Proyek Ketapang di Bagan Jawa Terindikasi Korupsi, Keterlibatan Pj Penghulu Dalam Pengelolaan Anggaran Jadi Pertanyaan Besar

Redaksi

- Redaktur

Kamis, 18 September 2025 - 09:53 WIB

50578 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROHIL, BaraNewsRiau.com |Proyek ketahanan pangan (Ketapang) tahun 2025 di Kepenghuluan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir, menjadi sorotan publik.

Program yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Kepenghuluan (BUMKep) ini diduga kuat tidak dijalankan sesuai rencana awal, bahkan terindikasi adanya penyalahgunaan anggaran.

Proyek Ketapang yang berfokus pada penggemukan kambing ini diduga tidak mengikuti spesifikasi yang telah ditetapkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi sementara, BUMKep Bagan Jawa mendapatkan kucuran dana tahap pertama senilai Rp145 juta, hanya menggunakan sebagian kecil dana tersebut.

Dari total anggaran yang diterima, hanya Rp30 juta yang digunakan untuk membangun kandang dan sisanya untuk membeli 24 ekor kambing. Jumlah ini jauh dari harapan dan menimbulkan kecurigaan publik.

Baca Juga :  Penggunaan Dana Desa 2024 Oleh Seluruh Penghulu di Rohil Masuk Agenda Pemeriksaan Inspektorat

“Ketidaktransparanan dalam pengelolaan dana BUMKep memicu asumsi liar di kalangan masyarakat, terindikasi adanya mark-up,” ujar salah seorang warga, Rabu (17/09/2025).

Lebih lanjut, keterlibatan Pj. Penghulu Bagan Jawa dalam pengelolaan dana BUMDes yang nilainya fantastis juga menjadi pertanyaan besar.

Sejumlah pihak mendesak agar program Ketapang di Kepenghuluan Bagan Jawa diperiksa secara menyeluruh. Salahsatunya dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Team Operasional Penyelamatan Asset Negara Republik Indonesia (TOPAN-RI) Rokan Hilir yang menyatakan keprihatinan atas kasus ini dan meminta aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan.

“Kami meminta Kejaksaan dan Kepolisian untuk serius menangani kasus ini dan tidak membiarkan penyalahgunaan dana desa terjadi tanpa konsekuensi,” kata Ketua LSM TOPAN RI Rohil Yusaf Hari Purnomo.

Menurut Yusaf akrab di sapa Arie Black, Dana desa adalah uang rakyat. Pengelolaannya harus transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Kapolres Rohil Tinjau Lokasi Acara Tabligh Akbar Dan kampanye Paslon Berwarwah dan Bijak.

“Kami meminta agar kasus ini diusut hingga tuntas,” Tegas dia.

Peringatan bagi Desa-Desa Lain

Kasus ini menjadi peringatan bagi desa-desa lain agar lebih berhati-hati dalam mengelola Bumdes/Bumkep. Transparansi anggaran dan pelibatan masyarakat dalam pengawasan adalah kunci untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

Diharapkan, kasus di Bagan Jawa ini dapat segera mendapat titik terang demi terciptanya pemerintahan desa yang bersih dan bertanggung jawab.

Hingga berita ini dipublikasikan, Direktur BUMKep Bagan Jawa dan Pj. Penghulu Bagan Jawa masih diam dan enggan memberikan tanggapan.

Keduanya terkesan bungkam, mengabaikan hak publik untuk mendapatkan informasi yang jelas dan transparan. (AM).

 

 

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Kapolsek Bangko Tinjau Program Ketapang di Suak Air Hitam, Jagung Berpotensi Panen Melimpah
Polsek Kubu Perluas Pengawasan Ketahanan Pangan,Pantau Perkembangan Jagung.
Polres Rohil Ungkap 31 Kasus Narkoba Selama Mei 2026, Kapolres Komitmen Selamatkan Generasi Bangsa Dari Bahaya Narkoba.
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Bangko Monitoring Lahan Jagung 2 Hektare di Suak Air Hitam
Polsek Kubu Dukung Program Asta Cita, Tanam Jagung Serentak 3 Hektar Jaga Ketahanan Pangan
Kapolsek kubu Pantau Perkembangan Tanaman Jagung, Hasil Pertumbuhan Sangat Baik.
Zulpakar, SE., M.Si Siap Tidak Menerima Gaji dan Tunjangan Selama Menjabat Penghulu Bagan Jawa
Dukung Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Cek Kesiapan Lahan Tanam Jagung 3 Hektar.

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:43 WIB

Kapolsek Bangko Tinjau Program Ketapang di Suak Air Hitam, Jagung Berpotensi Panen Melimpah

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:50 WIB

Polsek Kubu Perluas Pengawasan Ketahanan Pangan,Pantau Perkembangan Jagung.

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Bangko Monitoring Lahan Jagung 2 Hektare di Suak Air Hitam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:42 WIB

Polsek Kubu Dukung Program Asta Cita, Tanam Jagung Serentak 3 Hektar Jaga Ketahanan Pangan

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:45 WIB

Kapolsek kubu Pantau Perkembangan Tanaman Jagung, Hasil Pertumbuhan Sangat Baik.

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:58 WIB

Zulpakar, SE., M.Si Siap Tidak Menerima Gaji dan Tunjangan Selama Menjabat Penghulu Bagan Jawa

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:33 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Cek Kesiapan Lahan Tanam Jagung 3 Hektar.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:54 WIB

Riski Kurniawan, S.I.Q., Imam Masjid Khairunnas Pusat Perkantoran Ibukota Rohil

Berita Terbaru