HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Diduga Anggota Satpol PP Provinsi Riau Bernama Sardi Lakukan Pengeroyokan Kepada Warga, Korban Minta Keadilan

BARA NEWS RIAU

- Redaktur

Rabu, 25 September 2024 - 15:52 WIB

50576 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru  |  Pelaku penganiayaan dan pengeroyokan di Daerah Kulim sampai saat ini belum juga ditangkap oleh pihak yang berwajib Polresta Pekanbaru, walaupun identitas serta tempat tinggal mereka sudah diketahui oleh anggota Reserse Polresta.

Peristiwa pengeroyokan terjadi berawal dari sebuah rumah kontrakan di Jl. Selamat, Kel. Pematang kapau ,Kec Kulim, dimana rumah pelaku yang bernama Sardi bersebelahan rumah dengan korban Andika dan Natan (buruh bangunan) yang diketahui Sardi adalah seorang anggota Satpol-PP Provinsi Riau.

Selasa 24/09/2024 siang, pada saat korban pulang dengan menggunakan sepeda motor menuju rumah kontrakan berpapasan dengan pelaku bernama Sardi yang secara tiba tiba menghardik disertai pengancaman kepada korban Andika dan Natan, setelah memaki pelaku lantas mencekik Andika yang dianggap telah berani menjawab kata kata yang dilontarkan oleh Sardi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat Andika dicekik oleh si pelaku, Natan mendekati berusaha untuk melerai akan tetapi Sardi yang merasa jagoan dan mungkin dia yang paling lama tinggal di daerah kontrakan tersebut malah mencekik leher Natan sambil keluarkan ancaman kepada kedua korban, ke dua korban yakni Andika dan Natan yang karena baru saja pindah di daerah kontrakan memilih mengalah.

Baca Juga :  Tindak Lanjut Aduan Masyarakat: DLHK Kota Pekanbaru Tinjau Langsung Lapas llA Pekanbaru, Rekomendasikan Pembangunan Bak Limbah dan Strategi Pengelolaan Limbah

Selanjutnya korban Andika dan Natan masuk kedalam rumah kontrakan mengambil barang untuk dibawa ke lokasi pekerjaan mereka, dan diketahui rumah Sardi si pelaku juga berada bersebelahan.

Sampai di lokasi pekerjaan sebuah workshop Andika dan Natan mengadukan kejadian yang mereka alami tadi dirumah kontrakan kepada mandornya yang bernama irul, mendapatkan laporan anggota buruh nya, si mandor lantas mendatangi rumah kontrakan untuk menjumpai si pelaku Sardi, sampai di rumah kontrakan dan bertemu Sardi, irul bertanya

“kenapa anggota saya dimaki dan dicekik, apa salah mereka,’ ujar irul

Bukan kata maaf yang dia dapatkan , si pelaku Sardi yang juga anggota Satpol-PP Provinsi Riau ini malah balik menggertak dan juga keluarkan ancaman “awas kau ya, tunggu saja kau, sambil menelpon kawan kawan nya yang diduga adalah dari sebuah Ormas

Irul lantas pergi dan ajak anggota buruh tadi kembali bekerja, sampai di gudang selang tak berapa lama, tiba tiba si pelaku muncul dengan membawa kawan nya sekitar 20 orang dan lansung melakukan pemukulan dan ada yang memakai kayu broti, karena kalah banyak para buruh bangunan tumbang tanpa perlawanan .

Baca Juga :  Wujudkan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat, RSDC Pekanbaru siap bersinergi bersama Media dan AMI

Setelah melakukan pengeroyokan, kawan Sardi yang bernama Iin yang mengaku sebagai ketua Ormas daerah Kulim masih mengintimidasi para buruh dengan meminta seekor kambing sebagai pengganti untuk menegakkan marwah mereka.

Para buruh tidak ada satupun yang sanggupi permintaan Iin si ketua Ormas tersebut, dan sekitar 3 jam Sardi cs berada di lokasi workshop dan merasa puas lantas meninggalkan tempat kejadian, para buruh segera menghubungi pimpinan mereka sdr R.

Mendapatkan kabar anggota nya di pukuli dan dikeroyok sdr R bergegas menuju lokasi dan membawa mereka ke Polresta Pekanbaru untuk membuat laporan resmi dan juga mengantarkan anggota nya untuk visum.

Kepada awak media, sdr R menyampaikan, kepada bapak Pj Gubernur Riau agar bisa memberikan sangsi tegas kepada pelaku pengeroyokan yang bernama Sardi karena Sardi adalah anggota Satpol-PP di Provinsi Riau, dan juga kepada Bapak Kapolresta Pekanbaru agar memerintah kan anggota nya turun dan tangkap si pelaku karena perbuatan mereka sudah tidak manusiawi.

Dihubungi melalui via whatsapp, Kasat Reskrim Polresta pekanbaru Kompol Bery tidak menjawab pesan sampai berita ini terbit.

(Monchai)

Berita Terkait

Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Umri Kukuhkan 1.351 Lulusan, Rika Gunawan Raih Summa Cumlaude IPK 3.97
Wakil Rakyat Cekik Wakil Rakyat: Aksi Memalukan Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Jadi Tontonan Publik
Ditreskrimsus Polda Riau Bongkar Dugaan Gudang Bio Solar Ilegal di Tenayan Raya
Viral Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi PI SPRH Rp64 Miliar
Residivis Narkoba di Pekanbaru Kota Ditangkap Polda Riau, 2,14 Gram Sabu Disita
Cari Titik Temu Sengketa 8 Hektare Meranti Pandak, Warga Dialog dengan Kapolresta
Wujudkan Polri Humanis, Wakapolda Riau Gelar Minggu Kasih di GPIB Immanue

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Dengan Bismillahirrahmanirrahim, Riki Dermawan Mohon Doa dan Dukungan, Siap Mengemban Amanah untuk Raja Bejamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Waka Polres Rohil Tegaskan Santri Mitra Strategis Polri Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Simpang Nella Digerebek, Polres Rohil Tangkap Bandar Wanita Bawa Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Camat Bangko Turun ke Lokasi, Tinjau Banjir dan Pastikan Kondisi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:09 WIB

2 Pengedar, 38,9 Gram Sabu, Rp7,1 Juta Disita di Melayu Besar

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:52 WIB

75 Tahun Humas Polri, Polres Rohil Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Iman

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Polsek Kubu Ringkus 4 Pengedar Sabu, 103,19 Gram Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Aset Pemda Rohil Mangkrak, Eks Pos Lantas Batu Enam Bagansiapiapi Jadi Sorotan

Berita Terbaru

PEKANBARU

Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 16:37 WIB