HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Somasi hukum dilayangkan oleh salah satu penumpangke perusahaan otobus bintang simPATI star

Redaksi

- Redaktur

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:13 WIB

50202 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, 28 Januari 2026 — Seorang penumpang bus antar provinsi melayangkan somasi hukum kepada perusahaan otobus PT Bintang Sempati Star atas dugaan pelanggaran keselamatan dan perlindungan konsumen dalam perjalanan rute Medan–Pekanbaru.

Somasi tersebut mencantumkan tuntutan kompensasi immateriil sebesar Rp800,00 (delapan ratus rupiah), bukan sebagai persoalan nominal, melainkan sebagai penegasan prinsip dan bentuk protes terhadap buruknya pelayanan angkutan umum.

Peristiwa bermula ketika penumpang yang bersangkutan ditinggalkan bus di tengah perjalanan, tepatnya di Ujung Tanjung, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, tanpa pemberitahuan, tanpa pengamanan, serta tanpa penyediaan transportasi lanjutan oleh pihak perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penumpang atas nama Padil Saputra, menyatakan bahwa somasi ini bertujuan mengingatkan penyelenggara angkutan agar tidak mengabaikan keselamatan penumpang, yang menurut undang-undang merupakan kewajiban mutlak.

“Nilai Rp800 itu simbolik. Yang dipersoalkan adalah kelalaian serius yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa. Jika ini dibiarkan, kejadian serupa bisa terulang pada siapa pun. Angka 8 (delapan) juga identik dengan bapak Presiden, saya senang dengan angka 8 (delapan),” ujarnya.

Baca Juga :  Pantau Lahan Jagung Pipil 1 Hektare, Polsek Sabak Auh Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita

Padil menegaskan, tindakan tersebut berpotensi melanggar Pasal 1365 KUHPerdata, Undang-Undang Perlindungan Konsumen, serta Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang secara tegas mewajibkan perusahaan angkutan bertanggung jawab sejak penumpang diangkut hingga tiba di tujuan.

Dalam somasi tersebut, pihak penumpang menuntut permintaan maaf tertulis, pengembalian sebagian ongkos perjalanan, kompensasi immateriil, serta jaminan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Apabila somasi tersebut tidak ditanggapi, penumpang membuka kemungkinan menempuh langkah hukum lanjutan, termasuk pengaduan ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), pelaporan ke Dinas Perhubungan, hingga gugatan perdata sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa keselamatan penumpang bukan sekadar layanan tambahan, melainkan hak yang dijamin undang-undang, dan bahwa somasi dengan nilai kecil sekalipun dapat menjadi alarm keras bagi praktik pelayanan yang lalai.

Bahwa pada hari Senin, tanggal 19 Januari 2026, PADIL SAPUTRA merupakan penumpang sah Bus PO SEMPATI STAR dengan rute Medan–Pekanbaru, berdasarkan tiket nomor PMGF2X2E7U58, Armada MDN–PKU / Double Decker dengan Nomor Polisi BL 7866 AA.

Baca Juga :  Warga Binaan Antusias Ikuti Senam Bersama di Lapas Kelas IIA Pekanbaru

Bahwa dalam perjalanan menuju Kota Pekanbaru, setibanya di wilayah Ujung Tanjung, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, PADIL SAPUTRA ditinggalkan oleh Bus PO SEMPATI STAR tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu, tanpa prosedur pengamanan, serta tanpa penyediaan sarana transportasi lanjutan atau bentuk pertanggungjawaban lainnya.

Bahwa penumpang yang duduk di sebelah PADIL SAPUTRA telah menyampaikan kejadian tersebut kepada awak kendaraan (petugas pendamping pengemudi/kernet). Namun demikian, informasi tersebut tidak ditindaklanjuti dan diabaikan oleh pihak awak Bus PO SEMPATI STAR, sehingga PADIL SAPUTRA tetap dibiarkan dalam keadaan tertinggal.

Akibat dari tindakan tersebut, PADIL SAPUTRA mengalami kerugian materiil dan immateriil, antara lain berupa keterlambatan tiba di tujuan, timbulnya biaya tambahan untuk transportasi dan akomodasi, tekanan psikologis berupa rasa takut dan ketidaknyamanan, serta potensi risiko terhadap keselamatan jiwa.**

(Rilis)

Berita Terkait

Salurkan Aspirasi Masyarakat, LPM Bagan Punak Meranti Serahkan Proposal Bantuan Tong Air 1.000 Liter ke Dinas Perkim Rohil
Waka Polres Rohil Tegaskan Santri Mitra Strategis Polri Jaga Persatuan Bangsa
Wakil Rakyat Cekik Wakil Rakyat: Aksi Memalukan Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Jadi Tontonan Publik
Ditreskrimsus Polda Riau Bongkar Dugaan Gudang Bio Solar Ilegal di Tenayan Raya
Pemkab Meranti Perluas Layanan Adminduk Masyarakat Gandeng Yayasan Buddha Dharma
Gelar Festival Senandung Melayu LAMR Tebing Tinggi Perkuat Warisan Budaya
Simpang Nella Digerebek, Polres Rohil Tangkap Bandar Wanita Bawa Sabu
Viral Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi PI SPRH Rp64 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Gelar Festival Senandung Melayu LAMR Tebing Tinggi Perkuat Warisan Budaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:41 WIB

DPRD Meranti Rapat Bersama OPD Bahas Jembatan Suak Nipah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:01 WIB

80 Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Ikuti Sosialisasi Perlinsos Bersama Polres Meranti

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:19 WIB

LAMR Meranti Buka Balai Adat untuk Pendidikan dan Pelestarian Sejarah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Seminar Dibalai Adat LAMR Meranti Angkat Kisah Temenggung Tebing Tinggi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Pemantauan Pilkades serentak 2026 di Meranti berjalan Aman dan Kondusif 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:55 WIB

ASN Perpustakaan Meranti Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Kantor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:19 WIB

LAMR Kepulauan Meranti Ucapkan Selamat atas Penunjukan Kabaharkam Polri

Berita Terbaru