Penghulu Sungai Segajah Jaya Berdalih Kesepakatan Masyarakat ,DPP TOPAN RI Menilai Adanya Dugaan Indikasi Korupsi.

PONIRIN

- Redaktur

Jumat, 16 Mei 2025 - 21:13 WIB

50267 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Rohil-baranews.
DPP TOPAN RI minta ke Aparat Penegak Hukum untuk memeriksa Penghulu Sungai Segajah Jaya terkait dugaan penyelewengan Dana Desa tahun 2025. Hal ini diungkapkan Lukman Nur Hakim selaku Tim Investigasi DPP TOPAN RI.

“Kami minta Tipidkor Polres Rokan Hilir untuk memeriksa Penghulu Sungai Segajah Jaya terkait dugaan penyelewengan dana Desa”. Ungkapnya
Jum’at, (16/5/2025)

Tim Investigasi DPP TOPAN RI mendapati informasi adanya di APBDes 2025 Kepenghuluan Sungai Segajah Jaya anggaran untuk perbaikan jalan masing-masing di Simpang Durian, Parit Yunus dan Simpang Bandung menggunakan batu Petrun dan tanah kuning tanpa papan plang kegiatan. Namun, pihaknya kepenghuluan mengerjakan lebih awal pembangunan tersebut dengan talangan dana pinjaman.

“Kami mendapat informasi bahwa pembangunan lebih awal mengunakan dana pinjaman. Memang pembagunan ini dianggarkan melalui dana desa, tapi dana desa belum keluar. Total anggaran 83 juta.

Tim Investigasi DPP TOPAN RI menilai dengan adanya pembangunan lebih awal sebelum realisasi dana desa diduga adanya indikasi korupsi. Terkait hal ini, Tim Investigasi DPP TOPAN RI minta Penghulu Sungai Segajah Jaya diperiksa.

“Kita bisa cek jalan-jalan yang diperbaiki itu. Sekalipun ini ditalangi pakai dana pinjaman terlebih dahulu, tapi kan nantinya dibayarkan melalui dana desa anggaran 2025. Kami menduga permainan semacam ini rawan sekali korupsi”. Pungkasnya

Penghulu Sungai Segajah Jaya Burhanudin mengakui bahwa pekerjaan perbaikan jalan yang dianggarkan tahun 2025 tersebut terlebih dahulu ditalangi menggunakan dana pinjaman untuk membeli material. Penghulu mengatakan ini dikarenakan keinginan masyarakat terkait jalan rusak dan telah kesepakatan masyarakat dengan Penghulu.

” Kalau pitrun itu kita dahulukan kebijakan bg dan musyawarah kita, jadi kita usahakan dulu. Talangi dulu bg, dan ini merupakan permintaan masyarakat bg, karena kondisi jalan rusak parah. klw jalan rusak parah itu sudah saya sampaikan lokasinya. Pengerjaan jalan itu karena permintaan masyarakat karena jalan rusak masyarakat kesulitan melintasi mengeluarkan hasil meraka. Makanya diambil inisiatif bersama masyarakat yg memohon maka di dulu kan dananya melalui pinjaman. Setelah anggran keluar baru di bayarkan dana yg di pinjam untuk pembelian material”. Jelasnya

Terkait hal ini, Ketua Umum DPP TOPAN RI Sumondang Simangunsong, SH, MH melalui Tim Investigasi DPP TOPAN RI mengatakan bahwa pekerjaan tersebut menggunakan keuangan negara Dana Desa. Ketika adanya keinginan masyarakat dan kesepakatan antara masyarakat dengan Penghulu maka harus ada bukti kesepakatan dan dokumentasi musyawarah tersebut. Sebab Penghulu Burhanudin sendiri yang mengatakan bahwa pekerjaan tersebut memakai dana pinjaman dan setelah anggaran dana desa keluar baru dibayarkan. Namun, Penghulu Burhanudin tidak menunjukkan bukti kesepakatan dan dokumentasi musyawarah tersebut. Hal ini semakin menguatkan dugaan adanya indikasi korupsi.

Kemudian, ketika Penghulu Sungai Segajah Jaya Burhanudin ditanya dengan anggaran 83 juta, dan berapa jumlah volume material yang didatangkan untuk memperbaiki jalan tersebut, Penghulu tidak bisa menjawab alias bungkam.

Baca Juga :  Sertu Boy Sandi Babinsa Koramil 04/Kubu Ajak Warga Giatkan Siskamling.

Berita Terkait

KAPOLDA RIAU TEGASKAN KOMITMEN BERANTAS NARKOBA, KAPOLRES ROHIL LANTIK KAPOLSEK PANIPAHAN YANG BARU
Kapolda Riau Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba,Kapolres Rohil Lantik Kapolsek Panipahan Yang Baru.
Wakapolda Riau Turun Ke Panipahan, Gelar Dialog Dan Deklarasi Bersama Masyarakat Cegah Main Hakim Sendiri
Panipahan Memanas Jilid IV! Dugaan Narkoba Terkuak, Kapolres Didesak Bertindak Tegas
Polsek Kubu Ringkus Pengedar Sabu Dipasar Pelita Kuba.
Cegah Balap Liar Yang Meresahkan, Polsek Kubu Gelar Patroli Preventif Di Teluk Piyai.
Aksi Memanas Berhasil Diredam, Kapolres Rohil Pastikan Panipahan Aman Dan Kondusif.
Antisipasi Terjadinya Curat, Curas Dan Curanmor,Polsek Kubu Gelar Patroli.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 00:34 WIB

Ditlantas Polda Riau dan Gerkatin Kolaborasi Tanam Pohon di Tepian Sungai Siak, Wujudkan Lingkungan Hijau dan Berkelanjutan 

Senin, 13 April 2026 - 22:48 WIB

Apel Pagi Jadi Momentum Kalapas Pekanbaru Tekankan Integritas dan Berantas Halinar

Senin, 13 April 2026 - 18:55 WIB

Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Pengelola: Kami Tidak Menyediakan Tempat Untuk Berjudi

Senin, 13 April 2026 - 10:16 WIB

Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan, Tegaskan Evaluasi Kamtibmas Pasca Aksi Ricuh

Minggu, 12 April 2026 - 11:59 WIB

Panggung Gajah: Polda Riau Ajak Masyarakat Peduli Gajah Sumatera Lewat Festival Seni Konservasi

Minggu, 12 April 2026 - 11:17 WIB

Respons Cepat Anggota Ditlantas Polda Riau, Selamatkan Nyawa Gagalkan Aksi Bunuh Diri Pria Bawa Anak 

Jumat, 10 April 2026 - 12:42 WIB

Kanwil Ditjenpas Riau Matangkan Kesiapan Delegasi WCPP 2026 di Bali

Jumat, 10 April 2026 - 11:14 WIB

Kenaikan Pangkat Disematkan, Kinerja dan Integritas Jajaran Ditjenpas Riau Didorong Meningkat

Berita Terbaru