Kecewa Dengan Oknum Penyidik Polres Kampar, Pelapor : Mungkin Mereka Sakit Hati Uang 20 Juta Batal

SRI IMELDA

- Redaktur

Senin, 18 Desember 2023 - 15:53 WIB

50342 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampar, Baranewsriau.com – Saipul lagi-lagi mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil pengembangan yang dilakukan oleh oknum penyidik polres kampar yang terkesan mengesampingkan laporannya karena dia menduga oknum penyidik merasa sakit hati padanya.

Pasalnya pasca Saipul menyerahkan dana 20 juta kepada kasat reskrim polres kampar sesuai arahan wakapolres, saipul lantas menghubungi keluarganya yang notabene juga seorang perwira polisi yang berpangkat kombes disalah satu polda

“Berdasarkan arahan wakapolres kampar, saya diminta menyerahkan dana operasional kepada kasat reskrim sebesar 20 juta dengan maksud agar lebih memudahkan kerja penyidik dalam mengungkap perkara yang saya laporkan, lalu saya menghubungi keluarga saya yang berpangkat kombes dan keluarga saya langsung menghubungi wakapolres kampar agar mengembalikan uang 20 juta tersebut kepada saya” Ujar Saipul, Senin (18/12/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Saipul mungkin ini menjadi penyebab lambatnya pengembangan yang dilakukan oleh oknum penyidik polres kampar.

Baca Juga :  75 Al-Qur'an di-Berikan Kapolres Kampar: Eratkan Silaturahmi dengan Masjid Al-Ikhlas

“Saya rasa mereka (penyidik-red) sakit hati sama saya karena uang itu batal mereka terima” katanya.

Ditambahkan Saipul “penyidik terkesan ada kongkalikong dengan penadah barang perusahaan saya, sebab oknum supir ekspedisi sudah ditahan sementara kernet masih berstatus DPO dan si penadah sampai saat ini belum terungkap”.cakapnya.

Ditempat terpisah Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja ketika dikonfirmasi terkait dugaan permintaan uang 20 juta oleh wakapolres kampar mengarahkan media ini agar langsung bertanya kepada kasat reskrim.

Dan terkait kendala yang dihadapi penyidik sehingga belum berhasil mengungkap oknum penadah barang milik saipul, AKBP Ronald Sumaja dengan singkat mengatakan karena DPO belum tertangkap.

Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Elvin Septian Akbar saat dikonfirmasi membantah tudingan Saipul terkait permintaan dana operasional sebesar 20 juta karena didukung atau tidak didukung anggaran dikatakan elvin perkara tetap dikerjakan dan tetap berlanjut sesuai dengan prosedur dan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga :  Polres Kampar Dikunjungi Tim Penilai Green Policing Award

Sebelumnya selasa 11 April 2023 pukul 17.00 WIB Saipul Azhar melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan barang berupa pranca jalan tol ke mapolres kampar dengan terlapor atas nama Deni, dan Pristo.

Saipul yang merasa tidak puas terhadap kinerja oknum penyidik polres kampar ini pun merasa seperti ada dugaan kongkalikong antara oknum penyidik polres kampar dengan pelaku kejahatan dalam hal ini terlapor dan penadah barang.

Bukan tanpa alasan saipul menduga kongkalikong itu terjadi, sebab saipul mengira seorang penyidik kepolisian yang notabene sudah terlatih dalam mengungkap sebuah kejahatan, seharusnya bisa menyelesaikan perkara ini dengan tuntas. (Tim PPRI)

Berita Terkait

Polres Kampar Sukses Laksanakan Penelitian Puslitbang Polri, Pokus Pada Penanganan Unjuk Rasa 
Bulan Ramadhan Ajak Generasi Muda Beraktivitas Positif, Polres Kampar Gelar Green Policing juara Running Race
Polres Kampar Santuni Panti Asuhan dan Jalin Keakraban dengan Jurnalis: Berkah Ramadhan 
Desa Tarai Bangun: Mafia Tanah Terungkap  Surat Tanah Korban Dijual  ke Pihak Orang Lain, Kuasa Hukum Beraksi
Kapolda Riau Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung di Kuansing
Kapolda Riau Kunjungi Pembangunan Jembatan di Desa Lubuk Agung Kabupaten Kampar
Sambut Ramadhan, Polres Kampar Siaga di Balimau Kasai: Keamanan dan Keselamatan Prioritas
Polres Kampar Gelar Tabligh Akbar Jelang Ramadan 2026 Bareng UAS

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:19 WIB

Mencegah Dini Penyakit Menular, Lapas llA Pekanbaru Lakukan Skrining Kesehatan Warga Binaan Baru 

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:48 WIB

Nakes Lapas Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Standar Kesehatan Jiwa dan Pelatihan BJMHS: Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan 

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:36 WIB

LAMR Kepulauan Meranti Sanggar Pusaka Budaya, Bagikan Takjil dan Santunan Anak Yatim di Yayasan Panti Asuhan Nafisha

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:28 WIB

Kejati Riau Bersih-Bersih, Kajati Pimpin Gotong Royong Wujudkan Lingkungan Kerja ASRI

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:56 WIB

Responsif dan Profesional: Lapas Pekanbaru Pastikan Hak Layanan Kesehatan Warga Binaan Terpenuh

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:25 WIB

Ketum AKPERSI Apresiasi Langkah Tegas Meutya Hafid Lindungi Anak di Ruang Digital 

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:58 WIB

Kabid SMP Mewakili Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Jalin Kerjasama dengan Universitas Prima Indonesia, Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:30 WIB

KOPRI PKC PMII Riau Gelar Visionary Talks Moderasi Beragama, Hadirkan Ketua KOPRI PB PMII, DPR RI dan Tokoh Lintas Agama

Berita Terbaru