Terendus Jaringan Solar Subsidi di Siak? Dua Pelaku Ditangkap, Modus Terstruktur Diduga Libatkan “Orang Dalam”

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Minggu, 19 April 2026 - 23:12 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang-Siak, baranewsriau.comPengungkapan kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kecamatan Tualang mulai mengarah pada dugaan yang lebih besar. Penangkapan dua pelaku dalam sepekan oleh Sat Reskrim Polres Siak membuka indikasi adanya pola terorganisir yang tidak berdiri sendiri. Minggu (19/04/2026).Dua tersangka, SS dan IY, diamankan dalam operasi pada 9 dan 15 April 2026 di kawasan Perawang. Namun dari hasil pengembangan awal, modus yang digunakan dinilai terlalu rapi untuk sekadar permainan individu.

Para pelaku memanfaatkan barcode MyPertamina untuk melakukan pembelian Bio Solar secara berulang di sejumlah SPBU. Skema ini memunculkan pertanyaan serius:

bagaimana sistem bisa “ditembus” berkali-kali tanpa terdeteksi lebih awal?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya soal barcode, kendaraan yang digunakan juga telah dimodifikasi dengan tangki berkapasitas besar atau yang kerap disebut “tangki siluman”.

Praktik ini memungkinkan pengangkutan BBM subsidi dalam jumlah besar dalam satu kali jalan, indikasi adanya operasi yang sudah dipersiapkan, bukan sekadar coba-coba.

BBM yang dikumpulkan kemudian dipindahkan ke ratusan jerigen sebelum diduga diedarkan kembali dengan harga non-subsidi.

Baca Juga :  Dandim 0322/Siak Hadiri Upacara Hari Santri 2025, Kobarkan Semangat Jihad dan Cinta Tanah Air

Pola ini lazim ditemukan dalam praktik penimbunan yang terhubung ke rantai distribusi ilegal, yang kerap melibatkan lebih dari satu aktor.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan:

– 2 unit pick up dengan tangki modifikasi

– Mesin pompa dan selang minyak

– Ratusan jerigen

– Sekitar 160 liter Bio Solar

– Sejumlah barcode MyPertamina

– Uang tunai hasil penjualan

Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Dr. Raja Kosmos P, S.H,. M.H.,

menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya pengembangan kasus.

“Kami masih melakukan pendalaman. Jika ditemukan keterlibatan pihak lain, tentu akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku, ”ujarnya.

Sejumlah sumber yang enggan disebutkan namanya menyebutkan, praktik penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah industri seperti Tualang bukan barang baru. Aktivitas ini diduga berjalan dengan pola berulang, bahkan disebut-sebut “rapi” dan sulit disentuh.

“Biasanya kalau sudah pakai banyak barcode dan kendaraan modifikasi, itu bukan kerja satu-dua orang. Ada yang suplai, ada yang jaga ritme, bahkan ada yang diduga ‘membekingi’, ”ungkap sumber tersebut.

Baca Juga :  M. Rozali Bersyukur Jalan Desa Sadar Jaya Mulai Diperkeras, Warga Harap Pembangunan Berlanjut

Pernyataan ini tentu belum dapat dipastikan kebenarannya. Namun, pola yang terungkap dalam kasus ini memperkuat dugaan bahwa praktik serupa berpotensi melibatkan jaringan yang lebih luas, termasuk kemungkinan adanya pihak yang bermain di balik layar.

Kasus ini juga menyoroti efektivitas sistem distribusi BBM subsidi berbasis digital.

Jika satu kelompok bisa menggunakan banyak barcode untuk mengakses BBM secara berulang, maka muncul pertanyaan mendasar:

Apakah ini murni celah sistem, atau ada pengawasan yang tidak berjalan maksimal?

Polres Siak menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kasus ini. Namun publik kini menanti lebih dari sekadar penangkapan pelaku lapangan.

Apakah aparat akan berani menelusuri hingga ke hulu, termasuk kemungkinan adanya aktor besar atau oknum yang bermain di balik distribusi solar subsidi?

Kasus ini bisa jadi baru permukaan dari persoalan yang jauh lebih dalam.

 

Sumber: Ibrahim

Editor: R.H

Berita Terkait

Kapolda Riau Melayat dan Serahkan Santunan, Muharmizan Dikenang sebagai Pahlawan Lingkungan
Kecelakaan Mobil Operasional PT BSP Disorot, Pengawasan HSE dan SIKA Diminta Dievaluasi SKK Migas Dan Kementerian ESDM
Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Siak Lakukan Penggeledahan Perkara Pemerasan dan Gratifikasi Pengadaan Barang 
Subuh On The Road Pamapta Sampaikan Aduan Masyarakat lewat 110 Polres Meranti
Kapolres Siak: Prioritaskan Keselamatan Warga dan Mitigasi Konflik Satwa, Kawanan Gajah Mengamuk
Kapolda Riau Hadiri Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H Polres Siak Bersama UAS, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat di Bulan Suci
Pengelolaan Parkir RTH Taman Sabak Auh Ditertibkan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:45 WIB

Kapolsek Panipahan Laksanakan Cooling Syistem Di Gereja HKBP Pasca aksi Demonstrasi, Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif.

Minggu, 19 April 2026 - 13:03 WIB

Tingkatkan Hubungan Silaturahmi, Babinsa Koramil 04/Kubu Giat Komsos.

Minggu, 19 April 2026 - 11:45 WIB

Polres Rohil Gelar Night Run 2026 Redam Ketegangan Pasca Aksi Unras Dengan Pendekatan Humanis.

Minggu, 19 April 2026 - 11:29 WIB

Perkuat Keamanan Malam Hari, Polri Dan TNI Bersama Unsur Masyarakat Lakukan Patroli Cegah Pekat Hingga Narkoba.

Sabtu, 18 April 2026 - 19:39 WIB

Tim Gabungan TNI-Polri Berhasil Tangkap Terduga Pengedar Sabu Di Panipahan.

Sabtu, 18 April 2026 - 16:24 WIB

Kurun Waktu Seminggu Polsek Kubu Ungkap 3 Kasus Narkoba, Amankan 5 Pelaku

Sabtu, 18 April 2026 - 14:05 WIB

Personil Koramil 04/Kubu Bersama. Polri Dan Upika Gelar Patroli Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 09:54 WIB

Polsek kubu Kembali Berhasil Ringkus Pengdar Sabu.

Berita Terbaru