@antonius.h.simanj maju bersama forum masyarakat korban tatakelola ke hutanan tanah Riau MERDEKA!!!!!!
♬ original sound – antonius h Simanjorang sinaga – antonius h Simanjorang sinaga
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelalawan-Riau, baranewsriau.com – Warga Taman Nasional Teso Nilo (TNTN) menolak ajakan demo yang digagas Wandry Putra Simbolon bersama Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) pada 8 September 2025. Penolakan ini disampaikan melalui media sosial TikTok oleh akun @antonius.h.simanjorang.sinaga.
Menurut Antonius Sinaga, ajakan demo Wandry sebaiknya tidak diikuti, karena aksi yang sudah pernah dilakukan sebelumnya tidak memberikan hasil yang jelas.
“Dua kali aksi demo sudah digelar, tapi semuanya tidak akurat. Dari situ terlihat Wandry hanya mencari keuntungan pribadi,” ungkap Antonius dalam videonya.
Antonius menilai bahwa aksi demo hanya membuang tenaga, waktu, dan biaya. Ia mencontohkan bahwa dua kali demo di kantor Gubernur Riau berakhir tanpa hasil berarti karena massa langsung bubar setelah mendapat sedikit jawaban.
Antonius meminta masyarakat lebih bijak mengikuti arahan dari kepala desa dan tokoh masyarakat.
“Kita harus berpikir lebih jernih, jangan menambah beban. Satgas PKH sudah mengoreksi diri dan semakin dekat dengan masyarakat. Lebih baik kita menunggu proses yang sudah berjalan,” tambahnya.
Antonius menegaskan bahwa perjuangan masyarakat TNTN sudah sampai ke tingkat nasional. Data mereka telah diserahkan ke Komnas HAM, sehingga tidak perlu lagi melakukan demo berjilid-jilid.
“Kami dari forum korban tata kelola kehutanan tanah Riau sudah berjuang hingga ke pusat. Mari pikirkan keluarga kita, jangan lagi ikut ajakan yang hanya membuat lelah tanpa hasil,” pungkasnya.
Sumber:Banuaminang.co.id
(Ros.H)




















































