Tuduhan Percabulan kepada Suaminya Tanpa Bukti Kuat Hingga jadi Tersangka, Seorang Ibu Tua Cari Keadilan Hukum

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:11 WIB

5075 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi Kota,  baranewsriau.com – Adesmaria Limbong seorang Ibu tua berusaha mencari keadilan hukum atas laporan Yakup Sinaga atas tuduhan percabulan kepada suaminya Ramses Sinurat terhadap seorang anaknya perempuan, dan tanpa di dasari bukti yang kuat oleh penyidik Polres Metro Bekasi mentersangkakan suami saya. Sabtu (21/02/2026).

“Saya mengetahui suami saya tidak akan mungkin melakukan cabul apalagi sudah berumur 78 tahun,” tangisnya, Jumat (27/02/2026).

Saat di tanya kondisi suaminya RS (78), Adesmaria Limbong langsung menangis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Polisi sudah menangkap suami saya, tega menjemput paksa dalam kondisi sakit dari rumah kami pada hari Sabtu tgl 14 Pebruari 2026, di perlakukan seperti pembunuh, perampok dan saat itu pula, langsung di masukkan ke mobil oleh polisi dengan alasan mangkir pada saat pemanggilan pertama dan ke dua dan harus di bawah ke Polres guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut, padahal suami saya dalam kondisi sakit,” ungkap Adesmaria Limbong.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara Ke 78 Kapolsek Kubu Iptu Kodam F Gelar Turnamen Semi Open Bola Voli

Saya tidak habis pikir bagaimana hati polisi pada saat itu, karena mereka ngotot untuk membawa ke polres.

“Saat itu pula saya telepon anak saya Liffron yang saat itu berada di Bandung, dan dengan berat hati dan tangis, dan kamipun menyerahkan apa maunya polisi,” ucapnya lagi.

Dalam keterangan anaknya Liffron Sinurat kepada Media, Penyidik Polres Metro Bekasi mengantarkan bapaknya ke RS POLRI Keramat Jati Jakarta Timur, karena kondisi kesehatannya menurun.

“Bapak saya mengidap penyakit prostat dan lambung, penyakit yang di derita bapak kami sudah lebih dari 15 Tahun, kami anaknya telah beberapa kali minta ke dokter untuk di operasi, namun dokter menyarankan untuk tidak melakukan tindakan operasi, karena sudah tua dan rentan gagal operasi bahkan berujung meninggal,” ungkap Liffron.

Baca Juga :  Korupsi: Penyalahgunaan Kekuasaan, Bukan Pencopetan Kantong Negar

Kami hanya ingin keadilan hukum di negara yang saya cintai ini, mohon pertimbangan hukum oleh semua Aparat Penegak Hukum.

“Bapak saya sakitnya sudah menahun, tidak mungkin bapak saya melakukan cabul, saya sudah bertanya hingga ratusan kali kepada bapak saya, dan mengatakan tidak pernah melakukan yang dituduhkan Yakup Sinaga orangtua korban,” paparnya.

Jadi semua yang di tuduhkan Yakup Sinaga dan atas laporannya itu, kemudian polisi menjadikan tersangka bapak saya dan jatuh di pesakitan hukum.

“Saya katakan dan saya yakini semua tuduhan itu tidak benar dan itu fitnah. Kami akan berjuang melawan ke zoliman dan hinaan sampai di Pengadilan,” tegas Liffron lagi.

 

(*/Red/Walendra Sinurat)

(Ros.H)

Berita Terkait

PMII UNRI Gelar Diskusi “RESPONS” untuk Perkuat Sinergi Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus 
Polres Meranti Sosialisasikan KUHAP 2025 untuk Perkuat Koordinasi dengan PPNS
BUMDes Mitra Sehati Panen Optimisme, 21.500 Batang Jagung di Tandan Sari Tumbuh Subur
Polsek Kawasan Pelabuhan Polresta Pekanbaru Dukung Ketahanan Pangan Lewat Bantuan Pupuk untuk Petani
Dukung Program Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil dan Dampingi Petani
Kadis Disperindag Rohil Muhammad Fauzi Tegaskan Isu Mobil Dinas Dipakai Istri Tidak Benar
Pantau Perkembangan Lahan Jagung Didua Lokasi, Polsek Kubu Perluas Pengawasan
Polsek Kubu Cek Lahan Tanaman Jagung Kuartal II Tahun 2026, Berbuah Baik Dan Menjanjikan.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:51 WIB

Bhabinkamtibmas Sabak Auh Sosialisasikan Cegah Karhutla Saat Sambangi Peternak Sungai Tengah

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:41 WIB

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung di Desa Sabak Permai Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 18 Mei 2026 - 16:29 WIB

POLSEK SABAK AUH RUTIN PANTAU JAGUNG USIA 58 HARI, DUKUNG KETAHAN PANGAN PETANI

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:46 WIB

PERKUAT COOLING SYSTEM, KAPOLSEK SABAK AUH MINTA WARGA AKTIFKAN RONDA MALAM

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:52 WIB

BHABINKAMTIBMAS SABAK AUH TERUS KAWAL SWASEMBADA PANGAN, JAGUNG 53 HARI MENUJU PANEN RAYA

Senin, 11 Mei 2026 - 18:14 WIB

BHABINKAMTIBMAS JADI SAHABAT PETANI, POLSEK SABAK AUH SUKSESKAN SWASEMBADA PANGAN 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:26 WIB

DUKUNG KETAHANAN PANGAN, KAPOLSEK SABAK AUH TURUN KE LADANG PANTAU SWASEMBADA JAGUNG PIPIL  

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:49 WIB

DUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL, KAPOLSEK SABAK AUH TURUN KE LADANG PANTAU SWASEMBADA JAGUNG PIPIL

Berita Terbaru