat masyarakat nelayan resah, bahkan kalo hal ini dibiarkan ikan ikan akan habis dan bahkan punah sama sekali,” Kata Enong.

Enong ikut didampingi Wardi, Dedi dan Pi’i ketika berjumpa dengan Ketua HNSI Rohil turut berharap persoalan tersebut dapat didengar langsung dan direspon segera oleh instansi terkait untuk dicari solusi dan jalan keluar demi kebaikan ekosistem laut kedepannya.

Menurut Enong, Alat tangkap Bubu Tarik Peto sudah beraktivitas di laut Sinaboi dan sekitarnya sejak tahun 2022 lalu, dimana alat ini dapat beroperasional dengan bantuan 3 (tiga) unit kapal boat, 2 unit kapal khusus untuk menarik bubu dan 1 unit kapal boat khusus untuk mengambil hasil.

Baca Juga :  Riwansyah Dilantik Bupati H. Bistaman Jadi Sekretaris Disdikbud, Fokus Majukan Pendidikan Rohil

Saat ini, ia menjelaskan, alat tangkap bubu tarik peto sudah beroperasi sekitar sebanyak 15 unit dan 45 unit kapal boat sebagai armada untuk penangkapan.

Adapun jenis alat tangkap bubu tarik peto sendiri seperti jaring namun lebih halus dan memiliki bucu (lorong ikan masuk), tidak jauh berbeda dengan alat sondong ikan berjalan yang juga menjadi keluhan masyarakat nelayan saat ini.

Para nelayan turut berharap agar persoalan ini menjadi titik akhir untuk dapat diperhatikan dan diselesaikan semua pihak, terlebih pemerintah daerah setempat bersama instansi terkait.

 

 

 

Penulis : Alek Marzen

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Jaga Kamtibmas, Polsek Kubu Bersama Upika Dan Forum Pekat Gelar Patroli Bersama
Waka Polres Rohil Laksanakan Cooling Syistem Pasca Aksi Spontanitas Warga Terhadap Rumah Terduga Bandar Narkoba.
Situasi Pasar dan Objek Vital Jadi Perhatian, Polsek Bangko Intensifkan Patroli KRYD
Polsek Kubu Tangkap Seorang Pria Penyalahgunaan Narkoba.
Penghulu Panipahan Ajak Warga Jaga Kondusifitas, Jangan Mudah Terprovokasi
Kapolda Riau Diminta Ungkap Aktor di Balik Akun Bodong Penebar Pencemaran Nama Baik
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Kubu Gelar Patroli KRYD.
Kabid dan Katim P2PPL Dinkes Rohil Disorot, Dinilai Gagal Tangani Lonjakan DBD di Daerah

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 10:25 WIB

HARU & BANGGA, SMAN 13 PEKANBARU RAYAKAN HUT ke-19 SAMBIL LEPAS 190 LULUSAN ANGKATAN 18

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:33 WIB

PKC PMII Riau Soroti Dugaan Praktik “CPO Kencing”, Desak Kapolda Bongkar Mafia Sawit

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:00 WIB

DUTA ANTI NARKOBA POLRESTA PEKANBARU DEKLARASI PEKANBARU TANGGUH BERSIH DARI NARKOBA

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:26 WIB

KAKANWIL DITJENPAS RIAU GELAR APEL IKRAR PEMASYARAKATAN BERSIH DI RUTAN KELAS 1 PEKANBARU 

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:17 WIB

DUGAAN IJAZAH BERMASALAH BUPATI ROHIL MENDEK 344 HARI, POLDA RIAU DIDESAK BUKA HASIL PENYELIDIKAN

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:06 WIB

TEMUI FORUM PEMRED , KAPOLDA RIAU TEKANKAN LAYANAN HUMANIS & SINERGI LAWAN NARKOBA-KARHUTLA

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:56 WIB

KAPOLDA RIAU GANDENG FORUM PEMRED, TVRI & RRI PERKUAT PELAYANAN HUMANIS HADAPI NARKOBA-KARHUTLA

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:06 WIB

KAPOLDA RIAU PIMPIN UNGKAP PERUSAKAN MANGROVE, 100 TON ARANG ILEGAL TUJUAN MALAYSIA DIGAGALKAN 

Berita Terbaru