BBPOM PEKANBARU GELAR BIMTEK PENGENDALIAN RESISTANSI ANTIMIKROBA, TEKAN PENJUALAN ANTIBIOTIK TANPA RESEP

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Kamis, 23 April 2026 - 12:01 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, baranewsriau.com – Balai Besar POM di Pekanbaru menggelar Bimbingan Teknis Pengendalian Resistansi Antimikroba di Fasilitas Pelayanan Kefarmasian, Rabu (22/4/2026) di Hotel Pangeran Pekanbaru. Bimtek bertujuan mendorong penggunaan antibiotik bijak dan rasional serta mencegah praktik penyerahan antibiotik tanpa resep. Kamis (23/04/2026).

Kepala BBPOM Pekanbaru Alex Sander membuka Bintek Pengendalian Resistansi Antimikroba dan meminta apoteker patuhi regulasi penyerahan antibiotik.

“Apoteker harus patuhi regulasi penyerahan antibiotik di apotek sesuai resep dokter sebagaimana diatur dalam UU Kesehatan dan Peraturan Badan POM Nomor 24 Tahun 2021,” kata Alex Sander.

Ia juga mengimbau peserta melakukan edukasi ke pasien.

“Edukasi kepada pasien terkait aturan penggunaan antibiotik yang benar juga harus dilakukan,” ujarnya.

Kegiatan diikuti 80 peserta dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, PD IAI Riau, GP Farmasi Area Riau, serta apoteker penanggung jawab, apoteker pendamping, dan pemilik apotek se-Kota Pekanbaru.

Dua narasumber hadir mengisi materi.

Pertama, Dewi Anggraini, Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Sub Spesialis Bakteriologi RSUD Arifin Achmad sekaligus dosen FK Universitas Riau, membawakan Resistansi Antimikroba pada Praktik Klinis.

Kedua, Muhammad Rusydi Ridha, PFM Ahli Madya BBPOM di Pekanbaru, menyampaikan Pengendalian Resistansi Antimikroba di Indonesia.

Baca Juga :  Polda Riau Terdepan dalam Kampanye Hijau Nasional, Menteri Pertanian Dorong Jadi Contoh Daerah Lain

Dalam bimtek dilakukan penandatanganan Pakta Integritas untuk tidak menyerahkan antibiotik tanpa resep dokter. Alex Sander menegaskan langkah ini penting menekan angka pelanggaran di Riau.

“Persentasenya masih tinggi, 83,65 persen. Ini harus kita turunkan bersama,” tegasnya.

Resistansi antimikroba berdampak pada dosis pengobatan lebih tinggi, durasi perawatan lebih lama, biaya pengobatan meningkat, infeksi sulit diobati, memperparah penyakit, hingga kematian.

 

Sumber: Kepala BBPOM Pekanbaru “Alex Sander”

Editor: Ros.H

 

Berita Terkait

PLT Gubernur Riau Perintah Wako: Data Galian C Tak Berizin Demi PAD Riau
PLT Gubri Ajak Tertibkan Galian C, Bantu PAD dan Jaga Lingkungan Warga
Minum Jamu Gratis Dapat Ilmu: Warga CFD Pekanbaru Diajak Waspada Jamu Ilegal Berbahaya 
Disdik Pekanbaru & Telkomsel Bekali 150 Guru Skill Digital: Belajar Bikin Konten Edukatif Hingga Kelola Medsos Sekolah
Jumat Berkah di Disdik Pekanbaru: ASN Rutin Yasinan Dipimpin Kabid SD Sardius  
Kapolda Riau Tinjau Langsung Operasi Katarak Gratis: 310 Warga Siap ‘Lihat Dunia’ Lebih Jelas
14 Hari Razia Besar di Riau, Polisi Bidik Knalpot Brong hingga Sopir Ngudut Saat Nyetir 
Bukti Nyata Mengayomi, Polda Riau Sikat 1.333 Kejahatan Jalanan Demi Rasa Aman Warga

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:49 WIB

PJS Kades Tarai Bangun Lantik Mahdi Nur Jadi Ketua RT Baru

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:42 WIB

Negara Hadir di Sawah: Polsek KKH Serahkan Pupuk NPK-UREA, pastikan Jagung Bangun Sari Tumbuh Subur Demi Swasembada Pangan

Senin, 8 Juni 2026 - 11:40 WIB

Tingkatkan Disiplin & Kinerja: Kacab III Disdik Pimpin Apel Senin di Cabang Wilayah III Pekanbaru 

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:16 WIB

Modal Dana Swadaya, Kapolsek Kampar Kiri Hilir Turun Tanam Jagung Ramoro 0,5 Ha

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:18 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Tapung Hilir Salurkan 12 Kg Benih Jagung Bisi 2 ke BUMDes

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:53 WIB

BBPOM Pekanbaru dan DPR RI Sahidin Ajak Warga Kampa Cegah Stunting Lewat Pangan Aman

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:29 WIB

Turun Gunung ke Desa, BBPOM Pekanbaru & Ir. H. Sahidin DPR RI Ajari Warga Sumber Sari Kampar Trik Cek KLIK Lawan Stunting

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:38 WIB

Panen Perdana Jagung Pipil di Sungai Simpang Dua: Bukti Program Kapolda Riau Berjalan

Berita Terbaru