Proyek Ketapang di Bagan Jawa Terindikasi Korupsi, Keterlibatan Pj Penghulu Dalam Pengelolaan Anggaran Jadi Pertanyaan Besar

Redaksi

- Redaktur

Kamis, 18 September 2025 - 09:53 WIB

50622 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROHIL, BaraNewsRiau.com |Proyek ketahanan pangan (Ketapang) tahun 2025 di Kepenghuluan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir, menjadi sorotan publik.

Program yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Kepenghuluan (BUMKep) ini diduga kuat tidak dijalankan sesuai rencana awal, bahkan terindikasi adanya penyalahgunaan anggaran.

Proyek Ketapang yang berfokus pada penggemukan kambing ini diduga tidak mengikuti spesifikasi yang telah ditetapkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi sementara, BUMKep Bagan Jawa mendapatkan kucuran dana tahap pertama senilai Rp145 juta, hanya menggunakan sebagian kecil dana tersebut.

Dari total anggaran yang diterima, hanya Rp30 juta yang digunakan untuk membangun kandang dan sisanya untuk membeli 24 ekor kambing. Jumlah ini jauh dari harapan dan menimbulkan kecurigaan publik.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 04/Kubu Ajak Warga Ciptakan Pemilu Damai.

“Ketidaktransparanan dalam pengelolaan dana BUMKep memicu asumsi liar di kalangan masyarakat, terindikasi adanya mark-up,” ujar salah seorang warga, Rabu (17/09/2025).

Lebih lanjut, keterlibatan Pj. Penghulu Bagan Jawa dalam pengelolaan dana BUMDes yang nilainya fantastis juga menjadi pertanyaan besar.

Sejumlah pihak mendesak agar program Ketapang di Kepenghuluan Bagan Jawa diperiksa secara menyeluruh. Salahsatunya dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Team Operasional Penyelamatan Asset Negara Republik Indonesia (TOPAN-RI) Rokan Hilir yang menyatakan keprihatinan atas kasus ini dan meminta aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan.

“Kami meminta Kejaksaan dan Kepolisian untuk serius menangani kasus ini dan tidak membiarkan penyalahgunaan dana desa terjadi tanpa konsekuensi,” kata Ketua LSM TOPAN RI Rohil Yusaf Hari Purnomo.

Menurut Yusaf akrab di sapa Arie Black, Dana desa adalah uang rakyat. Pengelolaannya harus transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Kapolres Rohil Cek Harga Sembako Di Pasar Ujung Tanjung,Pastikan Stabilitas Jelang Ramadhan

“Kami meminta agar kasus ini diusut hingga tuntas,” Tegas dia.

Peringatan bagi Desa-Desa Lain

Kasus ini menjadi peringatan bagi desa-desa lain agar lebih berhati-hati dalam mengelola Bumdes/Bumkep. Transparansi anggaran dan pelibatan masyarakat dalam pengawasan adalah kunci untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

Diharapkan, kasus di Bagan Jawa ini dapat segera mendapat titik terang demi terciptanya pemerintahan desa yang bersih dan bertanggung jawab.

Hingga berita ini dipublikasikan, Direktur BUMKep Bagan Jawa dan Pj. Penghulu Bagan Jawa masih diam dan enggan memberikan tanggapan.

Keduanya terkesan bungkam, mengabaikan hak publik untuk mendapatkan informasi yang jelas dan transparan. (AM).

 

 

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Jaga Keamanan Objek Vital Dan Tempat Rawan, Polsek Kubu Gelar Patroli KRYD.
**TK Methodist Bagansiapiapi Sambut HUT RI ke-81 lewat Parade Becak Bertema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”**
Jelang HUT RI Ke-81, Polsek Kubu Gelar Patroli KRYD Pastikan Wilayah Aman.
Jembatan Seikeladi–Sekapas Masuk Tahap Perencanaan, PUPR Rohil Targetkan Pembangunan Fisik Tahun 2027
Kapolsek Kubu Beri Arahan Dan Pembinaan Pada Paskibrakan Kubu-Kuba Saat Latihan Bersama.
Ijal Mantapkan Pencalonan di Pilpeng Bagan Jawa, Tawarkan Kepemimpinan Amanah dan Kerja Nyata
Wow…Polsek Pujud Ungkap Peredaran Sabu 40 Gram,Tiga Pelaku Ditangkap
Jaga Keamanan Dan Ketertiban Wilayah, Polsek Kubu Tingkatkan Patroli Malam.

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Bupati Asmar: Kolaborasi Kunci Bangun Riau dan Kepulauan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Bendera Merah Putih Berkibar di Tepian Selat Melaka, Simbol Negara Hadir di Meranti

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Demi Anak Meranti, 33 Sekolah Mulai Direnovasi Pemerintah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:58 WIB

Kunjungan Bawaslu ke LAMR Meranti Bahas Pengawasan Pemilu 2029

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 02:32 WIB

Sofyan Hamzah Dukung Buku Sejarah Perjuangan Kabupaten Meranti

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Kenalkan Program Green Policing, LAMR Kepulauan Meranti Libatkan PKKKSNM Malaysia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:30 WIB

LAMR Meranti Gandeng PKKKSNM Malaysia Tanam Pohon Lewat Green Policing

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Apresiasi Bupati Asmar untuk Pengabdian Bidan di HUT IBI 75

Berita Terbaru