Dua yayasan diapresiasi atas dukungan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
PEKANBARU, baranewsriau.com – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menganugerahkan penghargaan kepada dua yayasan yang aktif mendukung pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Provinsi Riau, Rabu (12/8/2026).
Penghargaan diberikan kepada Yayasan Putra Peduli bersama Relawan 1011 dan Yayasan Harmoni Nusa. Penyerahan berlangsung di Mapolda Riau, Senin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolda menyampaikan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kepedulian dan semangat gotong royong yang ditunjukkan kedua yayasan.
“Jembatan ini bukan hanya konstruksi fisik, tetapi merupakan jembatan harapan bagi masyarakat. Di balik setiap jembatan yang dibangun, ada akses yang terbuka, ada ekonomi yang bergerak, ada anak-anak yang lebih mudah bersekolah,” ujar Herry.
Menurut Kapolda, keberadaan jembatan membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, pelayanan kesehatan, aktivitas ekonomi, hingga memperlancar mobilitas warga di wilayah yang selama ini terisolir.
Ia menegaskan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tidak dapat dilakukan sendiri oleh Polri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, yayasan, relawan, dan masyarakat.
“Kami memberikan penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi sebagai bentuk penghormatan. Ketika masyarakat, pemerintah, dunia usaha dan Polri bergerak bersama, maka persoalan yang berat sekalipun bisa kita selesaikan,” katanya.
Kapolda menyampaikan apresiasi khusus kepada Yayasan Putra Peduli bersama Relawan 1011 dan Yayasan Harmoni Nusa. Partisipasi keduanya dinilai menunjukkan bahwa membangun Riau merupakan tanggung jawab bersama.
“Saya berharap apa yang dilakukan kedua yayasan ini menjadi inspirasi bagi elemen masyarakat lainnya. Mari kita bangun Riau dengan semangat gotong royong dan kepedulian,” ujarnya.
Lebih lanjut, Herry menegaskan Polri akan terus mendorong program-program yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses.
“Ukuran keberhasilan kita bukan hanya berapa banyak jembatan yang dibangun, tetapi seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Sumber: Bidhumas Polda Riau
Reporter: Ibrahim
Editor: Rosbinner Hutagaol





















































