Diduga Halangi Tugas Wartawan,Pj Penghulu Teluk Berembun Dilaporkan Ke Polres Rohil.

PONIRIN

- Redaktur

Minggu, 14 Januari 2024 - 09:47 WIB

50377 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rohil – baranews 
Di duga halangi tugas jurnalistik wartawan yang hendak konfirmasi pada Pj Kades Teluk Berembun, Kalasnira, di Jalan Impah CPI, depan Mesjid Istiqomah Kepenghuluan Teluk Berembun, Rokan Hilir Provinsi Riau, berbuntut panjang dengan dibuatnya laporan ke Polres Rokan Hilir.

Dalam video yang beredar di kalangan Wartawan, tampak diduga Pj Kades Berembun, Kalasnira dan beberapa orang yang belakangan diketahui sebagai suami Pj Kades Berembun. Ji (nama samaran) serta SS berusaha menghalang-halangi wartawan mengkonfirmasi terkait dugaan mark up pekerjaan di Desa Teluk Berembun yang sempat viral di beberapa media online. Bahkan, Ji dalam video tersebut mengepalkan tangan ke arah wartawan yang sedang merekam video.

Menerima perlakuan tersebut, Hery Wahyudi, wartawan Media Radar 007 membuat laporan polisi di Unit Reskrim Polres Rokan Hilir, Kamis (11/01/2024).

Adapun laporan tersebut dilakukan oleh pria yang merupakan salah seorang Pengurus di DPP Solidaritas Pers Indonesia (SPI) ini merujuk dari Pasal 18 ayat 1, UU Nomor 40 Tahun 1999.

Adapun bukti yang diserahkan Hery kepada penyidik yaitu rekaman video di lokasi kejadian.

Atas laporan Hery, Unit 3 Reskrim Polres Rokan Hilir mengeluarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan, Nomor : STPLP / 03 / 1 /2024 / SAT RESKRIM / POLRES ROKAN HILIR, pada tanggal 11 Januari 2024, dengan dugaan tindak pidana menghalangi pers dalam melakukan tugas yang diketahui terjadi pada Sabtu, 6 Januari 2024 sekira Pukul 15:00 WIB, di Jalan Impah CPI Kepenghuluan Teluk Berembun, Kecamatan Tanah Putih, yang diduga dilakukan oleh Kalasnira (PJ Teluk Berembun), Jhoni (Suami PJ), serta Sahala Siahaan.

Diminta tanggapannya atas video yang dikirimkan, asesor (penguji) wartawan bersertifikat Lembaga Negara, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Wesly H Sihombing, sangat mengecam apa yang dilakukan orang-orang yang ada di dalam video tersebut untuk menghalang-halangi tugas jurnalistik, di mana seorang wartawan akan meminta konfirmasi/keterangan dari Pj Kades Teluk Berembun.

Menurutnya Wesly, Pj Kades Teluk Berembun harusnya senang dan berterimakasih bila ada wartawan meminta konfirmasi terkait informasi yang didapat dari masyarakat. Sehingga berita yang disajikan tidak mengandung unsur berita hoax. Dan perlu diketahui, salah satu tugas yang dilakukan oleh wartawan adalah melakukan konfirmasi atas informasi atau temuan yang didapat. Hal ini guna memenuhi Kode Etika Jurnalistik dalam Cover Both Side (perimbangan berita).


“Kalau saya nilai isi video tersebut, harusnya Pj Kades Teluk Berembun dapat mengakomodir konfirmasi dari wartawan tersebut, bukan malah teriak-teriak yang bisa memancing suasana agar menjadi perhatian publik,” ucap Wesly melalui WhatsApp, Jumat (12/01/2024) sore.

Pimpinan Redaksi kanalvisual.com ini juga mengapresiasi bila dugaan penghalang-halangan wartawan dilaporkan ke Pihak Aparat Penegak Hukum (APH). Hal ini katanya, guna memberikan efek jera. Karena di dalam UU Pers No. 40 tahun 1999 Pasal 18 ayat 1 telah dijelaskan bahwa menghalangi tugas wartawan dapat dikenakan ancaman pidana 2 tahun penjara dan denda Rp 500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah).

Hal senada juga disampaikan oleh Penasehat Hukum (PH) Dewan Pembina Media Radar 007, melalui WhatsApp, Jetro Sibarani , S.H, M.H, CHt yang mengecam adanya dugaan pelanggaran UU No. 40 Tahun 1999, Pasal 18 ayat 1, seperti yang terlihat di video rekaman di lokasi kejadian.

“Saya sangat menyayangkan sikap arogan yang ditunjukkan oleh beberapa oknum, termasuk PJ Kades Teluk Berembun. Seharusnya sebagai pejabat publik ia tak merasa risih jika ingin di wawancarai oleh wartawan, apalagi sampai menghindar. Kalau memang benar kenapa harus takut diwawancarai,” ucap pria yang juga berprofesi sebagai pengacara tersebut.

Baca Juga :  Relawan Dan koalisi Partai Pendukung BIJAK Lakukan Aksi Pasar Murah.

Berita Terkait

LLMB Dan Masyarakat Kubu-Kuba Gelar Aksi Damai,Tuntut 8 Poin.
Disdikbud Rohil Luruskan Informasi Penyerahan Seragam Gratis di Bagan Batu
Warga Diharap Aktif Siskamling,Demi Keamanan Bersama.
Bupati Rohil H. Bistamam Realisasikan Janji, 13.234 Seragam SD Dibagikan Gratis
Tempat Hiburan Berkodok Rumah Mewah Diduga Tak Kantongi Izin.
Personil Koramil 04/Kubu Beri Arahan Pada Warga.
Satpol PP Rohil Lakukan Pengawasan Terpadu di Sejumlah Titik Hiburan
PSDKP Siapkan Pos Pengawasan di Titik Rawan Perairan Rohil, Bantah Tudingan Toleransi Ilegal Fishing

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 22:29 WIB

Semarak Hari Guru, Polres Meranti Gelar Green Policing Edukasi Peduli Lingkungan Sekitar

Minggu, 23 November 2025 - 13:32 WIB

Ciptakan Rasa Aman Kepada Masyarakat Polres Meranti Gelar patroli KRYD Secara Rutin

Jumat, 21 November 2025 - 23:01 WIB

Puncak Peringatan Hari Pohon Sedunia Polres Meranti Bersama Tanam Pohon Menjaga Meranti Tetap Lestari

Jumat, 21 November 2025 - 21:52 WIB

Ketum DPH LAMR Sebut Green Policing Laksana Setitik Cahaya pada Kegelapan yang Panjang

Rabu, 19 November 2025 - 09:48 WIB

LAMR Kepulauan Meranti Apresiasi Kapolda Riau Tanam 21 Ribu Pohon

Selasa, 18 November 2025 - 21:21 WIB

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan Apresiasi Semangat Polres Meranti Dalam memberantas Narkoba.  

Selasa, 18 November 2025 - 15:41 WIB

Kapolda Riau Resmikan SPPG Polres Meranti, Distribusi MBG Jangkau 1.469 Anak

Minggu, 16 November 2025 - 09:00 WIB

Polres Meranti Bersama Disperindag dan DKPP Sidak Stok dan Harga Beras, Pastikan Stabil di pasaran

Berita Terbaru

PEKANBARU

Kejati Riau Gelar Rakerda Tahun 2025

Selasa, 9 Des 2025 - 22:08 WIB

ROKAN HILIR

LLMB Dan Masyarakat Kubu-Kuba Gelar Aksi Damai,Tuntut 8 Poin.

Senin, 8 Des 2025 - 21:55 WIB