Kubu_Rohil — Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, Polsek Kubu melalui Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan pemantauan dan pengecekan lahan tanaman jagung Kuartal IV di Jalan Sungai Tunggak, Kepenghuluan Teluk Piyai, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (13/3/2026) sekira pukul 09.30 WIB hingga selesai.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Teluk Piyai Jaya Bripka Safrianto, bersama Kaur Umum Desa Teluk Piyai Kasrobi, serta petani/pengelola lahan Suheri. Lahan yang dipantau merupakan lahan jagung pipil seluas 1,5 hektare dengan pola tanam tumpang sari di area perkebunan sawit.
Diketahui, tanaman jagung tersebut mulai ditanam pada Minggu, 30 November 2025, dan saat ini telah memasuki usia 103 hari atau sekitar 3,5 bulan. Adapun estimasi panen direncanakan pada 28 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung, termasuk kondisi lahan, pertumbuhan tanaman, serta kendala yang dihadapi petani di lapangan. Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung telah dilakukan pemupukan serta penyemprotan terhadap hama ulat dan belalang.
Namun demikian, kondisi lahan saat ini terpantau cukup kering karena dalam beberapa waktu terakhir tidak turun hujan. Meskipun tanaman jagung secara umum tampak menghijau, terdapat sebagian tanaman yang tidak berbuah, dan sebagian lainnya belum cukup tua untuk dipanen seluruhnya.
Kapolsek Kubu, AKP RUDI ARTONO SITINJAK, S.H., mengatakan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat serta menjalin sinergi dengan pemerintah desa dan kelompok tani.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung program-program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, salah satunya ketahanan pangan. Melalui pemantauan ini, kami ingin mengetahui perkembangan tanaman jagung di lapangan sekaligus membantu mencarikan solusi atas kendala yang dihadapi petani,” ujar AKP RUDI ARTONO SITINJAK, S.H.
Kapolsek juga berharap sinergitas antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan agar program ketahanan pangan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Untuk perkembangan selanjutnya, hasil pemantauan dan pertumbuhan tanaman jagung akan terus dilaporkan secara berkala. Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman dan terkendali.
















































