Refleksi Akhir Tahun : Mega Penentu Kemenangan Pilpres

BARA NEWS RIAU

- Redaktur

Minggu, 31 Desember 2023 - 00:42 WIB

50424 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Jelang pemilu di tahun 2024 menjadi pembahasan khusus di kalangan masyarkat dan anak muda pada khususnya. Sikap rasional dan irasional muncul dari masing-masing paslon untuk menjatuhan paslon-paslon yang lain. Forum Intelektual Muda menyelenggarakan diskusi publik dengan tema “Refleksi Akhir Tahun, Mega Penentu Kemenangan Pilpres” di Kramat, Jakarta Pusat, Sabtu (30/12/2023).

Terlebih lagi yang kita lihat bahwa opini public sangat mempengaruhi mainset masyarakat, secara public figur tanah air saat ini sangat antusis dalam menjemput pesta demokrasi di tahun 2024.
Forum Intelektual Muda dan Generasi milenial memiliki preferensi lebih untuk berpartisipasi di pemilu 2024, karena itu sebagai generasi milenial perhatian terhadap isu-isu yang sedang terjadi di Indonesia saat ini menjadi penting untuk di lihat, jangan hanya sekedar melihat keberpihakan terbanyak public figur kepada satu paslon hingga anak muda juga menjatuhkan pilihan yang sama.

Co- Founder Forum Intelektual Muda, Muhammad Sutisna mengatakan kalau dilihat  kontestasi politik 2024 memang berbeda dengan tahun 2019,  apalagi di tahun 2024 akan ada 3 paslon yang berbeda dengan tahun 2019 yang hanya 2 paslon. Akan tetapi yang lebih penting dari semua itu adalah melihat visi misi yang dibawa oleh ketiga paslon tersebut.

Melihat dari visi misi ketiga paslon tersebut yang sangat penting adalah isu-isu pendidikan, dari ketiga paslon tersebut paslon nomor urut 3 memiliki satu visi yang sangat substansial yakni menyekolahkan satu anggota anak dari keluarga yang kurang mampu.

Terdapat dua kemungkinan arah keputusan politik penentu kepemimpinan di tahun 2024 Pertama,  memutuskan kandidat yang dipilih sesuai arah dukungan politik rakyat. Kedua, keputusan politik “king maker” tak searah dengan opini public.

“Kami mendorong para relawan agar menjaga kondusivitas selama masa kampanye. Bersama berbagai elemen masyarakat mari kita jaga agar demokrasi kita makin baik, bermartabat dengan suasana sejuk, damai dan kondusif ” ujar Sutisna.

Sedangkan saat ini ada 4 king maker diantaranya Megawati, Jusuf Kalla, Jokowi dan Prabowo. Saat ini elektabilitas 25% dari paslon nomor urut 2 dikarenakan ada dua king Maker yakni Jokowi dan Prabowo.
Di lain sisi tidak bisa dipungkiri bahwa Megawati menjadi pemenang dua kali berturut-turut pada pertarungan pilpres di tahun 2014-2019. Oleh karena itu kekuatan yang di bangun Megawati sudah benar-benar terstruktur, kekuatan itu masih digerakan rapih mulai dari pusat sampai ke daerah-daerah.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Hadir: MUI Pilar Stabilitas dan Ketenangan Bangsa

Sedangkan Jusuf Kalla dilihat dari ekornya yang  berpartisipasi dalam Pemilihan Umum. JK adalah pemegang rekor di Indonesia bahkan dunia karena telah pernah ikut dalam kompetisi Pilpres sebanyak tiga kali.
Dari Mega dan JK dua-duanya memiliki kekuatan besar di bangsa ini. Hubungan emosional dari keduanya sangat terjalin dengan baik hanya saja tidak terlihat di mata public. Keduanya sama-sama menjadi pemain dalam sejarah Indonesia tidak bisa dipungkiri bahwa  Mega akan menjadi penentu pada pertarungan di tahun 2024.

Sutisna melanjutkan agar para relawan Ganjar Mahfud agar tetap solid dan konsisten mengkampanyekan dan menyampaikan visi misi, rekam jejak dan data yang mendukung. Dengan demikian Ganjar Mahfud akan meraih kemenangan pada pilpres 2024, tutupnya.

Berita Terkait

Jangan Cuma Rapat Soal Pupuk, Wapres Gibran Perintahkan Calon Pemimpin Turun ke Sawah
Tak Ada Jabatan Kebal Hukum: AKPERSI Ancam Turunkan Pasukan Jika Kasus Senpi APDESI Mandek  
Tiga Tugas untuk Kader Daerah! GPNI Siap Kawal Program Prabowo-Gibran di Lapangan  
Jadwal Kunjungan Jokowi ke Lampung Akhir Juni 2026 Dikonfirmasi BRN, 4 Wilayah Jadi Tujuan
Kerinduan Warga Lampung Terjawab! Jokowi Dijadwalkan Sapa 4 Daerah Akhir Juni 2026
Prabowo-Gibran Kawal Astacita: BRN Tekankan Pentingnya Komunikasi Politik Tingkat Tinggi Demi Harmoni Bangsa
Pakar Hukum dan Investigator Desak Penuntasan Laporan Dugaan Dokumen Pendidikan Bupati Rohil
Hak Jawab AKPERSI: FGD Pendidikan Bukan Program Berbayar, Keikutsertaan Kepala Sekolah Sukarela  

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:18 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Tapung Hilir Salurkan 12 Kg Benih Jagung Bisi 2 ke BUMDes

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:53 WIB

BBPOM Pekanbaru dan DPR RI Sahidin Ajak Warga Kampa Cegah Stunting Lewat Pangan Aman

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:29 WIB

Turun Gunung ke Desa, BBPOM Pekanbaru & Ir. H. Sahidin DPR RI Ajari Warga Sumber Sari Kampar Trik Cek KLIK Lawan Stunting

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:38 WIB

Panen Perdana Jagung Pipil di Sungai Simpang Dua: Bukti Program Kapolda Riau Berjalan

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:03 WIB

Jagung 1,5 Ha BUMDes Sialang Kubang Tumbuh Subur, Bhabinkamtibmas Perhentian Raja Lakukan Pengecekan

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:25 WIB

Lahan 0,5 Hektare di Kampar Kiri Hilir Jadi Bukti Pekarangan Bisa Jadi Lumbung Pangan Keluarga

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:15 WIB

Siswa SMAN PLUS Riau Sabet Juara 1 Kompetisi Robotik Nasional, Bukti Talenta Non-Akademik Makin Unggul

Senin, 25 Mei 2026 - 21:36 WIB

BUMDes Mitra Sehati Panen Optimisme, 21.500 Batang Jagung di Tandan Sari Tumbuh Subur

Berita Terbaru