Papua Pegunungan, baranewsriau.com – Bawi Kogoya, ketua tim relawan di Provinsi Papua Pegunungan, meminta perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto karena kami merasa tidak dihargai di daerah Papua Pegunungan ini setelah bekerja keras mengurus suara di delapan kabupaten, yaitu Jayawijaya, Lani Jaya, Nduga, Mamberamo Tengah, Yalimo, Yahukimo, dan dua kabupaten lainnya. Jumat (27/03/2026).
Bawi, yang merupakan lulusan S1 dengan gelar S.Kom., mengaku telah membawa berkas ke Gubernur dan Bupati, namun tidak mendapatkan pekerjaan di dinas manapun.
“Apakah tim relawan kemenangan ini dibutuhkan atau tidak?” tanya Bawi dalam video yang viral.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami kena panas, kena dingin, naik turun gunung untuk bekerja, tapi kami tidak dapat pekerjaan,” ujarnya.
Bawi juga mengkritik pejabat di provinsi dan kabupaten yang tidak turun ke kampung-kampung dan hanya mementingkan kepentingan pribadi.
“Pejabat-pejabat di provinsi dan kabupaten tidak turun ke kampung-kampung, mereka hanya tinggal terima jadi di kursi mereka,” katanya.
Dia berharap Bapak Presiden Prabowo dapat memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.
“Saya meminta Bapak Presiden dan Wakil Presiden untuk memberikan jawaban atas pertanyaan saya ini. Apakah saya sebagai ketua tim relawan ini dipakai atau tidak?” pinta Bawi.
Bawi juga berharap agar pemerintah dapat memperhatikan aspirasi masyarakat Papua Pegunungan dan memberikan kesempatan yang adil bagi tim relawan yang telah bekerja keras.
Sumber: Ketua Tim Relawan Prabowo Gibran (Bawi Kagoya)
Editor: Ros.H





















































