12 Anggota Satgas Mafia Tanah Pusat Datang ke Pekanbaru
DPRD: Saatnya Bongkar Permainan Oknum di Lahan Sudirman

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaktur

Selasa, 25 November 2025 - 16:06 WIB

50167 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru,  baranewsriau.com – Temuan ketidakberesan pengelolaan lahan di jantung Kota Pekanbaru akhirnya membawa perhatian pemerintah pusat. Setelah menerima laporan resmi dari Komisi IV DPRD Pekanbaru, 12 anggota Tim Satgas Mafia Tanah Pusat dipastikan turun langsung ke ibu kota Provinsi Riau pekan ini. Minggu (23/11/2025).

Kepastian kedatangan tim investigasi gabungan, berasal dari 9 personel Kejaksaan Agung RI dan 3 pejabat Kementerian ATR/BPN telah diterima DPRD melalui surat resmi.

Langkah ini dianggap sebagai titik balik penting dalam upaya membongkar dugaan permainan oknum di balik penerbitan sejumlah sertifikat lahan strategis di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di samping Koki Sunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, tim sudah mengonfirmasi. Ada 12 orang yang akan turun ke Pekanbaru. Mereka akan langsung bekerja di lapangan dan meminta penjelasan resmi dari BPN Pekanbaru maupun Kanwil BPN Riau,” tegas Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Zulfan Hafiz, Minggu (23/11/2025).

Baca Juga :  Binmas Polda Riau Turun Langsung Ke Gereja dan Mall Upaya Mengintensifkan Pencegahan Gangguan Nataru

Dugaan Sindikat: Tujuh Sertifikat di Atas Satu Lahan

Kasus yang menjadi pintu masuk pemeriksaan ini adalah lahan seluas 6 hektar dengan tujuh sertifikat hak milik (SHM) yang diterbitkan BPN Pekanbaru. Fakta ini ditolak oleh ahli waris pemilik sah awal, Rusdi dan Arman, yang merasa hak mereka telah diambil melalui praktik yang tidak transparan.

Laporan ahli waris tersebut kemudian diteruskan oleh Komisi IV ke Kementerian ATR/BPN dan Satgas Mafia Tanah Kejagung beberapa waktu lalu. Temuan awal inilah yang mendorong pemerintah pusat turun langsung.

“Kami berharap kedatangan tim pusat bisa membuka tabir permainan mafia tanah yang selama ini meresahkan masyarakat. Saatnya sindikat ini diungkap terang-benderang,” ujar Zulfan.

Satgas Siap Telusuri Dokumen dan Lokasi

Menurut DPRD, tim pusat nantinya akan memeriksa seluruh berkas, memverifikasi proses penerbitan sertifikat, dan meninjau langsung lokasi. Selain itu, mereka akan meminta klarifikasi rinci dari pejabat terkait di BPN Pekanbaru dan Kanwil BPN Riau.

Baca Juga :  Usai Aksi Bersama AWB Pimpinan Pasukan Merah, Ketum AMI Minta AWB Tempuh Somasi Media-media Tuding NSG Wartawan Gadungan Melalui PH Basminews.Net

Komisi IV memastikan seluruh dokumen pendukung telah disiapkan. “Selama tim bekerja di Pekanbaru, seluruh data akan kami buka agar proses hukum berjalan terang dan adil, terutama untuk pemilik sah yang dirugikan selama bertahun-tahun,” kata Zulfan.

DPRD Minta Tidak Ada Izin Baru di Lahan Sengketa

Untuk mencegah ada gerakan lain yang berpotensi memperkeruh situasi, DPRD juga telah menyurati DPM-PTSP Kota Pekanbaru.

Surat tersebut berisi permintaan agar tidak ada izin atau rekomendasi apa pun yang diterbitkan di atas lahan yang sedang berproses hukum.

“Kita minta semua dihentikan sementara. Jangan sampai ada izin baru yang justru semakin merugikan pemilik sah lahan. Kasus ini harus tuntas dulu sesuai hukum yang berlaku,” tegas Zulfan.

 

Sumber: Gilangnews.com

(Ros.H)

Berita Terkait

Di Hari Lahir Pancasila, KPU Riau Tegaskan Komitmen: Jaga Suara Rakyat dengan Nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan
Tebar Kepedulian di Hari Raya, Kapolri & Kapolda Riau Salurkan Kurban Lewat Ponpes UAS 
Produktif di Balik Jeruji: WBP Lapas Pekanbaru Buktikan Diri Lewat Senam dan Karya Musik 
Pantau Lahan Jagung Pipil 1 Hektare, Polsek Sabak Auh Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Masjid Baitu Rohim Sembelih 8 Ekor Sapi, Warga Bandarraya Rayakan Idul Adha 2026 dengan Semangat Gotong Royong
Mushola Baitul Makmur Sembelih 7 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 1447 H
Kuatkan Pendidikan Riau, PLT Gubri SF Hariyanto Lantik 77 Kepala SMA, SMK dan SLB Negeri  
PMII UNRI Gelar Diskusi “RESPONS” untuk Perkuat Sinergi Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus 

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:43 WIB

Kapolsek Bangko Tinjau Program Ketapang di Suak Air Hitam, Jagung Berpotensi Panen Melimpah

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:50 WIB

Polsek Kubu Perluas Pengawasan Ketahanan Pangan,Pantau Perkembangan Jagung.

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Bangko Monitoring Lahan Jagung 2 Hektare di Suak Air Hitam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:42 WIB

Polsek Kubu Dukung Program Asta Cita, Tanam Jagung Serentak 3 Hektar Jaga Ketahanan Pangan

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:45 WIB

Kapolsek kubu Pantau Perkembangan Tanaman Jagung, Hasil Pertumbuhan Sangat Baik.

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:58 WIB

Zulpakar, SE., M.Si Siap Tidak Menerima Gaji dan Tunjangan Selama Menjabat Penghulu Bagan Jawa

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:33 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Cek Kesiapan Lahan Tanam Jagung 3 Hektar.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:54 WIB

Riski Kurniawan, S.I.Q., Imam Masjid Khairunnas Pusat Perkantoran Ibukota Rohil

Berita Terbaru