HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Jejak Lama Pemotongan UP di Bapenda Pekanbaru: Pernah Tercium Kejaksaan, Kini Kembali Muncul ke Permukaan

BARA NEWS RIAU

- Redaktur

Selasa, 5 Agustus 2025 - 18:03 WIB

50856 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, – Setelah menunggu sekian lama, akhirnya Upah Pungut (UP) bagi para Tenaga Harian Lepas (THL) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru akhirnya dicairkan. Namun alangkah terkejutnya para THL dan ASN tersebut, ternyata hak yang mereka dapatkan ternyata dipotong.
Menurut pengakuan salah seorang THL Bapenda Pekanbaru yang minta namanya dirahasiakan, pemotongan yang dialami para THL tersebut bervariasi antara Rp 750 ribu hingga Rp 1,2 juta.

“Saya sendiri dipotong sebesar Rp750 ribu rupiah, ” ujar THL tersebut sambil memperlihatkan bukti transfer yang diterimanya melalui rekening di Bank BJB.

Para THL Bapenda ini mengaku bingung dengan pemotongan yang tanpa pemberitahuan dan alasan yang jelas tersebut. “Ada informasi yang mengatakan pemotongan ini karena pimpinan menetapkan grade tertentu, namun seperti apa penetapan grade itu tidak jelas,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada awak media, THL Bapenda ini mengungkapkan bahwa dirinya selama ini telah melaksanakan tugas dengan baik, ia tidak pernah menerima surat peringatan ataupun sanksi dari atasannya, namun ternyata kena potongan juga.

Baca Juga :  Ratusan Siswa SMKN 6 Pekanbaru Dapat Edukasi Keselamatan Lalu lintas dan Lingkungan dari Ditlantas Polda Riau 

“Kalaupun kinerja saya tidak bagus, tentu berpengaruh pada gaji yang saya terima, buktinya gaji saya tetap full seperti biasa. Ini yang kami heran kok bisa UP kami dipotong tanpa sebab yang jelas,” katanya.

Apalagi, saat ditanya kepada koordinator yang biasa melakukan penilaian, ia mengaku bahwa telah memberikan nilai yang baik kepada para THL yang dikoordinir.

THL Bapenda ini juga menceritakan bahwa pencairan UP ini telah mengalami keterlambatan dari jadwal semestinya. Hal ini sempat dipertanyakan oleh sejumlah THL. “Bahkan ada THL yang mengadukan langsung ke media sosial Pak Wali Kota Agung Nugroho,” terangnya.

Ia mengaku sempat mendapat informasi bahwa ada peran Pj Sekda Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, terkait keterlambatan pencairan UP tersebut. “Pak Pj Sekdako sering datang ke Kantor Bapenda menjumpai Plt Kaban. Pernah sampai seminggu dua kali, bahkan pernah sampai tengah malam. Nggak tau juga apa keperluannya,” jelas anggota THL ini.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Perintahkan Penanganan Serius Kebakaran Hutan di Taman Nasional Way Kambas

Awak media kemudian mencoba melakukan cross check kepada sejumlah THL dan ASN. Salah seorang THL di salah satu UPT Bapenda Pekanbaru mengaku memang ada pemotongan UP yang dialami THL di UPT tempat dia bekerja.

Sementara itu, Plt Kepala Bapenda Pekanbaru Tengku Denny Muharpan saat dikonfirmasi soal pemotongan itu membantah pihaknya melakukan pemotongan UP. “Tidak ada pemotongan, tidak benar info itu pak,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (5/82025).

Menurut informasi yang ditelusuri awak media, pemotongan UP di Bapenda Pekanbaru bukan baru kali ini terjadi, Saat Zulhelmi Arifin menjabat sebagai Kepala Bapenda Pekanbaru, ia juga pernah melakukan pemotongan UP bagi THL dan ASN di lingkungan Bapenda. Bahkan, masalah pemotongan UP ini sempat diendus pihak Kejaksaan . Namun entah mengapa kasusnya kemudian hilang begitu saja. *

Sumber : TNN / DPP AMI

Berita Terkait

Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Umri Kukuhkan 1.351 Lulusan, Rika Gunawan Raih Summa Cumlaude IPK 3.97
Wakil Rakyat Cekik Wakil Rakyat: Aksi Memalukan Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Jadi Tontonan Publik
Ditreskrimsus Polda Riau Bongkar Dugaan Gudang Bio Solar Ilegal di Tenayan Raya
Viral Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi PI SPRH Rp64 Miliar
Residivis Narkoba di Pekanbaru Kota Ditangkap Polda Riau, 2,14 Gram Sabu Disita
Cari Titik Temu Sengketa 8 Hektare Meranti Pandak, Warga Dialog dengan Kapolresta
Wujudkan Polri Humanis, Wakapolda Riau Gelar Minggu Kasih di GPIB Immanue

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Dengan Bismillahirrahmanirrahim, Riki Dermawan Mohon Doa dan Dukungan, Siap Mengemban Amanah untuk Raja Bejamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Waka Polres Rohil Tegaskan Santri Mitra Strategis Polri Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Simpang Nella Digerebek, Polres Rohil Tangkap Bandar Wanita Bawa Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Camat Bangko Turun ke Lokasi, Tinjau Banjir dan Pastikan Kondisi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:09 WIB

2 Pengedar, 38,9 Gram Sabu, Rp7,1 Juta Disita di Melayu Besar

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:52 WIB

75 Tahun Humas Polri, Polres Rohil Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Iman

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Polsek Kubu Ringkus 4 Pengedar Sabu, 103,19 Gram Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Aset Pemda Rohil Mangkrak, Eks Pos Lantas Batu Enam Bagansiapiapi Jadi Sorotan

Berita Terbaru

PEKANBARU

Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 16:37 WIB