Baranewsriau.com, BAGANSIAPIAPI – Hari pertama pembukaan event nasional Festival Bakar Tongkang pada Senin (29/6/2026) mulai menyedot perhatian publik. Meski ritual puncak pembakaran replika kapal baru akan berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2026, ribuan wisatawan dari berbagai daerah dan mancanegara diperkirakan sudah memadati Kota Bagansiapiapi sejak hari ini.
Menyikapi lonjakan kunjungan tersebut, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas, keamanan, dan ketertiban lingkungan.
Sekretaris FKDM Rohil, Sulisman, menyampaikan bahwa Bakar Tongkang bukan sekadar ritual budaya biasa, melainkan sudah menjadi kalender event pariwisata nasional yang menarik perhatian dunia. Oleh karena itu, kenyamanan para pengunjung harus menjadi prioritas utama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengajak seluruh masyarakat Rokan Hilir, khususnya warga Bagansiapiapi, untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Keamanan dan ketertiban ini tidak hanya tugas aparat kepolisian semata, namun harus dimulai dari kesadaran diri kita sendiri. Mari kita tunjukkan sikap ramah dan santun kepada setiap wisatawan yang datang, baik domestik maupun mancanegara,” ujar Sulisman kepada media, Senin (29/6/2026).
Sulisman menambahkan, daya tarik festival tahun ini tidak hanya tertuju pada prosesi puncak ritual pembakaran replika kapal tongkang saja. Berbagai rangkaian acara pendukung turut memeriahkan suasana dan menjadi magnet tersendiri bagi para pelancong sejak hari pertama dibuka.
“Event nasional ini sangat kaya. Selain prosesi utama, ada berbagai pementasan kesenian, pertunjukan kebudayaan lokal, hingga kehadiran stan bazar dan UMKM kreatif. Ini adalah momentum besar bagi kebangkitan ekonomi daerah kita, khususnya para pelaku usaha lokal,” jelasnya.
Antusiasme tinggi ini terlihat dari mulai ramainya pusat-pusat penginapan, rumah makan, dan area sekitar klenteng utama yang menjadi pusat kegiatan. Kedatangan ribuan wisatawan di awal pekan ini membuktikan bahwa pesona budaya Bagansiapiapi tetap menjadi daya tarik magis yang dinanti setiap tahunnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung yang terus mengalir hingga hari puncak, FKDM Rohil juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi gangguan keamanan, seperti aksi kriminalitas di area keramaian atau titik kemacetan lalu lintas. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan hal-hal yang mencurigakan kepada petugas keamanan terdekat.
Lebih lanjut, FKDM Rohil berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan dapat berjalan optimal selama seluruh rangkaian acara berlangsung. Dengan suasana yang aman, damai, dan kondusif, citra Rokan Hilir sebagai destinasi wisata budaya yang aman dan ramah akan semakin kuat di mata dunia.
Editor: Redaksi





















































