Jalan Kecamatan Bagan Punak Makan Korban, Siswi SMKN 1 Bangko Jatuh di Larikan Kerumah Sakit

Redaksi

- Redaktur

Rabu, 20 Agustus 2025 - 21:20 WIB

50297 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROHIL, Baranewsriau.com| Jalan kecamatan, Kelurahan Bagan Punak, Kecamatan Bangko, kabupaten di Rokan Hilir, kembali menelan korban. Dimana Seorang siswa SMK Negeri 1 Bangko terjatuh dari sepeda motornya saat pulang sekolah karena berusaha menghindari lubang jalan hingga kepala pecah, hingga kini korban belum sadarkan diri, Rabu (20/8/2025).

Peristiwa itu berlangsung begitu cepat. Korban yang masih mengenakan seragam sekolah mencoba mengelak dari lubang besar di badan jalan. Namun, akibat kondisi jalan yang tidak rata dan bergelombang, ia kehilangan kendali hingga terpental keras ke aspal. Tragis, bagian kepalanya pecah dan membuatnya kritis. Saat ini, korban menjalani perawatan intensif di RSUD Pratomo Bagansiapiapi.

Amarah Keluarga Meledak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas peristiwa tersebut, Keluarga korban langsung menumpahkan amarahnya kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Mereka menilai pemerintah gagal menjaga keselamatan masyarakat karena membiarkan jalan lintas kabupaten rusak parah tanpa penanganan serius.

” Anak kami jatuh bukan karena salah sendiri, tapi karena jalan kecamatan yang rusak parah. Ini tanggung jawab pemimpin daerah. Jalan sudah lama dibiarkan, akhirnya anak sekolah jadi korban!,”kata keluarga korban dengan nada geram.

Baca Juga :  Giat Pendampingan Ketahanan Pangan Koramil 04/Kubu.

Meski ada beberapa Jalan terlihat baru diperbaiki, namun Abang korban menyebutkan perbaikan jalan yang dilakukan pemerintah hanya asal-asalan.

” Perbaikan Jalan kecamatan itu tidak rata, bergelombang karena hanya ditampal seadanya. Bukan diperbaiki total. Sekarang adik saya jadi korban. Jangan tunggu ada masyarakat lain yang mati baru sibuk memperbaiki,” tegasnya.

Keluhan Warga Tak Pernah Didengar

Kondisi jalan Kecamatan yang berlobang dan bergelombang akibat tampal dengan sistem semenisasi memang sudah lama dikeluhkan warga. Dari beberapa sumber menyebutkan kerap kali terjadi kecelakaan, Ironisnya, setiap kali ada perbaikan, hasilnya tak bertahan lama karena hanya ditambal tanpa kualitas.

Seorang warga setempat yang sering melintasi jalur tersebut menyebut kecelakaan akibat jalan rusak sudah sering terjadi.

” Kami sudah sering menyampaikan keluhan. Banyak yang jatuh, baik pelajar, ibu rumah tangga, maupun pengendara umum. Tapi pemerintah seperti tutup mata, seolah menunggu korban lebih banyak lagi,” ujar seorang warga.

Baca Juga :  Jadilah Generasi Berakhlak Mulia, Pelepasan & Perpisahan Kelas VI SDN 004 Teluk Nilap.

Alarm Keras untuk Pemkab Rohil

Tragedi kecelakaan seorang siswa SMKN 1 Bangko ini menjadi peringatan keras bahwa kelalaian pemerintah dalam membenahi infrastruktur bisa berujung maut. Warga menilai Pemkab Rohil lebih sibuk mengumbar janji politik daripada memastikan keselamatan masyarakat.

Aktivis muda di Rohil pun ikut angkat bicara. Menurutnya, kasus ini harus jadi momentum evaluasi besar-besaran.

” Ini bukti nyata betapa buruknya manajemen pembangunan jalan di Rohil. Infrastruktur dasar saja tidak bisa diurus, sementara anggaran daerah setiap tahun habis digelontorkan. Harus ada tanggung jawab, jangan sampai nyawa rakyat jadi tumbal,” tegasnya.

Desakan Perbaikan Total

Kini warga mendesak agar pemerintah segera memperbaiki jalan lintas kabupaten dengan kualitas terbaik, bukan sekadar tambal sulam. Mereka menegaskan, keselamatan masyarakat jauh lebih penting daripada proyek politik jangka pendek.

Tragedi ini membuktikan bahwa jalan rusak bukan sekadar soal kenyamanan berkendara, tapi sudah masuk ke ranah keselamatan jiwa. Jika pemerintah terus abai, korban berikutnya hanya tinggal menunggu waktu.***

Berita Terkait

Polisi Sahabat Petani, Bhabinkamtibmas Polsek Bangko Kawal Ketahanan Pangan di Pekaitan
Polsek Kubu Perluas Pemantauan Tanaman Jagung,Kawal Ketahanan Pangan Di Teluk Nilap..
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kubu Pantau Perkembangan Tanaman Jagung.
Polsek Bagan Sinembah Ungkap Kasus Narkotika, Amankan 54,3 Gram Sabu Dan 18 Butir Ekstasi.
Polsek Bangko Aktif Kawal Program Ketahanan Pangan, Tanaman Jagung di Pekaitan Tumbuh Subur
Polsek Kubu Monitoring Pertumbuhan Tanaman Jagung Seluas 2 H Di Sungai Majo
Polsek kubu Perluas Lahan Tanam Jagung 0,5 H Di Teluk Piyai.
Pertanyakan Dasar Hukum Penanganan Kasus PT SPRH, Padil Saputra Ajukan Permintaan Informasi ke Kejati Riau

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:34 WIB

Kakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Sarana Lapas Baru Bagansiapiapi Pastikan Siap Tampung Warga Binaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:10 WIB

Diduga Gelapkan Mobil Rental Rp 27 Juta, Pelaku Minta Berita Dihapus Lewat Ancaman

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WIB

KOPVITNAS Resmi Dilantik, Perkuat Sinergi Pengamanan Objek Vital Nasional

Senin, 18 Mei 2026 - 12:11 WIB

Perkuat Struktur Hingga Daerah, Ketum AKPERSI Resmi Lantik Pengurus Banten 

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:25 WIB

PRESIDEN PRABOWO TURUN KE SAWAH, PIMPIN PANEN RAYA JAGUNG SERENTAK 2026 DI TUBAN

Senin, 11 Mei 2026 - 23:48 WIB

SERTIJAB KAKOMLEKDAM XIX/TUANKU TAMBUSAI, LETKOL CKE BAYU WIBOWO: “KALAU TAK BISA UKIR PRESTASI, JANGAN BUAT PELANGGARAN”

Senin, 11 Mei 2026 - 22:58 WIB

DITJENPAS MALUKU: PEMERIKSAAN MANTAN KARUTAN AMBON MASIH BERPROSES DI KANTOR PUSAT 

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:37 WIB

JANGAN TEBANG PILIH! GELORA DEMO JILID 4 PANIPAHAN MELEDAK: 10 TUNTUTAN RAKYAT GEMAKAN KEADILAN

Berita Terbaru